Minggu, 11 Agustus 2024

Ibadat Sesudah Tengah Hari: Minggu, 11 Agustus 2024

Minggu, 11 Agustus 2024

Pekan Biasa XIX – O PEKAN III

Hari Minggu Biasa XIX (H)

 

IBADAT SESUDAH TENGAH HARI

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku

U: Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Alleluya.

 

MADAH

Ya Roh kudus sumber cinta

Serta Bapa dan Putera

Datanglah di tengah kami

Membawa hidup Ilahi

 

Gerakkanlah hati kami

Agar giat penuh bakti

Menyanyikan lagu puji

Mengamalkan cinta suci

 

Kabulkanlah doa kami

Ya Allah Bapa surgawi

Bersama Putera dan RohMu

Sekarang serta selalu. Amin.

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Antifon 1

Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan, Ia menjawab aku, alleluya

 

Mazmur 125 (126) Kegembiraan dan pengharapan

Seperti kamu turut mengambil bagian dalam sengsara kami, kamu juga turut mengambil bagian dalam penghiburan kami (2 Kor 1,7).

 

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*

kita seperti orang yang bermimpi.

 

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa*

dan lidah kita dengan sorak-sorai.

 

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui:*

“Agunglah karya Tuhan bagi mereka.”

 

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*

sebab itu kita bersukacita.

 

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*

seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

 

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*

akan menuai dengan bersorak-sorai.

 

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya;*

ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 1

Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan, Ia menjawab aku, alleluya

 

Antifon 2

Tuhan bertindak dengan tangan kuat, alleluya

 

Mazmur 126 (127) Tanpa Tuhan pekerjaan sia-sia belaka

Kamu adalah bangunan Allah (1 Kor 3,9)

 

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*

sia-sialah para pembangun bekerja.

 

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*

sia-sialah para pengawal berjaga.

 

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi, †

pergi tidur larut malam*

dan  mencari nafkah dengan susah payah.

 

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan*

kepada orang yang dicintaiNya.

 

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*

dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

 

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*

demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

 

Berbahagialah orang yang mengisi*

tabung panahnya sampai penuh.

 

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*

tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 2

Tuhan bertindak dengan tangan kuat, alleluya

 

Antifon 3

Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita, alleluya

 

Mazmur 127 (128) Kedamaian rumah tangga dalam Tuhan

Semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion, yaitu dari GerejaNya (Arnobius).

 

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*

yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

 

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*

hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

 

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*

anak-anakmu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

 

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*

semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

 

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup*

dan melihat anak cucumu turun-temurun.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 3

Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita, alleluya

 

BACAAN SINGKAT

(2Tim 1,9)

Allah telah menyelamatkan kita dan memanggil kita masuk umatNya. Allah berbuat begitu, bukanlah karena jasa kita, melainkan karena rahmat dan rencanaNya. Dan rencana Allah itu sudah ditetapkan bagi kita sebelum awal zaman dalam Kristus Yesus.

 

P: Pujilah Tuhan hai hatiku.

U: Dialah yang meluputkan hidupmu dari kematian.

 

DOA PENUTUP

Allah yang kekal dan kuasa, kami berani memanggil Engkau Bapa. Kuatkanlah semangat kami sebagai puteraMu, agar kami layak menerima warisan yang telah Kaujanjikan. Demi Yesus Kristus, pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

 

PENUTUP

P: Marilah memuji Tuhan.

U: Syukur kepada Allah.

Ibadat Siang: Minggu, 11 Agustus 2024

Minggu, 11 Agustus 2024

Pekan Biasa XIX – O PEKAN III

Hari Minggu Biasa XIX (H)

 

IBADAT SIANG

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku

U: Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Alleluya.

 

MADAH

Ya Roh kudus sumber cinta

Serta Bapa dan Putera

Datanglah di tengah kami

Membawa hidup Ilahi

 

Gerakkanlah hati kami

Agar giat penuh bakti

Menyanyikan lagu puji

Mengamalkan cinta suci

 

Kabulkanlah doa kami

Ya Allah Bapa surgawi

Bersama Putera dan RohMu

Sekarang serta selalu. Amin.

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Antifon 1

Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan, Ia menjawab aku, alleluya

 

Mazmur 117 (118) Sorak-sorai dan ucapan selamat

Yesus adalah batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan – yaitu kamu sendiri -, namun Ia telah menjadi batu penjuru (Kis 4,11)

                  I

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*

kekal abadi kasih setiaNya.

 

Hendaklah Israel berkata:*

kekal abadi kasih setiaNya.

 

Hendaklah kaum Harun berkata:*

kekal abadi kasih setiaNya.

 

Hendaklah orang yang takwa berkata:*

kekal abadi kasih setiaNya.

 

Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan,*

Ia menjawab dan melegakan daku.

 

Tuhan di pihakku, aku tidak takut.*

Apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

 

Tuhan di pihakku, Ia penolongku.*

Aku melihat pembenciku tersipu-sipu.

 

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*

dari pada percaya kepada manusia.

 

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*

dari pada percaya kepada bangsawan.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 1

Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan, Ia menjawab aku, alleluya

 

Antifon 2

Tuhan bertindak dengan tangan kuat, alleluya

II

Segala bangsa mengepung aku,*

tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

 

Mereka mengepung aku rapat-rapat,*

tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

 

Mereka mengepung aku seperti lebah,†

seperti nyala api yang menjilat-jilat,*

tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

 

Aku didesak-desak sampai terjatuh,*

tetapi Tuhan menolong aku.

 

Tuhanlah kekuatan dan pelindungku,*

Dialah kemenanganku

 

Suara gembira dan sorak-sorai,*

terdengar di perkemahan para pemenang.

 

“Tuhan bertindak dengan tangan kuat,*

tangan Tuhan mahakuasa.”

 

Aku tidak akan mati, aku tetap hidup,*

untuk mewartakan karya-karya Tuhan.

 

Tuhan sering menyiksa aku,*

namun tidak menyerahkan daku kepada maut.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 2

Tuhan bertindak dengan tangan kuat, alleluya

 

Antifon 3

Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita, alleluya

III

Bukalah bagiku gerbang kemenangan,*

supaya aku masuk dan bersyukur kepada Tuhan.

 

Inilah pintu gerbang Tuhan,*

para pemenang masuk ke dalamnya.

 

Syukur kepadaMu, sebab Engkau memenangkan daku,*

dan menjadi penyelamatku.

 

Batu yang dibuang oleh para pembangun,*

telah menjadi batu sendi.

 

Karya Tuhanlah itu,*

sangat mengagumkan kita.

 

Pada hari inilah Tuhan bertindak,*

mari kita rayakan dengan gembira.

 

Ya Tuhan, berilah kami keselamatan!*

Ya Tuhan, berilah kami kesejahteraan!

 

Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan;†

kami memberkati kamu dari dalam rumah Tuhan,*

Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita.

 

Beraraklah dengan membawa ranting berdaun,*

hiasilah tanduk-tanduk mesbah.

 

Allahkulah Engkau, Engkau kupuji,*

Allahku, Engkau kuagungkan.

 

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*

kekal abadi kasih setiaNya.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 3

Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita, alleluya

 

BACAAN SINGKAT

(2Tim 1,9)

Allah telah menyelamatkan kita dan memanggil kita masuk umatNya. Allah berbuat begitu, bukanlah karena jasa kita, melainkan karena rahmat dan rencanaNya. Dan rencana Allah itu sudah ditetapkan bagi kita sebelum awal zaman dalam Kristus Yesus.

 

P: Pujilah Tuhan hai hatiku.

U: Dialah yang meluputkan hidupmu dari kematian.

 

DOA PENUTUP

Allah yang kekal dan kuasa, kami berani memanggil Engkau Bapa. Kuatkanlah semangat kami sebagai puteraMu, agar kami layak menerima warisan yang telah Kaujanjikan. Demi Yesus Kristus, pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

 

PENUTUP

P: Marilah memuji Tuhan.

U: Syukur kepada Allah.

Ibadat Sebelum Tengah Hari: Minggu, 11 Agustus 2024

Minggu, 11 Agustus 2024

Pekan Biasa XIX – O PEKAN III

Hari Minggu Biasa XIX (H)

 

IBADAT SEBELUM TENGAH HARI

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku

U: Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Alleluya.

 

MADAH

Ya Roh kudus sumber cinta

Serta Bapa dan Putera

Datanglah di tengah kami

Membawa hidup Ilahi

 

Gerakkanlah hati kami

Agar giat penuh bakti

Menyanyikan lagu puji

Mengamalkan cinta suci

 

Kabulkanlah doa kami

Ya Allah Bapa surgawi

Bersama Putera dan RohMu

Sekarang serta selalu. Amin.

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Antifon 1

Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan, Ia menjawab aku, alleluya

 

Mazmur 119 (120) Merindukan perdamaian

Sabarlah dalam kesusahan dan bertekunlah dalam doa (Rom 12,12)

 

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*

dan Ia mendengarkan daku.

 

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*

dan dari lidah penipu.

 

Tuhan pasti membalas kamu,*

Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

 

Dengan panah tajam dari busur tentara,*

dengan bara yang berpijar-pijar.

 

Celakalah aku, entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*

entah jauh di perkemahan Kedar!

 

Aku masih tinggal terlalu dekat juga*

pada orang yang membenci perdamaian.

 

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*

sedangkan mereka hanya peperangan.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 1

Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan, Ia menjawab aku, alleluya

 

Antifon 2

Tuhan bertindak dengan tangan kuat, alleluya

 

Mazmur 120 (121) Penjaga umat

Mereka tidak akan menderita lapar dan dahaga lagi, dan matahari atau panas terik tidak akan menimpa mereka lagi. (Why 7,16)

 

Aku melayangkan pandangan ke Gunung:*

dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

 

Pertolonganku dari Tuhan,*

yang menjadikan langit dan bumi. –

 

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*

yang menjagamu takkan mengantuk.

 

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur*

yang menjaga Israel.

 

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*

Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

 

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*

maupun bulan di waktu malam.

 

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*

Ia menjaga nyawamu.

 

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*

sekarang dan selamanya.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 2

Tuhan bertindak dengan tangan kuat, alleluya

 

Antifon 3

Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita, alleluya

 

Mazmur 121 (122) Kota suci Yerusalem

Kamu sudah datang ke gunung Sion, ke kota Allah yang hidup, Yerusalem surgawi (Ibr, 12,22).

 

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku:*

“Mari kita pergi ke rumah Tuhan.”

 

Sekarang kami telah berdiri*

di gerbangmu, hai Yerusalem!

 

Hai Yerusalem engkau dibangun*

sebagai kota yang rapat tersusun.

 

Suku bangsa berziarah kepadamu,*

suku bangsa Tuhan.

 

Untuk bersyukur kepada Tuhan*

sesuai dengan peraturan Israel.

 

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*

kursi keluarga raja Daud.

 

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem:*

“Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!”

 

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu*

dan kemakmuran atas istanamu. –

 

Atas nama semua saudara dan sahabatku*

aku mengucapkan selamat kepadamu.

 

Demi bait Tuhan, Allah kita,*

aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 3

Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita, alleluya

 

BACAAN SINGKAT

(2Tim 1,9)

Allah telah menyelamatkan kita dan memanggil kita masuk umatNya. Allah berbuat begitu, bukanlah karena jasa kita, melainkan karena rahmat dan rencanaNya. Dan rencana Allah itu sudah ditetapkan bagi kita sebelum awal zaman dalam Kristus Yesus.

 

P: Pujilah Tuhan hai hatiku.

U: Dialah yang meluputkan hidupmu dari kematian.

 

DOA PENUTUP

Allah yang kekal dan kuasa, kami berani memanggil Engkau Bapa. Kuatkanlah semangat kami sebagai puteraMu, agar kami layak menerima warisan yang Kaujanjikan. Demi Yesus Kristus, pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

 

PENUTUP

P: Marilah memuji Tuhan.

U: Syukur kepada Allah.