Jumat, 20 Maret 2026

Ibadat Pagi: Jumat, 20 Maret 2026

Jumat, 20 Maret 2026

Pekan Prapaskah IV - O Pekan IV

Hari Biasa Pekan Prapaskah IV (U)

 

IBADAT PAGI

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku.

U: Tuhan, perhatikanlah hamba-Mu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, 

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

 

MADAH

Kristus surya keadilan

Kini fajar Kaudatangkan

Enyahkanlah kegelapan

Tampilkanlah kehidupan.

 

Smoga pertobatan kami

Di masa Prapaska ini

menurunkan rahmat ampun

Atas dosa yang bertimbun.

 

Bila tiba hari Paska

Perkenankan para hamba

Bersorak kegembiraan

Merayakan Kebangkitan.

 

Ya Tritunggal Mahasuci

Trimalah pujian kami

Yang kami lambungkan ini

Dengan ikhlas penuh bakti. Amin.

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Ant. 1    Ciptakanlah hati murni bagiku, ya Allah, dan baharuilah semangat tabah dalam batinku.

 

Mazmur 50 (51)    Kasihanilah aku, ya Tuhan

Baharuilah roh budimu dan kenakanlah manusia baru (Efesus 4:23-24)

 

Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu,*

menurut besarnya rahmat-Mu, hapuskanlah kesalahanku.

 

Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku,*

dan cucilah aku dari dosaku.

 

Kusadari pelanggaranku,*

dosaku selalu membayang di hadapan mataku.

 

Terhadap Engkau, terhadap Engkaulah aku berdosa,*

yang jahat di hadapan-Mu kulakukan.

 

Jadi ternyata Engkau adil bila menghukum aku,*

dan tepatlah keputusan-Mu.

 

Sungguh aku dilahirkan dalam kesalahan,*

dan dalam dosa aku dikandung ibu.

 

Sungguh Engkau berkenan akan ketulusan hati,*

Engkau meresapkan kebijaksanaan ke dalam batinku.

 

Bersihkanlah aku, agar aku jadi murni,*

basuhlah aku agar jadi putih melebihi salju.

 

Sampaikanlah kabar sukacita kepadaku,*

semoga hati yang Kauremukkan bersorak gembira.

 

Palingkanlah wajah-Mu dari dosaku,*

hapuskanlah segala kesalahanku.

 

Ciptakanlah hati murni bagiku, ya Allah,*

baharuilah semangat tabah dalam batinku.

 

Janganlah Kaubuang aku dari hadapan-Mu,*

janganlah Kauambil Roh-Mu yang kudus dari padaku.

 

Kembalikanlah kepadaku kegembiraan atas keselamatan-Mu,*

dan berilah aku semangat yang rela.

 

Maka aku akan mengajarkan sikap hati-Mu kepada orang berdosa,*

supaya mereka kembali kepada-Mu.

 

Lepaskanlah aku dari dosa pembunuhan, ya Allah penyelamatku,*

maka aku akan memashyurkan keadilan-Mu.

 

Ya Tuhan, sudilah membuka bibirku,*

supaya mulutku mewartakan pujian-Mu.

 

Engkau tak berkenan akan kurban sembelihan,*

kurban bakar yang kupersembahkan, tidak Kausukai.

 

Persembahan kepada Allah, ialah jiwa yang menyesal,*

hati remuk redam takkan Kautolak.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, 

seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Ant. 1    Ciptakanlah hati murni bagiku, ya Allah, dan baharuilah semangat tabah dalam batinku.

 

Ant. 2    Bersukacitalah, hai Yerusalem sebab dengan perantaraanmu semua orang akan dihimpun di hadapan Tuhan.

 

Kidung Tobit 13:10-16    Syukur atas pembebasan bangsa

Ia menunjukkan kepadaku kota suci Yerusalem…..penuh kemuliaan Allah (Wahyu 21:10-11).

 

Pujilah Tuhan, hai para pilihan-Nya,*

berpestalah dengan gembira dan bersyukurlah kepada-Nya.

 

Hai Yerusalem, kota suci,†

Allah menyiksa kamu karena perbuatanmu yang jahat,*

tetapi Ia akan mengasihani kembali orang-orang yang jujur.

 

Luhurkanlah Tuhan dengan selayaknya,†

bersyukurlah kepada raja yang kekal abadi,*

supaya rumah-Nya dibangun kembali bagimu dengan gembira.

 

Tuhan akan menghantar pulang semua tawananmu,*

dan engkau akan bersukacita selama-lamanya.

 

Engkau bermandikan cahaya gemilang, hai Yerusalem,*

dan seluruh bumi sujud hormat kepadamu.

 

Dari jauh bangsa-bangsa datang kepadaMu,*

membawa persembahan sebagai tanda bakti bagi Tuhanmu.

 

Mereka memandang tanahmu sebagai tanah suci,*

dan menyerukan nama Tuhan di tengahmu.

 

Hai Yerusalem, engkau akan bersukacita atas putera-puterimu,†

sebab mereka semua diberkati Tuhan,*

dan dihimpun di hadapan-Nya.

 

Berbahagialah semua yang mencintai engkau,*

yang bersukacita atas damai sejahteramu.

 

Pujilah Tuhan, hai hatiku, pujilah Tuhan Allah kita,*

sebab Ia membebaskan kota-Nya Yerusalem dari segala penderitaannya.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, 

seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Ant. 2    Bersukacitalah, hai Yerusalem sebab dengan perantaraanmu semua orang akan dihimpun di hadapan Tuhan.

 

Ant. 3    Pujilah Allahmu, hai Sion, Ia mengutus sabda-Nya ke bumi.

 

Mazmur 147 (147B)    Yerusalem dibaharui

Marilah ke mari, aku akan menunjukkan kepadamu mempelai Anak Domba (Why 21:9).

 

Megahkanlah Tuhan, hai Yerusalem,*

pujilah Allahmu, hai Sion.

 

Sebab Ia menguatkan palang pintu gerbangmu,*

Ia memberkati para pendudukmu.

 

Sebab Ia memberikan kesejahteraan kepada daerahmu,*

dan mengenyangkan dikau dengan gandum yang paling baik.

 

Ia mengutus sabda-Nya ke bumi,*

dengan segera firman-Nya berlari.

 

Diturunkan-Nya salju seperti bulu domba,*

dihamburkan-Nya embun beku bagaikan abu.

 

Dilemparkan-Nya hujan es seperti kerikil,*

siapa dapat menahan dinginnya?

 

Ia bersabda lagi, maka es mencair kembali,*

Ia menyuruh angin-Nya bertiup, maka air mengalir.

 

Dialah yang menyampaikan firman-Nya kepada Yakub,*

ketetapan dan hukum-Nya kepada Israel.

 

Ia tidak berbuat demikian kepada segala bangsa,*

hukum-hukum-Nya tidak mereka kenal.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, 

seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Ant. 3    Pujilah Allahmu, hai Sion, Ia mengutus sabda-Nya ke bumi.

 

BACAAN SINGKAT

(Yesaya 53:11b-12)

Orang saleh itu, hamba-Ku, akan menyucikan semua orang dengan memikul sendiri kesalahan mereka. Maka itu, Aku akan memberi dia semua orang menjadi milik-nya, sebab ia menyerahkan diri kepada maut dan digolongkan di antara kaum durhaka. Padahal ia menanggung dosa semua orang dan menjadi pengantara bagi orang-orang jahat.

 

LAGU SINGKAT

P: Tuhan akan melepaskan daku dari perangkap,* dan dari jerat musuh.

U. Tuhan akan melepaskan daku dari perangkap,* dan dari jerat musuh.

P: Dari lawan yang memfitnah.

U: Dan dari jerat musuh

P: Kemuliaan kepada Bapa Putera dan Roh Kudus.

U: Tuhan akan melepaskan daku dari perangkap,* dan dari jerat musuh.

 

Antifon Kidung    Memang kamu mengenal Aku, dan kamu tahu dari mana asal-Ku; namun Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Aku diutus Bapa.


KIDUNG ZAKARIA

(Lukas 1:68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*

sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umat-Nya.

 

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*

putera Daud, hamba-Nya.

 

Seperti dijanjikan-Nya dari sediakala,*

dengan perantaraan para nabi-Nya yang kudus.

 

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*

dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

 

Untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada leluhur kita,*

dan mengindahkan perjanjian-Nya yang kudus.

 

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*

akan membebaskan kita dari tangan musuh.

 

Agar kita dapat mengabdi kepada-Nya tanpa takut,*

dan berlaku kudus dan jujur di hadapan-Nya seumur hidup.

 

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang Mahatinggi,*

sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalan-Nya.

 

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umat-Nya,*

berkat pengampunan dosa mereka.

 

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belas kasihan,*

Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

 

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*

dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus,

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Antifon Kidung    Memang kamu mengenal Aku, dan kamu tahu dari mana asal-Ku; namun Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Aku diutus Bapa.


DOA PERMOHONAN

Kristus Tuhan kita telah wafat di salib untuk menghidupkan kita. Patutlah kita bersyukur kepada-Nya dan berdoa dengan tulus hati:

U: Hidupkanlah kami dengan wafat-Mu, ya Tuhan.

 

Guru dan penyelamat kami, Engkau telah membuktikan kesetiaan-Mu kepada kami, dan memperbaharui kami dengan kemuliaan sengsara-Mu,* 

semoga kami jangan berkeras hati dalam kejahatan.

 

Semoga kami hari ini rela mengurangi makanan kami,* 

untuk menolong saudara-saudara kami yang melarat.

 

Semoga kami menerima hari pertobatan ini dengan penuh bakti,* 

dan menyucikannya bagi-Mu dengan karya amal.

 

Luruskanlah hati kami yang memberontak terhadap-Mu,* 

dan berilah kami kerelaan dan kebesaran hati.

 

BAPA KAMI

Bapa kami yang ada di Surga,

dimuliakanlah nama-Mu.

Datanglah kerajaan-Mu.

Jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari ini.

Dan ampunilah kesalahan kami,

seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.

Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,

tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin

 

DOA PENUTUP

Tuhan, Penyelamat kami, Engkau telah menyediakan bantuan bagi kami yang lemah ini. Semoga bantuan-Mu itu kami terima dengan gembira dan kami manfaatkan dengan hidup yang baik. Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan Pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

 

PENUTUP

P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa, dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U: Amin.

Ibadat Bacaan: Jumat, 20 Maret 2026

Jumat, 20 Maret 2026

PEKAN IV PRAPASKAH - O Pekan IV

Hari Biasa Pekan IV Prapaskah (U)

 

IBADAT BACAAN

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku

U: Ya Tuhan, perhatikanlah hamba-Mu

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus,

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin

 

MADAH

Kinilah waktu yang tepat

Untuk menerima rahmat

Asalkan kita bertobat

Dengan kebulatan tekad.

 

Hati kita yang terluka

Tertindih timbunan dosa

Mengharapkan pengampunan

Hasil karya Kristus Tuhan.

 

Marilah kita semua

Menyiapkan Paska raya

Dengan tekun berusaha

Menjadi abdi sesama.

 

Ya Tritunggal Mahasuci

Trimalah pujian kami

Yang kami lambungkan ini

Dengan ikhlas penuh bakti. Amin.

 

PENDARASAN  MAZMUR

 

Ant. 1    Para leluhur telah menyampaikan kepada kami karya-karya Tuhan yang agung dan perbuatan dahsyat yang dikerjakan-Nya.

 

Mazmur 77 (78):1-39    Kebaikan Tuhan dan ketidaksetiaan umat dalam sejarah keselamatan.

Semuanya ini telah terjadi sebagai contoh bagi kita (1Korintus 10:6)

                        I

Dengarkanlah ajaranku, hai bangsaku,*

perhatikanlah kata-kata mulutku.

 

Aku hendak menyampaikan pepatah *

dan mengisahkan amsal dari zaman dulu.

 

Ajaran ini kami dengar dan kami ketahui dari para leluhur *

yang menyampaikannya kepada kami.

 

Kami tidak mau menyembunyikannya kepada cucu mereka, *

tetapi kami meneruskannya kepada angkatan yang berikut.

 

Yaitu karya-karya Tuhan yang agung dan kemegahan-Nya, *

perbuatan dahsyat yang dikerjakan-Nya.

 

Tuhan mengeluarkan ketetapan bagi bangsa Yakub, *

Ia memberikan hukum kepada umat Israel.

 

Bahwasanya segala perintah Tuhan kepada para leluhur *

harus diberitahukan kepada anak-anak mereka;

 

supaya angkatan berikut dan keturunannya *

menceritakannya lagi kepada anak-anak mereka.

 

Maksudnya ialah agar mereka menaruh kepercayaannya pada Allah * 

dan tidak lupa akan karya-Nya yang agung.

 

Agar mereka selalu menetapi perintah Allah *

dan tidak menjadi seperti leluhur mereka:

 

yaitu angkatan penyeleweng dan pemberontak, ✝

yang tidak lurus hatinya *

dan tidak setia kepada Allah.

 

Putera-putera Efraim, yang dipilih Allah sebagai pasukan pemanah *

melarikan diri pada hari pertempuran.

 

Mereka tidak berpegang pada perjanjian Allah *

dan enggan hidup menurut hukum-Nya.

 

Mereka telah lupa akan karya-Nya yang agung, *

akan perbuatan megah yang diperlihatkan-Nya kepada mereka.

 

Di hadapan leluhur mereka Allah mengerjakan mukjizat *

di tanah Mesir, di padang Zoan.

 

Dibelah-Nya laut dan diseberangkan-Nya mereka, *

ditegakkan-Nya air bagaikan bendungan.

 

Dipimpin-Nya mereka dengan awan di waktu siang, *

dan di waktu malam dengan cahaya air.

 

Dibelah-Nya wadas di padang gurun, *

digenangi-Nya padang belantara yang luas.

 

Dipancarkan-Nya sungai dari dalam wadas, *

dialirkan-Nya air bagaikan bengawan.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, 

seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Ant. 1    Para leluhur telah menyampaikan kepada kami karya-karya Tuhan yang agung dan perbuatan dahsyat yang dikerjakan-Nya.

 

Ant. 2    Para putera Israel makan manna dan minum dari batu karang rohani, ialah Kristus.

                                II

Namun mereka berdosa terus terhadap Allah, *

memberontak melawan Allah yang Mahatinggi di padang kersang.

 

Mereka dicobai Allah dalam hati *

dengan menuntut makanan untuk dilahap.

 

Mereka berkata kepada Allah: *

“Masakan Allah sanggup menyajikan hidangan di padang gurun!

 

Memang betul, Allah telah memukul wadas, *

sehingga air berpancaran membanjirkan sungai.

 

Tetapi adakah Ia sanggup pula menghidangkan roti *

atau menyediakan daging bagi umat-Nya?”

 

Mendengar itu, amat marahlah Tuhan, ✝

api murkaNya bernyala-nyala melawan keturunan Yakub, *

dan meledaklah keberangan-Nya terhadap bangsa Israel.

 

Sebab mereka tidak percaya kepada Allah *

dan tidak berharap akan keselamatan-Nya. 

 

Meskipun demikian diperintahkan-Nya angkasa *

dan dibuka-Nya pintu langit.

 

Maka dihujankan-Nya manna sebagai santapan mereka, *

dan diturunkan-Nya makanan dari langit.

 

Manusia menikmati hidangan malaikat, *

bekal melimpah disediakan oleh Allah.

 

Dari langit dilepaskan-Nya angin timur, *

dan dari benteng-Nya diutus-Nya angin selatan.

 

Maka dihujankan-Nya bagi mereka daging sebanyak debu *

dan burung sebanyak pasir di laut,

 

yang jatuh di tengah tempat kediaman mereka *

di sekeliling perkemahan Israel.

 

Maka mereka makan dan minum sampai kenyang, *

dengan demikian dipenuhi-Nya keinginan mereka.

 

Namun mereka mulai lagi bersungut-sungut, *

sedang makanan masih ada dalam mulut mereka.

 

Maka berkobarlah amarah Allah terhadap mereka: ✝

dibunuh-Nya para gembong mereka, *

dan ditewaskan-Nya para taruna Israel.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, 

seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Ant. 2    Para putera Israel makan manna dan minum dari batu karang rohani, ialah Kristus.

 

Ant. 3    Teringatlah mereka bahwa Allah pelindung yang menyelamatkan mereka.

                                III

Sekalipun demikian mereka masih berdosa terus *

dan tidak percaya akan karya Allah yang megah.

 

Maka dilenyapkan-Nyalah hari-hari mereka bagaikan angin, *

dan tahun-tahun mereka bagaikan impian.

 

Apabila Allah membunuh mereka, mereka mencari Dia, *

mereka bertobat dan mendekati Allah dengan sungguh-sungguh.

 

Lalu teringatlah mereka bahwa Allah pelindung mereka, *

bahwa Allah yang Mahatinggi menyelamatkan mereka.

 

Tetapi mereka memperdaya Allah dengan mulut, *

dan lidah mereka membohongi Dia.

 

Hati mereka tidak bersauh pada Allah, *

mereka tidak setia akan perjanjian-Nya.

 

Tetapi Allah yang rahim mengampuni dosa mereka *

dan tidak membinasakan mereka.

 

Berulang kali Ia menahan amarah-Nya *

dan tidak melampiaskan keberangan-Nya.

 

Teringatlah Ia bahwa mereka hanya manusia lemah, *

bagaikan angin berlalu yang tidak kembali.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, 

seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Ant. 3    Teringatlah mereka bahwa Allah pelindung yang menyelamatkan mereka.

 

BACAAN

Dikutip dari  http://www.imankatolik.or.id

Bilangan 9:15 - 10:10.33-36

Bil 9:15  Pada hari didirikan Kemah Suci, maka awan itu menutupi Kemah Suci, kemah hukum Allah; dan pada waktu malam sampai pagi awan itu ada di atas Kemah Suci, kelihatan seperti api.


Bil 9:16  Demikianlah selalu terjadi: awan itu menutupi Kemah, dan pada waktu malam kelihatan seperti api.


Bil 9:17  Dan setiap kali awan itu naik dari atas Kemah, maka orang Israel pun berangkatlah, dan di tempat awan itu diam, di sanalah orang Israel berkemah.


Bil 9:18     Atas titah TUHAN orang Israel berangkat dan atas titah TUHAN juga mereka berkemah; selama awan itu diam di atas Kemah Suci, mereka tetap berkemah.


Bil 9:19  Apabila awan itu lama tinggal di atas Kemah Suci, maka orang Israel memelihara kewajibannya kepada TUHAN, dan tidaklah mereka berangkat.


Bil 9:20  Ada kalanya awan itu hanya tinggal beberapa hari di atas Kemah Suci; maka atas titah TUHAN mereka berkemah dan atas titah TUHAN juga mereka berangkat.


Bil 9:21  Ada kalanya awan itu tinggal dari petang sampai pagi; ketika awan itu naik pada waktu pagi, mereka pun berangkatlah; baik pada waktu siang baik pada waktu malam, apabila awan itu naik, mereka pun berangkatlah.


Bil 9:22  Berapa lama pun juga awan itu diam di atas Kemah Suci, baik dua hari, baik sebulan atau lebih lama, maka orang Israel tetap berkemah dan tidak berangkat; tetapi apabila awan itu naik, barulah mereka berangkat.


Bil 9:23  Atas titah TUHAN mereka berkemah dan atas titah TUHAN juga mereka berangkat; mereka memelihara kewajibannya kepada TUHAN, menurut titah TUHAN dengan perantaraan Musa.


Bil 10:1    TUHAN berfirman kepada Musa:


Bil 10:2  "Buatlah dua nafiri dari perak. Dari perak tempaan harus kaubuat itu, supaya dipergunakan untuk memanggil umat Israel dan untuk menyuruh laskar-laskarnya berangkat.


Bil 10:3  Apabila kedua nafiri itu ditiup, segenap umat itu harus berkumpul kepadamu di depan pintu Kemah Pertemuan.


Bil 10:4  Jikalau hanya satu saja ditiup, maka para pemimpin, para kepala pasukan Israel harus berkumpul kepadamu.


Bil 10:5  Apabila kamu meniup tanda semboyan, maka haruslah berangkat laskar-laskar yang berkemah di sebelah timur;


Bil 10:6  apabila kamu meniup tanda semboyan kedua kalinya, maka haruslah berangkat laskar-laskar yang berkemah di sebelah selatan. Jadi tanda semboyan harus ditiup untuk menyuruh mereka berangkat;


Bil 10:7  tetapi untuk menyuruh jemaah itu berkumpul kamu harus meniup saja tanpa memberi tanda semboyan.


Bil 10:8  Nafiri-nafiri itu harus ditiup oleh anak-anak imam Harun; itulah yang harus menjadi ketetapan untuk selama-lamanya bagimu turun-temurun.


Bil 10:9  Dan apabila kamu maju berperang di negerimu melawan musuh yang menyesakkan kamu, kamu harus memberi tanda semboyan dengan nafiri, supaya kamu diingat di hadapan TUHAN, Allahmu, dan diselamatkan dari pada musuhmu.


Bil 10:10  Juga pada hari-hari kamu bersukaria, pada perayaan-perayaanmu dan pada bulan-bulan barumu haruslah kamu meniup nafiri itu pada waktu mempersembahkan korban-korban bakaranmu dan korban-korban keselamatanmu; maksudnya supaya kamu diingat di hadapan Allahmu; Akulah TUHAN, Allahmu."


Bil 10:33  Lalu berangkatlah mereka dari gunung TUHAN dan berjalan tiga hari perjalanan jauhnya, sedang tabut perjanjian TUHAN berangkat di depan mereka dan berjalan tiga hari perjalanan jauhnya untuk mencari tempat perhentian bagi mereka.


Bil 10:34  Dan awan TUHAN ada di atas mereka pada siang hari, apabila mereka berangkat dari tempat perkemahan.


Bil 10:35  Apabila tabut itu berangkat, berkatalah Musa: "Bangkitlah, TUHAN, supaya musuh-Mu berserak dan orang-orang yang membenci Engkau melarikan diri dari hadapan-Mu."


Bil 10:36  Dan apabila tabut itu berhenti, berkatalah ia: "Kembalilah, TUHAN, kepada umat Israel yang beribu-ribu laksa ini."


BACAAN LAIN

RENUNGAN KISAH SENGSARA TUHAN KITA YESUS KRISTUS

J.LOVE

31. JATUH PERTAMA KALI

Yesus jatuh menghantam batu besar sementara salib jatuh disampingNya


Yesus digiring ditengah cemooh massa yang melempariNya dengan lumpur, kotoran dan kerikil tajam. Dalam kondisi yang lemah, tidak heran jika Yesus terjatuh. “Orang-orang itu membangkitkanKu dengan cara yang paling brutal. Seorang mencengkeram lenganKu, yang lain menarik jubahKu yang telah lengket pada luka-lukaKu, sehingga luka-luka terkoyak lagi. Yang satu merenggut leherKu, yang lain menjambak rambutKu, lainnya lagi melancarkan pukulan-pukulan mereka dan bahkan tendangan-tendangan mereka yang kuat ke sekujur TubuhKu.” Tidak cukup sampai di situ, mereka kembali menancapkan mahkota duri yang sempat dilepas manakala Yesus mengenakan pakaianNya.


Inilah silih sendiri atas setiap dosa pertama yang kita perbuat dalam setiap jenisnya. Namun yang perlu kita perhatikan adalah bagaimana derita yang dialami Yesus saat mereka membangkitkanNya.  Inilah silih atas keengganan  kita untuk bangkit dari keterpurukan dosa kita. Seringkali kita berdalih bahwa tak ada kemampuan untuk bangkit dari dosa tersebut dan dengan nyaman kita terus berkubang di dalamnya, tanpa mau menyadari bahwa Yesus amat menderita karenanya. Ah, betapa kita terus berperan dalam menyiksa Yesus!.



DOA PENUTUP

Tuhan, Penyelamat kami, Engkau telah menyediakan bantuan bagi kami yang lemah ini. Semoga bantuan-Mu itu kami terima dengan gembira dan kami manfaatkan dengan hidup yang baik. Demi Yesus Kristus, Putera-Mu, dan Pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

 

PENUTUP

P: Marilah memuji Tuhan

U: Syukur kepada Allah