Senin, 13 Juli 2026

Ibadat Pagi: Senin, 13 Juli 2026

Senin, 13 Juli 2026

Pekan Biasa XV - O PEKAN III

HARI BIASA (H)

 

IBADAT PAGI

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku

U: Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

Alleluya

 

MADAH

Sumber cahaya mulia

Yang menerangi dunia

Malam Kauhentikan sudah

Kauterbitkan fajar cerah.

 

Engkaulah terang sejati

Melebihi matahari

Dasar lubuk hati kami

Kausinari Kauselami

 

Terangilah diri kami

Ya Bapa yang murah hati

Dengan rahmat dan kasihMu

Agar selamat selalu

 

Terpujilah Allah Bapa

Bersama Putra tercinta

Dalam ikatan Roh suci

Sepanjang seluruh hari. Amin.

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Antifon 1

Berbahagialah orang yang diam di rumahMu, ya Tuhan.

 

Mazmur 83 (84) Rindu akan rumah Tuhan

Di sini kita tidak mempunyai tempat tinggal yang tetap; kita mencari kediaman abadi (Ibr 13,14)

 

Betapa menyenangkan kediamanMu,*

ya Tuhan semesta alam!

 

Hatiku rindu mendambakan pelataran rumah Tuhan,*

jiwa ragaku bersorak-sorai kepada Allah yang hidup.

 

Bahkan burung pipit mendapat tempat,*

dan burung layang-layang bersarang di rumahMu.

 

Mereka meletakkan anak-anaknya dekat mezbahMu,*

ya Tuhan semesta alam, rajaku dan Allahku.

 

Berbahagialah orang yang diam di rumahMu,*

yang selalu memuji Engkau.

 

Berbahagialah orang yang menimba kekuatan dari padaMu,*

yang suka berziarah ke rumahMu.

 

Lembah kering yang mereka lintasi,*

berubah menjadi sumber air berkat hujan pertama.

 

Mereka berjalan dari kota ke kota,*

hendak menghadap Allah di gunung Sion.

 

Tuhan, Allah semesta alam, dengarkanlah doaku,*

condongkanlah telingaMu, ya Allah Yakub.

 

Lihatlah, ya Allah, raja agung,*

pandanglah raja yang Kauurapi.

 

Lebih baik satu hari di pelataranMu,*

dari pada seribu hari di tempat lain.

 

Lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allah,*

dari pada diam di rumah orang berdosa.

 

Sebab Tuhan Allah adalah raja yang agung dan murah hati,*

Ia memberikan kasih dan kemuliaan.

 

Tuhan menganugerahkan kebahagiaan,*

kepada orang yang hidup tanpa cela.

 

Tuhan semesta alam,*

berbahagialah orang yang percaya kepadaMu.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Antifon 1

Berbahagialah orang yang diam di rumahMu, ya Tuhan.

 

Antifon 2

Marilah kita naik ke gunung Tuhan.

 

Kidung Yes 2,2-5 Gunung kediaman Tuhan menjulang tinggi

Semua bangsa akan datang dan sujud menyembah Engkau, ya Tuhan (Why 15,4)

 

Pada akhir zaman, gunung Tuhan akan berdiri kokoh kuat,†

di antara puncak gunung-gemunung,*

dan menjulang tinggi di atas semua bukit.

 

Semua bangsa akan mengalir ke sana,*

dan banyak kaum akan datang seraya berkata:

 

“Mari kita berziarah ke gunung Tuhan,*

naik ke rumah Allah Yakub.

 

Semoga Ia menunjukkan jalanNya kepada kita,*

dan kita akan mengikuti bimbinganNya”.

 

Sebab dari gunung Sion lahirlah hukum,*

dan dari Yerusalem sabda Tuhan.

 

Tuhan akan menguasai semua bangsa,*

dan menghakimi sekalian rakyat.

 

Mereka akan menempa pedangnya menjadi cangkul,*

dan tombaknya menjadi sabit.

 

Bangsa yang satu takkan menghunus pedang lawan bangsa yang lain,*

dan mereka takkan lagi mengadakan latihan perang.

 

Hai keluarga Yakub, datanglah ke mari,*

marilah kita hidup dalam cahaya Tuhan.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Antifon 2

Marilah kita naik ke gunung Tuhan.

 

Antifon 3

Bernyanyilah bagi Tuhan, pujilah namaNya.

 

Mazmur 95 (96) Tuhan raja dan hakim dunia

Mereka menyanyikan lagu baru di hadapan takhta di depan Anakdomba (lh Why 14,3)

 

Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan!†

Bernyanyilah bagi Tuhan, hai seluruh bumi!*

Bernyanyilah bagi Tuhan, pujilah namaNya.

 

Kabarkanlah setiap hari keselamatan Tuhan,†

ceritakanlah kemuliaanNya di antara bangsa-bangsa,*

dan karyaNya yang agung di antara segala suku.

 

Sebab Tuhan mahaagung dan sangat terpuji,†

Ia dahsyat melebihi segala dewata!*

Sebab dewa-dewa para bangsa sesungguhnya tidak ada.

 

Tuhan yang menciptakan langit,†

agung dan semaraklah Ia,*

kekuatan dan kemuliaan memenuhi rumahNya yang kudus.

 

Sampaikanlah kepada Tuhan, hai segala suku bangsa,†

sampaikanlah kepada Tuhan kemuliaan dan kuasa,*

serukanlah namaNya yang mulia.

 

Bawalah persembahan, masuklah di pelataran rumahNya,†

bersembahsujudlah kepada hadiratNya,*

gemetarlah di hadapan Tuhan, hai seluruh bumi.

 

Katakanlah di antara para bangsa: “Tuhanlah raja!†

Ia meneguhkan jagat, tak tergoyangkan,*

Ia menghakimi para bangsa dengan adil”.

 

Bersukalah langit, bergembiralah bumi!*

Bergemuruhlah lautan beserta isinya!

 

Bersoraklah ladang dan segala tumbuhannya,*

bergembiralah segala pohon di hutan.

 

Bersukarialah di hadapan Tuhan, sebab Ia datang,*

Ia datang menghakimi dunia.

 

Ia akan menghakimi dunia dengan adil,*

dan para bangsa dengan tepat.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Antifon 3

Bernyanyilah bagi Tuhan, pujilah namaNya.

 

BACAAN SINGKAT

(Yak 2,12-13)

Berbicaralah dan bertindaklah sebagai orang yang akan dihakimi oleh hukum yang membebaskan. Sebab keputusan yang tak berbelaskasihan akan berlaku atas orang yang tidak berbelaskasihan. Tetapi belaskasihan akan menang atas keputusan itu.

 

LAGU SINGKAT

P: Terpujilah Tuhan,* Dari awal mula sampai selama-lamanya.

U: Terpujilah Tuhan,* Dari awal mula sampai selama-lamanya.

P: Sebab agunglah karya tanganNya.

U: Dari awal mula sampai selama-lamanya.

P: Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

U: Terpujilah Tuhan,* Dari awal mula sampai selama-lamanya.

 

Antifon Kidung

Terpujilah Tuhan, Allah kita.

 

KIDUNG ZAKARIA

(Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*

sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

 

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*

putera Daud, hambaNya.

 

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*

dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

 

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*

dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

 

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*

dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

 

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*

akan membebaskan kita dari tangan musuh.

 

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*

dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

 

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*

sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

 

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*

berkat pengampunan dosa mereka.

 

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*

Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

 

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*

dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Antifon Kidung

Terpujilah Tuhan, Allah kita.

 

DOA PERMOHONAN

Allah menempatkan manusia di dunia ini supaya bekerja sehati sejiwa demi kemuliaan Tuhan. Marilah kita berdoa dengan sungguh-sungguh dan berkata:

U: Semoga kami memuliakan Dikau, ya Tuhan.


Allah, pencipta alam semesta, kami memuji Engkau, sebab Engkau telah mengaruniakan keperluan hidup setiap hari kepada kami,* 

dan Engkau memelihara jiwa kami sampai saat ini.


Pandanglah kami, yang hendak memulai pekerjaan harian kami,* 

supaya kami bekerja sesuai dengan kehendakMu.


Semoga usaha kami pada hari ini berguna bagi saudara-saudara kami,* 

sehingga kami bersama-sama membangun dunia yang berkenan padaMu.


Dampingilah kami dan semua orang yang akan kami jumpai hari ini,* 

dan anugerahilah kami sukacita dan damai.

 

BAPA KAMI

Bapa kami yang ada di surga,

dimuliakanlah namaMu.

Datanglah kerajaanMu.

Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari ini.

Dan ampunilah kesalahan kami,

seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami.

Dan janganlah masukkan kami ke dalam percobaan,

Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin

 

DOA PENUTUP

Tuhan Allah, raja surga dan dunia, bimbinglah dan kuduskanlah, pimpinlah dan tuntunlah jiwa dan raga kami, hati dan tangan kami, perkataan dan perbuatan kami. Semoga kami selalu mentaati perintahMu dan bekerja menurut sabdaMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

 

PENUTUP

P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U: Amin.

Ibadat Bacaan: Senin, 13 Juli 2026

Senin, 13 Juli 2026

Pekan Biasa XV - O PEKAN III

HARI BIASA (H)

 

IBADAT BACAAN

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku

U: Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

Alleluya

 

MADAH

Allah cahaya abadi

Tritunggal yang mahasuci

Kami percaya padaMu

Kami mohon berkat restu

 

Engkaulah sumber dan asal

Engkaulah tujuan tunggal

PadaMulah penghiburan

Harapan umat beriman

 

Engkau pencipta dunia

Cahaya kami semua

Engkau pahala mulia

Bagi umat yang percaya

 

Terpujilah Allah Bapa

Bersama Putra tercinta

Dan Roh penghibur ilahi

Mulia kekal abadi. Amin

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Antifon 1

Allah kita datang dan tidak akan diam

 

Mazmur 49 (50) Kebaktian sejati kepada Tuhan

Aku datang bukannya untuk membatalkan hukum Taurat, melainkan untuk menyempurnakannya (Mat 5,17)

                  I

Tuhanlah Allah segala dewata,*

firmanNya memanggil bumi, dari timur sampai ke barat.

 

Allah bersinar dari Sion, kota yang terindah,*

Allah kita datang dan tidak akan diam

 

Api menjilat dihadapanNya.*

badai yang dahsyat melingkungiNya.

 

Ia memanggil langit dan bumi *

untuk mengadili umatNya:

 

“Himpunkanlah di hadapanKu semua kekasihKu,

yang mengikat perjanjian dengan Daku dalam darah kurban sembelihan!”

 

Semoga langit mewartakan tuntutan Allah yang tepat,*

sebab Dialah Allah yang adil

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

seperti pada permulaan sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 1

Allah kita datang dan tidak akan diam

 

Antifon 2

Persembahkanlah pujian kepada Allah sebagai kurban

                  II

“Dengarlah, hai umatKu, Aku hendak berfirman, †

hai Israel, Aku hendak bersaksi melawan dikau:

Akulah Tuhan, Allahmu!

 

Bukan karena kurban sembelihanmu Aku menyalahkan dikau,*

bukan pula karena kurban bakaranmu yang tetap ada di hadapanKu!

 

Bukan kurban sapi yang Kutuntut dari kandangmu,*

bukan pula kurban kambing dari kawananmu.

 

Sebab milikKulah segala margasatwa di hutan *

dan segala hewan di gunung gemunung.

 

Aku mengenal segala burung di udara,*

dan semua binatang di padang kepunyaanKu

 

Seandainya Aku lapar, tidak usah Kukatakan kepadamu,*

sebab milikKulah dunia dan segala isinya.

 

Adakah Aku makan daging sapi,*

ataukah Aku minum darah kambing?

 

Persembahkanlah pujian kepada Allah sebagai kurban *

dan penuhilah nazarmu kepada Allah yang mahatinggi!

 

Lalu berserulah kepadaKu pada waktu kesesakan,*

niscaya Aku akan menyelamatkan dikau, dan engkau akan memuliakan Daku.”

 

Kemuliaan  kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 2

Persembahkanlah pujian kepada Allah sebagai kurban

 

Antifon 3

Bukanlah kurban yang Kusukai, melainkan hati yang mengasihi Aku dan orang yang sungguh mengenal Allah.

                  III

Tetapi kepada orang berdosa Allah berfirman: †

“Bagaimana mungkin engkau mendaras hukumKu *

dan berani berbicara tentang perjanjianKu?

 

Padahal engkau membenci amanatKu *

dan mengesampingkan firmanKu!

 

Jika melihat pencuri, engkau berkawan dengannya,*

engkau bergaul dengan orang berzinah

 

Mulutmu mengeram kejahatan,*

dan lidahmu menetaskan tipu muslihat.

 

Engkau duduk-duduk mengumpat saudaramu,*

engkau mendesas-desuskan fitnah melawan buah kandung ibumu

 

Itulah yang kulakukan:*

masakan Aku diam saja

 

Engkau memupuk keinginan jahat,*

masakan Aku seperti engkau!

 

Camkanlah ini, hai kamu yang lupa akan Daku,*

jangan sampai Aku menerkam, dan tiada yang dapat melepaskan.

 

Barang siapa mempersembahkan kurban pujian,*

dia akan Kumuliakan.

 

Barang siapa mengikuti bimbinganKu,*

dia Kupuaskan dengan keselamatanKu.”

 

Kemuliaan  kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 3

Bukanlah kurban yang Kusukai, melainkan hati yang mengasihi Aku dan orang yang sungguh mengenal Allah.

 

BACAAN

Dikutip dari http://www.imankatolik.or.id

Ayb 2:1-13

Ayb 2:1 Pada suatu hari datanglah anak-anak Allah menghadap TUHAN dan di antara mereka datang juga Iblis untuk menghadap TUHAN.


Ayb 2:2 Maka bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Dari mana engkau?" Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Dari perjalanan mengelilingi dan menjelajah bumi."


Ayb 2:3 Firman TUHAN kepada Iblis: "Apakah engkau memperhatikan hamba-Ku Ayub? Sebab tiada seorangpun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ia tetap tekun dalam kesalehannya, meskipun engkau telah membujuk Aku melawan dia untuk mencelakakannya tanpa alasan."


Ayb 2:4 Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Kulit ganti kulit! Orang akan memberikan segala yang dipunyainya ganti nyawanya.


Ayb 2:5 Tetapi ulurkanlah tangan-Mu dan jamahlah tulang dan dagingnya, ia pasti mengutuki Engkau di hadapan-Mu."


Ayb 2:6 Maka firman TUHAN kepada Iblis: "Nah, ia dalam kuasamu; hanya sayangkan nyawanya."


Ayb 2:7 Kemudian Iblis pergi dari hadapan TUHAN, lalu ditimpanya Ayub dengan barah yang busuk dari telapak kakinya sampai ke batu kepalanya.


Ayb 2:8 Lalu Ayub mengambil sekeping beling untuk menggaruk-garuk badannya, sambil duduk di tengah-tengah abu.


Ayb 2:9 Maka berkatalah isterinya kepadanya: "Masih bertekunkah engkau dalam kesalehanmu? Kutukilah Allahmu dan matilah!"


Ayb 2:10 Tetapi jawab Ayub kepadanya: "Engkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?" Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya.


Ayb 2:11 Ketika ketiga sahabat Ayub mendengar kabar tentang segala malapetaka yang menimpa dia, maka datanglah mereka dari tempatnya masing-masing, yakni: Elifas, orang Teman, dan Bildad, orang Suah, serta Zofar, orang Naama. Mereka bersepakat untuk mengucapkan belasungkawa kepadanya dan menghibur dia.


Ayb 2:12 Ketika mereka memandang dari jauh, mereka tidak mengenalnya lagi. Lalu menangislah mereka dengan suara nyaring. Mereka mengoyak jubahnya, dan menaburkan debu di kepala terhadap langit.


Ayb 2:13 Lalu mereka duduk bersama-sama dia di tanah selama tujuh hari tujuh malam. Seorangpun tidak mengucapkan sepatah kata kepadanya, karena mereka melihat, bahwa sangat berat penderitaannya.


BACAAN LAIN

BUKU HARIAN SANTA FAUSTINA

JILID 1 KERAHIMAN ILAHI DI DALAM JIWAKU

hal 22

Pada titik tertentu, muncul dalam hatiku kesan yang amat kuat bahwa aku ditolak oleh Allah. Pemikiran yang mengerikan ini sangat menusuk hatiku; di tengah-tengah penderitaan itu jiwaku mulai mengalami sakratul maut. Aku ingin mati tetapi tidak bisa. Dalam hatiku muncul pemikiran; apa gunanya mengupayakan keutamaan-keutamaan; mengapa harus bermati raga kalau semua itu ditolak oleh Allah? Ketika aku memberitahukan hal ini kepada Pembimbing para novis, aku mengapat jawaban ini, "Ketahuilah, Suster, bahwa Allah telah memilihmu untuk meraih kesucian yang tinggi. Ini adalah tanda bahwa Allah menghendaki Suster hidup sangat dekat dengan Dia di surga. Hendaknya Suster sungguh-sungguh mengandalkan Tuhan Yesus."


DOA PENUTUP

Tuhan, Allah kami, perkenankanlah kami mengabdi Engkau dengan segenap hati, dan mencintai semua manusia dengan kasih sejati. Demi Yesus Kristus, pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

 

PENUTUP

P: Marilah memuji Tuhan

U: Syukur kepada Allah