Minggu, 09 Agustus 2026
Pekan Biasa XIX – O PEKAN III
Hari Minggu Biasa XIX (H)
IBADAT BACAAN
PEMBUKAAN
P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku
U: Ya Tuhan, perhatikanlah hamba-Mu
Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin
Alleluya.
MADAH
Yesus Penyelamat kami
Hari yang pertama ini
Kausucikan selamanya
Dengan kebangkitan mulia.
Bangkitkan sekarang ini
Hati dan semangat kami
Bangkitkanlah kemudian
Badan kami berkat iman.
Bila Engkau datang lagi
Kami kan menyongsong pasti
Untuk hidup seterusnya
Bersama-Mu pada Bapa.
Perkenankan kami nanti
Memuji sepenuh hati
Bapa Putra Roh mulia
Selalu senantiasa. Amin.
PENDARASAN MAZMUR
Ant. 1 Setiap hari aku hendak meluhurkan Dikau, ya Tuhan.
Mazmur 144 (145) Pujian bagi keagungan Allah
Adillah Engkau, ya Tuhan, Engkau yang ada sekarang dan di masa lampau (Why. 16:5).
I
Aku mengagungkan Dikau, ya Allah, Rajaku,*
aku memuliakan nama-Mu selama-lamanya.
Setiap hari aku hendak meluhurkan Dikau *
dan memuji nama-Mu selama-lamanya.
Agunglah Tuhan dan sangat terpuji,*
keagungan-Nya tak terselami.
Angkatan demi angkatan memuliakan karya-Mu *
dan mewartakan kejayaan-Mu.
Semarak dan mulialah nama-Mu,*
kemegahan-Mu akan kukidungkan.
Karya-Mu yang dahsyat dan perkasa akan kukisahkan.*
dan keagungan-Mu akan kumaklumkan.
Kebaikan-Mu yang tak terperikan akan kukenangkan,*
dan keadilan-Mu akan kuumumkan.
Tuhan itu pengasih dan penyayang,*
lambat akan murka dan besar kasih setia-Nya.
Tuhan baik terhadap semua orang, *
penuh kasih setia terhadap segala ciptaan-Nya.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin
Ant. 1 Setiap hari aku hendak meluhurkan Dikau, ya Tuhan.
Ant. 2 Ya Tuhan, kerajaan-Mu berlangsung selama-lamanya.
II
Ya Tuhan, semoga segala karya-Mu bersyukur kepada-Mu, *
dan semua kekasih-Mu memuji Engkau.
Semoga mereka mengumumkan kerajaan-Mu yang mulia *
dan mewartakan keperkasaan-Mu.
Semoga mereka menyiarkan kejayaan-Mu kepada umat manusia *
untuk memaklumkan kerajaan-Mu yang semarak mulia.
Kerajaan-Mu berlangsung selama-lamanya, *
dan pemerintahan-Mu turun temurun.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin
Ant. 2 Ya Tuhan, kerajaan-Mu berlangsung selama-lamanya.
Ant. 3 Tuhan setia dalam segala sabda-Nya, penuh kasih dalam segala karya-Nya.
III
Tuhan setia dalam semua sabda-Nya, *
penuh kasih dalam segala karya-Nya.
Tuhan menopang semua orang yang jatuh *
dan menegakkan semua orang yang tertunduk.
Semua orang memandang kepada-Mu penuh harapan, *
Engkau memberi mereka makan pada waktunya.
Engkau membuka tangan-Mu *
dan memenuhi keinginan segala makhluk yang hidup.
Tuhan adil dalam segala tindakan-Nya, *
penuh kasih setia dalam segala karya-Nya.
Tuhan dekat pada orang yang berseru kepada-Nya, *
yang berseru kepada-Nya dengan tulus hati.
Tuhan melaksanakan kehendak orang takwa,*
Ia mendengarkan dan menyelamatkan mereka.
Tuhan memelihara semua orang yang mengasihi-Nya,*
tetapi yang berbuat jahat dibinasakan-Nya.
Semoga aku mewartakan pujian Tuhan,*
dan segala makhluk memuliakan nama-Nya selama-lamanya.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin
Ant. 3 Tuhan setia dalam segala sabda-Nya, penuh kasih dalam segala karya-Nya.
BACAAN
Dikutip dari http://www.imankatolik.or.id
Yunus 1:1-17; 2:10
Yun 1:1 Datanglah firman TUHAN kepada Yunus bin Amitai, demikian:
Yun 1:2 "Bangunlah, pergilah ke Niniwe, kota yang besar itu, berserulah terhadap mereka, karena kejahatannya telah sampai kepada-Ku."
Yun 1:3 Tetapi Yunus bersiap untuk melarikan diri ke Tarsis, jauh dari hadapan TUHAN; ia pergi ke Yafo dan mendapat di sana sebuah kapal, yang akan berangkat ke Tarsis. Ia membayar biaya perjalanannya, lalu naik kapal itu untuk berlayar bersama-sama dengan mereka ke Tarsis, jauh dari hadapan TUHAN.
Yun 1:4 Tetapi TUHAN menurunkan angin ribut ke laut, lalu terjadilah badai besar, sehingga kapal itu hampir-hampir terpukul hancur.
Yun 1:5 Awak kapal menjadi takut, masing-masing berteriak-teriak kepada allahnya, dan mereka membuang ke dalam laut segala muatan kapal itu untuk meringankannya. Tetapi Yunus telah turun ke dalam ruang kapal yang paling bawah dan berbaring di situ, lalu tertidur dengan nyenyak.
Yun 1:6 Datanglah nakhoda mendapatkannya sambil berkata: "Bagaimana mungkin engkau tidur begitu nyenyak? Bangunlah, berserulah kepada Allahmu, barangkali Allah itu akan mengindahkan kita, sehingga kita tidak binasa."
Yun 1:7 Lalu berkatalah mereka satu sama lain: "Marilah kita buang undi, supaya kita mengetahui, karena siapa kita ditimpa oleh malapetaka ini." Mereka membuang undi dan Yunuslah yang kena undi.
Yun 1:8 Berkatalah mereka kepadanya: "Beritahukan kepada kami, karena siapa kita ditimpa oleh malapetaka ini. Apa pekerjaanmu dan dari mana engkau datang, apa negerimu dan dari bangsa manakah engkau?"
Yun 1:9 Sahutnya kepada mereka: "Aku seorang Ibrani; aku takut akan TUHAN, Allah yang empunya langit, yang telah menjadikan lautan dan daratan."
Yun 1:10 Orang-orang itu menjadi sangat takut, lalu berkata kepadanya: "Apa yang telah kauperbuat?" Sebab orang-orang itu mengetahui, bahwa ia melarikan diri, jauh dari hadapan TUHAN. Hal itu telah diberitahukannya kepada mereka.
Yun 1:11 Bertanyalah mereka: "Akan kami apakan engkau, supaya laut menjadi reda dan tidak menyerang kami lagi, sebab laut semakin bergelora."
Yun 1:12 Sahutnya kepada mereka: "Angkatlah aku, campakkanlah aku ke dalam laut, maka laut akan menjadi reda dan tidak menyerang kamu lagi. Sebab aku tahu, bahwa karena akulah badai besar ini menyerang kamu."
Yun 1:13 Lalu berdayunglah orang-orang itu dengan sekuat tenaga untuk membawa kapal itu kembali ke darat, tetapi mereka tidak sanggup, sebab laut semakin bergelora menyerang mereka.
Yun 1:14 Lalu berserulah mereka kepada TUHAN, katanya: "Ya TUHAN, janganlah kiranya Engkau biarkan kami binasa karena nyawa orang ini dan janganlah Engkau tanggungkan kepada kami darah orang yang tidak bersalah, sebab Engkau, TUHAN, telah berbuat seperti yang Kaukehendaki."
Yun 1:15 Kemudian mereka mengangkat Yunus, lalu mencampakkannya ke dalam laut, dan laut berhenti mengamuk.
Yun 1:16 Orang-orang itu menjadi sangat takut kepada TUHAN, lalu mempersembahkan korban sembelihan bagi TUHAN serta mengikrarkan nazar.
Yun 1:17 Maka atas penentuan TUHAN datanglah seekor ikan besar yang menelan Yunus; dan Yunus tinggal di dalam perut ikan itu tiga hari tiga malam lamanya.
BACAAN LAIN
BUKU HARIAN SANTA FAUSTINA
JILID 1 KERAHIMAN ILAHI DI DALAM JIWAKU
hal 34
Yesus berkata, "Cukuplah salah satu saja; engkau akan kembali ke bumi, dan di sana engkau akan banyak menderita, tetapi tidak lama; engkau akan melaksanakan kehendak-Ku dan memenuhi keinginan-keinginan-Ku, dan seorang hamba-Ku yang setia akan membantu engkau melaksanakan hal ini. Sekarang sandarkanlah kepalamu pada dada-Ku, pada hati-Ku, dan seraplah darinya kekuatan dan kemampuan untuk menanggung semua penderitaan itu sebab engkau tidak akan menemukan kelegaan, atau pertolongan, atau penghiburan di mana pun. Ketahuilah bahwa engkau harus banyak, banyak menderita, tetapi janganlah membiarkan semua ini menggentarkan engkau. Aku menyertaimu."
Tak lama kemudian aku jatuh sakit. Bagiku kerapuhan ragawi ini menjadi sekolah kesabaran. Hanya Yesus yang mengetahui betapa banyak usaha yang harus kulakukan untuk melakukan tugasku.
MADAH ALLAH TUHAN KAMI
Allah Tuhan kami,*
Engkau kami puji dan kami muliakan.
Bapa yang kekal,*
seluruh bumi bersembah sujud pada-Mu.
Bagi-Mu semua malaikat bermadah,*
seluruh isi surga bernyanyi.
Bagi-Mu kerubim dan serafim*
tak kunjung putus melambungkan pujian.
Kudus, kudus, kuduslah Tuhan,*
Allah segala kuasa.
Surga dan bumi*
penuh kemuliaan-Mu.
Kepada-Mu paduan para rasul bersyukur,*
rombongan para nabi berbakti.
Kepada-Mu barisan para martir berkurban*
dengan mempertaruhkan nyawa.
Kepada-Mu Gereja kudus beriman,*
tersebar di seluruh dunia.
Ya Bapa yang Mahakuasa,*
Pencipta semesta alam.
Putera sejati yang terpuji,*
Putera Bapa yang tunggal.
Roh Kudus, cahaya mulia,*
penghibur umat beriman.
Engkaulah Raja Agung, ya Kristus,*
Engkaulah Putera Allah yang hidup.
Engkau sudi dikandung Santa Perawan,*
menjadi manusia demi keselamatan kami.
Engkau mematahkan belenggu maut,*
membuka pintu kerajaan surga bagi kami.
Engkau bertakhta mulia di sisi Bapa,*
mengadili umat manusia.
Kami mohon, lindungilah hamba-hamba-Mu,*
yang Kautebus dengan darah-Mu sendiri.
Sambutlah kami bersama para kudus*
dalam kemuliaan abadi.
Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan,*
dan berkatilah milik pusaka-Mu.
Bimbinglah kami semua*
dan muliakanlah untuk selamanya.
Setiap hari kami meluhurkan Dikau,*
kami memuji nama-Mu sepanjang masa.
Ya Tuhan, sudilah menjaga kami,*
agar senantiasa luput dari dosa.
Kasihanilah kami, ya Tuhan,*
kasihanilah kami.
Limpahkanlah kasih setia-Mu kepada kami,*
sebab kami berharap kepada-Mu.
Kepada-Mu kami percaya, ya Tuhan.*
kami takkan kecewa selama-lamanya.
DOA PENUTUP
Allah yang kekal dan kuasa, kami berani memanggil Engkau Bapa. Kuatkanlah semangat kami sebagai putera-Mu, agar kami layak menerima warisan yang telah Kaujanjikan. Demi Yesus Kristus, Pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.
PENUTUP
P: Marilah memuji Tuhan
U: Syukur kepada Allah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar