Jumat, 27 Maret 2026

Ibadat Pagi: Jumat, 27 Maret 2026

Jumat, 27 Maret 2026

Pekan V Prapaskah – O Pekan I

Hari Biasa Pekan V Prapaskah (U)

 

IBADAT PAGI

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku.

U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

MADAH

Kristus surya keadilan

Kini fajar Kaudatangkan

Enyahkanlah kegelapan

Tampilkanlah kehidupan.

 

S’moga pertobatan kami

Di masa Prapaska ini

menurunkan rahmat ampun

Atas dosa yang bertimbun.

 

Bila tiba hari Paska

Perkenankan para hamba

Bersorak kegembiraan

Merayakan kebangkitan.

 

Ya Tritunggal mahasuci

Trimalah pujian kami

Yang kami lambungkan ini

Dengan ikhlas penuh bakti. Amin.

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Antifon 1

Ya Tuhan, terimalah kurban sejati di atas mesbahMu.

 

Mazmur 50 (51) Kasihanilah aku, ya Allah

Baharuilah roh budimu dan kenakanlah manusia baru (Ef 4,23-24)

 

Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setiaMu,*

menurut besarnya rahmatMu, hapuskanlah kesalahanku.

 

Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku,*

dan cucilah aku dari dosaku.

 

Kusadari pelanggaranku,*

dosaku selalu membayang di hadapan mataku.

 

Terhadap Engkau, terhadap Engkaulah aku berdosa,*

yang jahat di hadapanMu kulakukan.

 

Jadi ternyata Engkau adil bila menghukum aku,*

dan tepatlah keputusanMu.

 

Sungguh aku dilahirkan dalam kesalahan,*

dan dalam dosa aku dikandung ibu.

 

Sungguh Engkau berkenan akan ketulusan hati,*

Engkau meresapkan kebijaksanaan ke dalam batinku.

 

Bersihkanlah aku, agar aku jadi murni,*

basuhlah aku agar jadi putih melebihi salju.

 

Sampaikanlah kabar sukacita kepadaku,*

semoga hati yang Kauremukkan bersorak gembira.

 

Palingkanlah wajahMu dari dosaku,*

hapuskanlah segala kesalahanku.

 

Ciptakanlah hati murni bagiku, ya Allah,*

baharuilah semangat tabah dalam batinku.

 

Janganlah Kaubuang aku dari hadapanMu,*

janganlah Kauambil rohMu yang kudus dari padaku.

 

Kembalikanlah kepadaku kegembiraan atas keselamatanMu,*

dan berilah aku semangat yang rela.

 

Maka aku akan mengajarkan sikap hatiMu kepada orang berdosa,*

supaya mereka kembali kepadaMu.

 

Lepaskanlah aku dari dosa pembunuhan, ya Allah penyelamatku,*

maka aku akan memashyurkan keadilanMu.

 

Ya Tuhan, sudilah membuka bibirku,*

supaya mulutku mewartakan pujianMu.

 

Engkau tak berkenan akan kurban sembelihan,*

kurban bakar yang kupersembahkan, tidak Kausukai.

 

Persembahan kepada Allah, ialah jiwa yang menyesal,*

hati remuk redam takkan Kautolak.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Antifon 1

Ya Tuhan, terimalah kurban sejati di atas mesbahMu.

 

Antifon 2

Seluruh keturunan Israel dinyatakan benar oleh Tuhan dan dimuliakan.

 

Kidung Yes 45,15-26 Semoga semua bangsa berbalik kepada Tuhan

Semoga dalam nama Yesus semua lutut bertekuk (Flp 2,10)

 

Sungguh, Engkaulah Allah yang tersembunyi,*

Allah Israel, penyelamat.

 

Semua penyembah berhala malu tersipu-sipu,*

pergilah mereka penuh kehinaan.

 

Tetapi Israel diselamatkan Tuhan,*

dengan keselamatan kekal.

 

Kamu tak akan malu tersipu-sipu,*

untuk selama-lamanya.

 

Sebab demikianlah firman Tuhan, pencipta langit,*

Dialah Allah yang membentuk dan mengalaskan bumi.

 

Ia tidak menciptakan bumi kosong.*

tetapi sebagai kediaman manusia:

 

“Akulah Tuhan, tiada yang lain,†

Aku tidak berbicara sembunyi-sembunyi,*

tidak pernah di tempat yang gelap.

 

Tidak pernah Aku berkata kepada keturunan Yakub,†

‘sia-sialah kamu mencari Aku’.*

Akulah Tuhan yang berkata benar dan memberitahukan yang lurus.

 

Berhimpun dan marilah, kamu semua,*

yang diselamatkan dari antara sekalian bangsa.

 

Bodohlah orang, yang mengusung berhala dari kayu,*

yang berseru kepada dewa yang tidak mampu menyelamatkan.

 

Beritahukanlah dan kemukakanlah buktinya, bermufakatlah bersama,†

‘Siapakah dari sediakala memaklumkan masa depan?*

Siapa yang sudah lama memberitahukannya?’

 

Bukankah Aku, Tuhanmu yang memberitahukannya,†

tiada Allah lain kecuali Aku,*

kecuali Aku tak ada Allah yang benar dan menyelamatkan.

 

Bertobatlah kepadaKu untuk diselamatkan,*

hai segala ujung bumi.

 

Akulah Allah, tiada yang lain,†

Aku bersumpah demi diriKu sendiri,*

dari mulutKu keluarlah sabda jujur yang tak terbatalkan ini:

 

‘KepadaKu segala lutut bertekuk,*

demi Aku semua lidah bersumpah’.

 

Setiap orang akan berkata: Hanya pada Tuhanlah,*

kemenangan dan kekuatan.

 

KepadaNya kembali dengan malu,*

yang dulu melawan Dia.

 

Oleh Tuhan seluruh keturunan Israel,*

dinyatakan benar dan dimuliakan”.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Antifon 2

Seluruh keturunan Israel dinyatakan benar oleh Tuhan dan dimuliakan.

 

Antifon 3

Marilah menghadap Tuhan dengan sukaria.

 

Mazmur 99 (100) Kegirangan umat yang masuk bait Allah

Tuhan menyuruh orang-orang yang ditebus menyanyikan kidung kemenangan (S.Atanasius)

 

Bersorak-sorailah bagi Tuhan, hai seluruh bumi,*

berbaktilah kepadaNya dengan gembira.

 

Marilah menghadap Tuhan dengan sukaria,*

ketahuilah bahwa Tuhan itu Allah.

 

Dialah pencipta, dan kita milikNya,*

kita umatNya, domba penggembalaanNya.

 

Masukilah pintu gerbangNya dengan lagu syukur,*

pelataranNya dengan puji-pujian.

 

Bersyukurlah kepadaNya, pujilah namaNya,*

sebab Tuhan itu baik.

 

Cinta kasihNya tetap selama-lamanya,*

dan kesetiaanNya turun-temurun.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Antifon 3

Marilah menghadap Tuhan dengan sukaria.

 

BACAAN SINGKAT

(Yes 53,11b-12)

Orang saleh itu, hambaKu, akan menyucikan semua orang dengan memikul sendiri kesalahan mereka. Maka itu, Aku akan memberi dia semua orang menjadi miliknya, sebab ia menyerahkan diri kepada maut dan digolongkan di antara kaum durhaka. Padahal ia menanggung dosa semua orang dan menjadi pengantara bagi orang-orang jahat.

 

LAGU SINGKAT

P: Tuhan akan melepaskan daku dari perangkap,* Dan dari jerat musuh.

U. Tuhan akan melepaskan daku dari perangkap,* Dan dari jerat musuh.

P: Dari lawan yang memfitnah.

U: Dan dari jerat musuh

P: Kemuliaan kepada Bapa Putera dan Roh Kudus.

U: Tuhan akan melepaskan daku dari perangkap,* Dan dari jerat musuh.

 

Antifon Kidung

Banyak perbuatan baik Kulakukan bagimu. Karena perbuatan manakah kamu mau membunuh Aku?

 

KIDUNG ZAKARIA

(Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*

sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

 

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*

putera Daud, hambaNya.

 

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*

dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

 

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*

dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

 

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*

dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

 

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*

akan membebaskan kita dari tangan musuh.

 

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*

dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

 

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*

sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

 

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*

berkat pengampunan dosa mereka.

 

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*

Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

 

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*

dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Antifon Kidung

Banyak perbuatan baik Kulakukan bagimu. Karena perbuatan manakah kamu mau membunuh Aku?

 

DOA PERMOHONAN

Kristus Tuhan kita telah wafat di salib untuk menghidupkan kita. Patutlah kita bersyukur kepadaNya dan berdoa dengan tulus hati:

U: Hidupkanlah kami dengan wafatMu, ya Tuhan.

 

Guru dan penyelamat kami, Engkau telah membuktikan kesetiaanMu kepada kami, dan memperbaharui kami dengan kemuliaan sengsaraMu,* 

semoga kami jangan berkeras hati dalam kejahatan.

 

Semoga kami hari ini rela mengurangi makanan kami,* 

untuk menolong saudara-saudara kami yang melarat.

 

Semoga kami menerima hari pertobatan ini dengan penuh bakti,* 

dan menyucikannya bagiMu dengan karya amal.

 

Luruskanlah hati kami yang memberontak terhadapMu,* 

dan berilah kami kerelaan dan kebesaran hati.

 

BAPA KAMI

Bapa kami yang ada di surga,

dimuliakanlah namaMu.

Datanglah kerajaanMu.

Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari ini.

Dan ampunilah kesalahan kami,

seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami.

Dan janganlah masukkan kami ke dalam percobaan,

Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin

 

DOA PENUTUP

Tuhan mahapengampun, kami ini orang lemah yang sering jatuh. Ampunilah kejahatan kami dan bebaskanlah kami dari belenggu dosa. Demi Yesus Kristus, pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

 

PENUTUP

P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U: Amin.

Ibadat Bacaan: Jumat, 27 Maret 2026

Jumat, 27 Maret 2026

Pekan V Prapaskah – O Pekan I

Hari Biasa Pekan V Prapaskah (U)

 

IBADAT BACAAN

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku

U: Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

MADAH

Kinilah waktu yang tepat

Untuk menerima rahmat

Asalkan kita bertobat

Dengan kebulatan tekad

 

Hati kita yang terluka

Tertindih timbunan dosa

Mengharapkan pengampunan

Hasil karya Kristus Tuhan

 

Marilah kita semua

Menyiapkan Paska raya

Dengan tekun berusaha

Menjadi abdi sesama

 

Ya Tritunggal maha suci

Trimalah pujian kami

Yang kami lambungkan ini

Dengan ikhlas penuh bakti. Amin.

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Antifon 1

Ya Tuhan, bangkitlah menolong aku

 

Mazmur 34 (35), 1-2,3c,9-19,22-23,27-28 Tuhan penyelamat dalam penganiayaan

Mereka berkumpul..... dan berunding untuk menangkap Yesus dengan tipu muslihat dan untuk membunuh Dia (Mat 26,3-4)

                        I

Ya Tuhan, seranglah mereka yang menyerbu aku,*

berperanglah melawan mereka yang memerangi aku.

 

Ambillah perisai dan jebang,†

bangkitlah menolong aku,*

berkatalah kepada hatiku: “Akulah penyelamatmu.”

 

Maka hatiku akan bersorak dalam Tuhan,*

bersukacitalah atas penyelamatanNya.

 

Dengan segenap hati aku akan berkata: *

“Ya Tuhan, siapakah seperti Engkau?

 

Engkau melepaskan yang lemah dari orang yang lebih kuat,*

yang miskin dari orang yang memerasnya.”

 

Orang pendusta tampil bersaksi melawan daku,*

yang tidak mengenal aku mengusut perkaraku.

 

Mereka membalas kebaikanku dengan kejahatan,*

mematahkan semangat hatiku.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 1

Ya Tuhan, bangkitlah menolong aku

 

Antifon 2

Adililah perkaraku; belalah aku, ya Tuhan, sebab Engkau berkuasa

                        II

Sedang musuhku berpesta pora aku bertapa,*

aku menyiksa diri dengan puasa.

 

Aku  mengungsi kepada doa *

yang kupeluk bagaikan sahabat karib.

 

Seperti seorang yang berkabung atas kematian ibunya,*

hatiku hancur luluh karena sedih.

 

Ketika aku tersandung, mereka berkerumun mengejek-ejek,*

mereka berkerumun melawan daku.

 

Orang yang tak kukenal menyayat hatiku,*

mereka tidak malu memfitnah aku.

 

Mereka mengepung aku sambil mengolok-olok *

dan menggertakkan gigi terhadapku.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 2

Adililah perkaraku; belalah aku, ya Tuhan, sebab Engkau berkuasa

 

Antifon 3

Aku akan mewartakan keadilanMu dan memuji Engkau sepanjang hari

                        III

Ya Tuhan, masih berapa lamakah Engkau berpangku tangan? *

selamatkanlah aku dari tipu daya dan kebuasan mereka.

 

Aku akan bersyukur kepadaMu dalam himpunan umat, *

di tengah-tengah rakyat banyak aku akan memuliakan Dikau.

 

Jangan biarkan para pengkhianat mempermainkan daku, *

para musuhku yang mengerlingkan mata untuk mengganyang aku.

 

Perhatikanlah aku, ya Tuhan, jangan membisu,*

Tuhan, janganlah jauh dari padaku.

 

Tolong, tolong, majulah membela aku,*

ya Tuhan Allahku, berjuanglah bagiku.

 

Semoga teman-temanku bersorak gembira,*

semua yang mengharapkan keselamatanku.

 

Semoga mereka mengakui: “Agunglah Tuhan, *

Ia memperjuangkan kesejahteraan hambaNya.”

 

Maka aku akan mewartakan keadilanMu *

dan memuji Engkau sepanjang hari.

 

Kemuliaan  kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 3

Aku akan mewartakan keadilanMu dan memuji Engkau sepanjang hari

 

BACAAN

Dikutip dari http://www.imankatolik.or.id

Bil  22:1-8a,20-35

Bil 22:1     Kemudian berangkatlah orang Israel, dan berkemah di dataran Moab, di daerah seberang sungai Yordan dekat Yerikho.


Bil 22:2     Balak bin Zipor melihat segala yang dilakukan Israel kepada orang Amori.


Bil 22:3     Maka sangat gentarlah orang Moab terhadap bangsa itu, karena jumlahnya banyak, lalu muak dan takutlah orang Moab karena orang Israel.


Bil 22:4     Lalu berkatalah orang Moab kepada para tua-tua Midian: "Tentu saja laskar besar itu akan membabat habis segala sesuatu yang di sekeliling kita, seperti lembu membabat habis tumbuh-tumbuhan hijau di padang." Adapun pada waktu itu Balak bin Zipor menjadi raja Moab.


Bil 22:5     Raja ini mengirim utusan kepada Bileam bin Beor, ke Petor yang di tepi sungai Efrat, ke negeri teman-teman sebangsanya, untuk memanggil dia, dengan pesan: "Ketahuilah, ada suatu bangsa keluar dari Mesir; sungguh, sampai tertutup permukaan bumi olehnya, dan mereka sedang berkemah di depanku.


Bil 22:6     Karena itu, datanglah dan kutuk bangsa itu bagiku, sebab mereka lebih kuat dari padaku; mungkin aku sanggup mengalahkannya dan menghalaunya dari negeri ini, sebab aku tahu: siapa yang kauberkati, dia beroleh berkat, dan siapa yang kaukutuk, dia kena kutuk."


Bil 22:7     Lalu berangkatlah para tua-tua Moab dan para tua-tua Midian dengan membawa di tangannya upah penenung; setelah mereka sampai kepada Bileam, disampaikanlah kepadanya pesan Balak.


Bil 22:8a Lalu berkatalah Bileam kepada mereka: "Bermalamlah di sini pada malam ini, maka aku akan memberi jawab kepadamu, sesuai dengan apa yang akan difirmankan TUHAN kepadaku."


Bil 22:20 Datanglah Allah kepada Bileam pada waktu malam serta berfirman kepadanya: "Jikalau orang-orang itu memang sudah datang untuk memanggil engkau, bangunlah, pergilah bersama-sama dengan mereka, tetapi hanya apa yang akan Kufirmankan kepadamu harus kaulakukan."


Bil 22:21 Lalu bangunlah Bileam pada waktu pagi, dipelanainyalah keledainya yang betina, dan pergi bersama-sama dengan pemuka-pemuka Moab.


Bil 22:22 Tetapi bangkitlah murka Allah ketika ia pergi, dan berdirilah Malaikat TUHAN di jalan sebagai lawannya. Bileam mengendarai keledainya yang betina dan dua orang bujangnya ada bersama-sama dengan dia.


Bil 22:23 Ketika keledai itu melihat Malaikat TUHAN berdiri di jalan, dengan pedang terhunus di tangan-Nya, menyimpanglah keledai itu dari jalan dan masuk ke ladang. Maka Bileam memukul keledai itu untuk memalingkannya kembali ke jalan.


Bil 22:24 Kemudian pergilah Malaikat TUHAN berdiri pada jalan yang sempit di antara kebun-kebun anggur dengan tembok sebelah-menyebelah.


Bil 22:25 Ketika keledai itu melihat Malaikat TUHAN, ditekankannyalah dirinya kepada tembok, sehingga kaki Bileam terhimpit kepada tembok. Maka ia memukulnya pula.


Bil 22:26 Berjalanlah pula Malaikat TUHAN terus dan berdirilah Ia pada suatu tempat yang sempit, yang tidak ada jalan untuk menyimpang ke kanan atau ke kiri.


Bil 22:27 Melihat Malaikat TUHAN meniaraplah keledai itu dengan Bileam masih di atasnya. Maka bangkitlah amarah Bileam, lalu dipukulnyalah keledai itu dengan tongkat.


Bil 22:28 Ketika itu TUHAN membuka mulut keledai itu, sehingga ia berkata kepada Bileam: "Apakah yang kulakukan kepadamu, sampai engkau memukul aku tiga kali?"


Bil 22:29 Jawab Bileam kepada keledai itu: "Karena engkau mempermain-mainkan aku; seandainya ada pedang di tanganku, tentulah engkau kubunuh sekarang."


Bil 22:30 Tetapi keledai itu berkata kepada Bileam: "Bukankah aku ini keledaimu yang kautunggangi selama hidupmu sampai sekarang? Pernahkah aku berbuat demikian kepadamu?" Jawabnya: "Tidak."


Bil 22:31 Kemudian TUHAN menyingkapkan mata Bileam; dilihatnyalah Malaikat TUHAN dengan pedang terhunus di tangan-Nya berdiri di jalan, lalu berlututlah ia dan sujud.


Bil 22:32 Berfirmanlah Malaikat TUHAN kepadanya: "Apakah sebabnya engkau memukul keledaimu sampai tiga kali? Lihat, Aku keluar sebagai lawanmu, sebab jalan ini pada pemandangan-Ku menuju kepada kebinasaan.


Bil 22:33 Ketika keledai ini melihat Aku, telah tiga kali ia menyimpang dari hadapan-Ku; jika ia tidak menyimpang dari hadapan-Ku, tentulah engkau yang Kubunuh pada waktu itu juga dan dia Kubiarkan hidup."


Bil 22:34 Lalu berkatalah Bileam kepada Malaikat TUHAN: "Aku telah berdosa, karena aku tidak mengetahui, bahwa Engkau ini berdiri di jalan menentang aku. Maka sekarang, jika hal itu jahat di mata-Mu, aku mau pulang."


Bil 22:35 Tetapi Malaikat TUHAN berfirman kepada Bileam: "Pergilah bersama-sama dengan orang-orang itu, tetapi hanyalah perkataan yang akan Kukatakan kepadamu harus kaukatakan." Sesudah itu pergilah Bileam bersama-sama dengan pemuka-pemuka Balak itu.

 

BACAAN LAIN

RENUNGAN KISAH SENGSARA TUHAN KITA YESUS KRISTUS

J. LOVE

38. TANGAN DIPAKU PADA KAYU SALIB

Kedua tangan Yesus dipaku dengan direnggangkan yang merobek urat saraf

Seorang prajurit pembantu berlutut di atas dada Yesus. Seorang lagi memegang tangan kanan Yesus, dan prajurit ketiga memaku tangan kanan Yesus dengan sebuah paku besar. Yesus meneriakkan satu erangan yang dalam dan tertahan. Setelah itu, mereka kemudian menarik lengan kiriNya hingga urat-urat saraf robek dan sendi-sendi lengan serta dadaNya terlepas. Itu dilakukan agar tangan kiri Yesus dapat mencapai lubang paku yang telah dipersiapkan pada salib. Kemudian, dengan proses yang sama, mereka memaku tangan kiri Yesus pada salib. Perlakuan ngeri ini membuat Yesus amat kesakitan.


Dipaku pada salib sudah merupakan sebuah siksaan, apalagi jika direnggangkan hingga urat saraf robek dan sendi terlepas. Sungguh menyakitkan. Inilah silih atas semua perbuatan dosa yang dilakukan dengan menggunakan tangan kita. Atas semua tulisan dan tanda tangan yang bertentangan dengan hukum Tuhan. Atas segala kekerasan dan segala hal yang dilakukan oleh tangan kita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Juga atas dosa dari keengganan kita menggunakan tangan kita untuk berbuat kebaikan dan keadilan. Atas segala dosa kemalasan dan kelambanan.


DOA PENUTUP

Tuhan mahapengampun, kami ini orang lemah yang sering jatuh. Ampunilah kejahatan kami dan bebaskanlah kami dari belenggu dosa. Demi Yesus Kristus, pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

 

PENUTUP

P: Marilah memuji Tuhan

U: Syukur kepada Allah