Senin, 30 Maret 2026

Ibadat Pagi: Senin, 30 Maret 2026

Senin, 30 Maret 2026

PEKAN SUCI – O PEKAN II

Hari Senin dalam Pekan Suci (U)

 

IBADAT PAGI

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku.

U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

MADAH

Salib suci nan mulia

Kayu paling utama

Tiada yang menandingi

Daun bunga buahnya

Kayu paku bahagia

Memangku pangkal hidup.

 

Pohon bungkukkan dahanmu

Lemaskanlah uratmu

Lembutkan juga kerasmu

Yang jadi bawaanmu

Sediakan batang empuk

Bagi tubuh rajamu.

 

Engkaulah kayu yang pantas

Mentakhtakan penebus

Menyajikan tempat labuh

Bagi bumi yang karam

Berhiaskan darah suci

Anakdomba sejati.

 

Terpuji terhormatilah

Allah mahakuasa

Bapa bersama Putera

Dan Roh Kudus penghibur

Yang jaya bertakhta mulya

Selalu selamanya. Amin.

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Antifon 1

Sedih sekali hatiKu, rasanya seperti mau mati. Tinggallah di sini dan berjagalah bersamaKu.

 

Mazmur 41 (42) Rindu akan Tuhan dan akan baitNya yang kudus

Barang siapa haus, hendaklah datang, dan barang siapa mau, hendaklah mengambil air kehidupan (Why 22,17)

 

Bagaikan rusa merindukan sungai,*

demikianlah hatiku rindu padaMu, ya Allah.

 

Hatiku haus akan Allah, Allah yang hidup,*

bilakah aku menghadap dan memandang wajah Allah?

 

Air mataku menjadi bagaikan santapan bagiku, siang dan malam,*

karena sehari-harian orang bertanya: Di mana Allahmu?

 

Dengan sedih selalu kuingat, bahwa di masa lampau,*

aku bersama orang banyak berarak ke kediaman Allah.

 

Aku turut melangkah di depan perarakan itu,*

di tengah suara sorak-sorai dan lagu syukur.

 

Mengapa engkau tertekan dan gelisah, wahai jiwaku?†

Berharaplah kepada Allah, aku akan bersyukur lagi,*

kepada Allah, penolongku.

 

Karena gelisah aku teringat akan Dikau,*

dari daerah Yordan dan Hermon dan dari gunung Nizar.

 

Di sana anak sungai yang satu memanggil yang lain,†

dengan deru air terjun,*

demikianpun gelora gelombangMu mengempaskan daku.

 

Siang hari Tuhan menyatakan kasih setiaNya kepadaku,*

malam hari aku memuji Allah, pemberi hidup.

 

Aku berkata kepada Allah, pelindungku:

“Mengapa Engkau melupakan daku,*

mengapa aku sedih, tersesak oleh musuh?”

 

Celaan lawanku menyakiti hatiku seperti tikaman maut,*

karena sehari-harian mereka bertanya: Di mana Allahmu?

 

Mengapa engkau tertekan dan gelisah, wahai jiwaku?†

Berharaplah kepada Allah, aku akan bersyukur lagi,*

kepada Allah, penolongku.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Antifon 1

Sedih sekali hatiKu, rasanya seperti mau mati. Tinggallah di sini dan berjagalah bersamaKu.

 

Antifon 2

Sekarang tibalah hukuman untuk dunia. Sekarang penguasa dunia ini dibuang ke luar.

 

Kidung Sir 36,1-7.13-16 Doa untuk kota suci Yerusalem

Inilah hidup kekal, mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Kauutus (Yoh 17,3)

 

Pandanglah dan kasihanilah kami, ya Allah semesta alam,*

curahkanlah kedahsyatanMu atas bangsa-bangsa.

 

Nyatakanlah kekuasaanMu terhadap bangsa-bangsa asing itu,*

agar merekapun melihat kemuliaanMu.

 

Engkau telah menampakkan diriMu dalam diri kami di hadapan mereka,*

hendaklah Engkau memuliakan diri dalam mereka di hadapan kami.

 

Agar mereka mengakui, sebagaimana kami telah mengakui,*

bahwa tiada Allah selain Dikau, ya Tuhan.

 

Kerjakan lagi tanda-tanda dan ulangilah karyaMu,*

nyatakanlah kemuliaan karyaMu dan kekuatan tanganMu.

 

Kumpulkanlah segala suku Yakub,*

kembalikan kepadanya tanah pusaka seperti sediakala.

 

Kasihanilah umat yang disebut dengan namaMu,*

Israel yang telah Kauberi hak anak sulung.

 

Kasihanilah kota ini yang menjadi kotaMu yang kudus,*

Yerusalem, kota tempat istirahatMu.

 

Penuhilah Sion dengan pujian atas karyaMu yang mengagumkan,*

penuhilah baitMu dengan kemuliaanMu.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Antifon 2

Sekarang tibalah hukuman untuk dunia. Sekarang penguasa dunia ini dibuang ke luar.

 

Antifon 3

Yesus yang menciptakan dan menyempurnakan iman kita, telah memanggul salib dan duduk di sebelah kanan Allah.

 

Mazmur 18 (19) A Pujian bagi Tuhan pencipta semesta alam

Allah mengunjungi kita laksana fajar cemerlang untuk membimbing kita ke jalan damai sejahtera (Luk 1, 78-79)

 

Langit mewartakan kemuliaan Allah,*

dan cakrawala memasyhurkan karya tanganNya.

 

Hari yang satu mengisahkannya kepada hari yang lain,*

dan malam yang satu menyampaikannya kepada malam berikut.

 

Meskipun tidak bicara dan tidak memperdengarkan suara,†

namun di seluruh dunia bergemalah seruannya,*

dan pesannya sampai ke perbatasan bumi.

 

Di sana Tuhan memasang kemah bagi sang surya,*

yang meninggalkan peraduannya bagaikan pengantin.

 

Dengan girang sang surya menempuh jalan peredarannya,*

laksana seorang pahlawan.

 

dari ujung langit yang satu ia beredar ke ujung yang lain,*

dan tak ada yang luput dari panas teriknya.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Antifon 3

Yesus yang menciptakan dan menyempurnakan iman kita, telah memanggul salib dan duduk di sebelah kanan Allah.

 

BACAAN SINGKAT

(Yer 11,19-20)

Aku ini laksana anak domba jinak yang dihantar ke tempat pembantaian. Aku tidak tahu bahwa mereka bermufakat melawan daku: “Marilah kita menebang pohon yang segar itu, dan mencabut akarnya. Marilah kita menumpas dia dari dunia ini, sehingga namanya tidak diingat lagi”. Tetapi Engkau, Tuhan segala kuasa, Engkau menghakimi dengan adil dan menguji hati dan budi. Semoga aku melihat bagimana Engkau membalas mereka, sebab kepadaMu telah kuserahkan perkaraku, ya Tuhan Allahku.

 

LAGU SINGKAT

P: Engkau menebus kami, ya Tuhan,* Dengan darahMu.

U. Engkau menebus kami, ya Tuhan,* Dengan darahMu.

P: Segala suku, bahasa, bangsa dan negara Kausucikan.

U: Dengan darahMu.

P: Kemuliaan kepada Bapa Putera dan Roh Kudus.

U: Engkau menebus kami, ya Tuhan,* Dengan darahMu.

 

Antifon Kidung

Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau, tetapi Aku mengenal Engkau, sebab Engkau mengutus Aku.

 

KIDUNG ZAKARIA

(Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*

sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

 

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*

putera Daud, hambaNya.

 

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*

dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

 

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*

dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

 

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*

dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

 

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*

akan membebaskan kita dari tangan musuh.

 

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*

dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

 

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*

sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

 

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*

berkat pengampunan dosa mereka.

 

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*

Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

 

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*

dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Antifon Kidung

Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau, tetapi Aku mengenal Engkau, sebab Engkau mengutus Aku.

 

DOA PERMOHONAN

Kristus penyelamat telah menebus kita dengan kematian dan kebangkitanNya. Marilah kita mohon kepadaNya:

U: Tuhan, kasihanilah kami.


Engkau telah naik ke Yerusalem untuk menderita sengsara dan wafat sebagai jalan menuju kemuliaan,* 

hantarlah GerejaMu kepada Paska abadi.

 

Engkau ditinggikan pada salib dan ditikam dengan tombak serdadu,*

sembuhkanlah luka-luka kami.

 

Engkau telah mengubah salib yang hina menjadi pohon kehidupan,*

kurniakanlah hasil buahnya kepada setiap orang yang lahir kembali dalam pembaptisan.

 

Waktu Engkau tergantung pada salib, Engkau telah mengasihani penyamun yang bertobat,* 

ampunilah kami orang yang berdosa ini.

 

BAPA KAMI

Bapa kami yang ada di surga,

dimuliakanlah namaMu.

Datanglah kerajaanMu.

Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari ini.

Dan ampunilah kesalahan kami,

seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami.

Dan janganlah masukkan kami ke dalam percobaan,

Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin

 

DOA PENUTUP

Allah yang mahakuasa, kami sering gagal karena lemah. Kami mohon, semoga kami dapat menimba kekuatan dari sengsara PuteraMu yang tunggal. Sebab Dialah   pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

 

PENUTUP

P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U: Amin. 

Ibadat Bacaan: Senin, 30 Maret 2026

Senin, 30 Maret 2026

PEKAN SUCI – O PEKAN II

Hari Senin dalam Pekan Suci (U)

 

IBADAT BACAAN

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku

U: Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

MADAH

O kayu indah mulia

Yang dihias darah raja

Kau terima kehormatan

Menjadi tumpuan Tuhan

 

Bahagialah lenganmu

Gantungan tangan terpaku

Yang lemas namun kuasa

Merebut mangsa neraka

 

Hai salib harapan kami

Di masa sengsara ini

Yang saleh mohon dituntun

Yang salah mohon diampun

 

Tritunggal sumber selamat

Dipuji seluruh umat

Yang ditebus darah suci

Mohon selalu diberkati. Amin

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Antifon 1

Ya Tuhan, condongkanlah telingaMu kepadaku dan bebaskanlah aku

 

Mazmur 30 (31), 1-7.20-25 Doa orang menderita yang penuh kepercayaan

Ya Bapa, ke dalam tanganMu Kuserahkan nyawaKu (Luk 23,46)

                        I

KepadaMu, ya Tuhan, aku berlindung,*

jangan sampai aku dikecewakan!

 

Demi kesetiaanMu selamatkanlah aku,†

condongkanlah telingaMu kepadaku *

dan bebaskanlah aku segera!

 

Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsianku*

dan benteng pertahananku yang kuat.-

 

Sebab Engkaulah pelindung dan penyelamatku, *

dan demi namaMu Engkau akan membimbing dan menuntun daku.

 

Engkau akan melepaskan daku dari jaring †

yang dipasang untuk menjerat aku,*

sebab Engkaulah pelindungku.

 

Ke dalam tanganMu kuserahkan hidupku,*

tebuslah aku, ya Tuhan Allah.

 

Sungguh, aku benci akan para pemuja berhala †

dan aku menaruh kepercayaanku pada Tuhan; *

aku bersorak sorai dengan gembira atas kasih setiaMu.

 

Ketika melihat penderitaanku,*

Engkau membela aku terhadap serangan musuh.

 

Engkau tidak menyerahkan daku ke tangannya *

dan tidak menjerumuskan daku ke alam maut.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

seperti pada permulaan sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 1

Ya Tuhan, condongkanlah telingaMu kepadaku dan bebaskanlah aku

 

Antifon 2

Pandanglah hambaMu dengan wajah berseri, ya Tuhan

                        II

Kasihanilah aku, ya Tuhan,*

sebab sungguh sesaklah hatiku.

 

Mataku pudar karena sedih

meranalah jiwa dan ragaku.

 

Hidupku dihabiskan oleh derita,*

sepanjang umur aku berkeluh kesah.

 

Kekuatanku surut terisap sengsara,*

tulang-tulangku retak dan rapuhlah tenagaku

 

Aku menjadi bahan hinaan bagi tetanggaku*

dan alamat naas bagi handai taulanku.

 

Semua orang yang  melihat aku di jalan

lari terbirit-birit menghindari aku.

 

Lisutlah aku tak ubahnya dengan mayat,*

tiada berarti bagaikan jambangan yang pecah

 

Kudengar desas desus dibisikkan dari mulut ke mulut,*

suasana ketakutan menghantui aku

 

Mereka bersekongkol mencelakakan daku,*

bersepakat mencabut nyawaku.

 

Tetapi aku, aku percaya kepadaMu, ya Tuhan,†

aku berkata: “Engkaulah Allahku,*

hidupku ada dalam tanganMu.”

 

Renggutlah aku dari cengkeram musuh *

dan bebaskan daku dari para pengejarku.

 

Pandanglah hambaMu dengan wajah berseri,*

selamatkanlah aku demi kasih setiaMu.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

seperti pada permulaan sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 2

Pandanglah hambaMu dengan wajah berseri, ya Tuhan

 

Antifon 3

Terpujilah Tuhan, yang menyatakan kasihNya yang mengagumkan kepadaku.

                        III

Betapa berlimpah kebaikanMu *

yang Kausediakan bagi orang takwa

 

Yang Kaukerjakan di hadapan sluruh umat manusia *

bagi orang yang berharap padaMu

 

Engkau menyembunyikan mereka dalam kehadiranMu *

terhadap fitnahan musuh

 

Engkau melindungi mereka dalam rumahMu *

terhadap lidah yang mengumpat.

 

Terpujilah Tuhan †

yang menyatakan kasihNya yang mengagumkan *

dari dalam bentengNya yang kuat

 

Pernah aku berkata dalam kegelisahanku: *

“Aku telah terpisah dari kehadiranMu.”

 

tetapi Engkau mendengarkan permohonanku, *

ketika aku berseru kepadaMu

 

Cintailah Tuhan, hai semua orang beriman †

Sebab Tuhan memelihara umatNya yang setia *

tetapi orang sombong menerima hukuman yang setimpal

 

Besarkanlah hatimu dan tabahlah, *

hai kamu semua yang berlindung kepada Tuhan

 

Kemuliaan  kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 3

Terpujilah Tuhan, yang menyatakan kasihNya yang mengagumkan kepadaku.

 

BACAAN

Dikutip dari http://www.imankatolik.or.id

Yer 26:1-15

Yer 26:1 Pada permulaan pemerintahan Yoyakim, anak Yosia raja Yehuda, datanglah firman ini dari TUHAN, bunyinya:


Yer 26:2 Beginilah firman TUHAN: "Berdirilah di pelataran rumah TUHAN dan katakanlah kepada penduduk segala kota Yehuda, yang datang untuk sujud di rumah TUHAN, segala firman yang Kuperintahkan untuk kaukatakan kepada mereka. Janganlah kaukurangi sepatah katapun!


Yer 26:3 Mungkin mereka mau mendengarkan dan masing-masing mau berbalik dari tingkah langkahnya yang jahat, sehingga Aku menyesal akan malapetaka yang Kurancangkan itu terhadap mereka oleh karena perbuatan-perbuata mereka yang jahat.


Yer 26:4 Jadi katakanlah kepada mereka: Beginilah firman TUHAN: Jika kamu tidak mau mendengarkan Aku, tidak mau mengikuti Taurat-Ku yang telah Kubentangkan di hadapanmu,


Yer 26:5 dan tidak mau mendengarkan perkataan hamba-hamba-Ku, para nabi, yang terus-menerus Kuutus kepadamu, -tetapi kamu tidak mau mendengarkan-


Yer 26:6 maka Aku akan membuat rumah ini sama seperti Silo, dan kota ini menjadi kutuk bagi segala bangsa di bumi."


Yer 26:7 Para imam, para nabi dan seluruh rakyat mendengar Yeremia mengucapkan perkataan-perkataan itu dalam rumah TUHAN.


Yer 26:8 Lalu sesudah Yeremia selesai mengatakan segala apa yang diperintahkan TUHAN untuk dikatakan kepada seluruh rakyat itu, maka para imam, para nabi dan seluruh rakyat itu menangkap dia serta berkata: "Engkau harus mati!


Yer 26:9 Mengapa engkau bernubuat demi nama TUHAN dengan berkata: Rumah ini akan sama seperti Silo, dan kota ini akan menjadi reruntuhan, sehingga tidak ada lagi penduduknya?" Dan seluruh rakyat berkumpul mengerumuni Yeremia di rumah TUHAN.


Yer 26:10 Ketika para pemuka Yehuda mendengar tentang hal ini, pergilah mereka dari istana raja ke rumah TUHAN, lalu duduk di pintu gerbang baru di rumah TUHAN.


Yer 26:11 Kemudian berkatalah para imam dan para nabi itu kepada para pemuka dan kepada seluruh rakyat itu, katanya: "Orang ini patut mendapat hukuman mati, sebab ia telah bernubuat tentang kota ini, seperti yang kamu dengar dengan telingamu sendiri."


Yer 26:12 Tetapi Yeremia berkata kepada segala pemuka dan kepada seluruh rakyat itu, katanya: "Tuhanlah yang telah mengutus aku supaya bernubuat tentang rumah dan kota ini untuk menyampaikan segala perkataan yang telah kamu dengar itu.


Yer 26:13 Oleh sebab itu, perbaikilah tingkah langkahmu dan perbuatanmu, dan dengarkanlah suara TUHAN, Allahmu, sehingga TUHAN menyesal akan malapetaka yang diancamkan-Nya atas kamu.


Yer 26:14 Tetapi aku ini, sesungguhnya, aku ada di tanganmu, perbuatlah kepadaku apa yang baik dan benar di matamu.


Yer 26:15 Hanya ketahuilah sungguh-sungguh, bahwa jika kamu membunuh aku, maka kamu mendatangkan darah orang yang tak bersalah atas kamu dan atas kota ini dan penduduknya, sebab TUHAN benar-benar mengutus aku kepadamu untuk menyampaikan segala perkataan ini kepadamu."

 

BACAAN LAIN

RENUNGAN KISAH SENGSARA TUHAN KITA YESUS KRISTUS

J.LOVE

41. SALIB DIPANCANGKAN

Yesus sangat kesakitan saat salib diangkat, terayun dan dipancangkan ke bumi


Dengan bantuan tali temali, salib diangkat, terayun sejenak dan jatuh ke dalam lubang yang telah dipersiapkan dengan suatu dentuman keras. Mereka kemudian menggeser-geser salib agar menancap kuat ke dalam lubang. Segala perlakuan ini membuat luka-luka Yesus kembali terkoyak parah. Darah memancar baik dari kepala yang tertembus mahkota duri maupun dari kedua tangan dan kaki. Tulang-tulangNya yang setengah terlepas dari engselnya saling bertumbukkan. Rasa sakit yang luar biasa menyebabkan Yesus menundukkan kepala dan seolah mati lebih dari tujuh menit.

Saat salib ditegakkan di atas bumi, derita Yesus seolah mencapai puncaknya, namun inilah saat tahta kemuliaan Tuhan kita ditegakkan. Sesuatu yang dipandang sangat hina pada waktu itu sesungguhnya adalah sesuatu yang amat mulia. Para malaikat bersembah sujud di hadapan tahta Cinta. Manusia yang penuh sengsara itu adalah Tuhan yang menanggung seluruh dosa manusia. Dia dihinakan, disiksa, dipaku dan terikat oleh dosa-dosa kita. Lihatlah salib mulia yang tegak berdiri. Itulah Tuhan yang telah mengambil alih seluruh dosa kita dengan sengsara yang begitu dahsyat. Tak ada yang mencintai kita lebih besar dari Yesus. Marilah kita bersembah sujud dan mengucap syukur tanpa henti.


DOA PENUTUP

Allah yang mahakuasa, kami sering gagal karena lemah. Kami mohon, semoga kami dapat menimba kekuatan dari sengsara PuteraMu yang tunggal. Sebab Dialah   pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

 

PENUTUP

P: Marilah memuji Tuhan

U: Syukur kepada Allah