Minggu, 22 Februari 2026

Ibadat Penutup: Minggu, 22 Februari 2026

Minggu, 22 Februari 2026

Pekan I Prapaskah – O Pekan I

Hari Minggu Prapaskah I (U)

 

IBADAT PENUTUP

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku

U: Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

DOA TOBAT

P: Tuhan Yesus Kristus, Engkau diutus menyembuhkan orang yang remuk redam;

Tuhan, kasihanilah kami.

U: Tuhan, kasihanilah kami.

P: Engkau datang memanggil orang yang berdosa;

Kristus, kasihanilah kami.

U: Kristus, kasihanilah kami.

P: Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami;

Tuhan, kasihanilah kami.

U: Tuhan, kasihanilah kami.

P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U : Amin.

 

MADAH

Kristus cahaya mulia

Kegelapan Kauenyahkan

Malam maut tak berdaya

Sudah kalah Kaulumpuhkan

 

Lindungilah kami Tuhan

Selama semalam ini

Kami mohon ketenangan

Dalam istirahat nanti

 

Meski mata kan tertidur

Semoga hati berjaga

Rapi selalu teratur

Siap menyambut rajanya

 

Terpujilah Kristus raja

Bersama Bapa mulia

Dan Roh kudus sumber cinta

Sepanjang segala masa. Amin.

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Antifon 1

Tuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

 

Mazmur 90 (91) Perlindungan Allah yang mahatinggi

Sesungguhnya Aku telah memberi kamu kuasa untuk menginjak ular dan kalajengking (Luk 10,19)

 

Hendaklah orang yang berlindung pada Allah yang mahatinggi *

menikmati malam yang aman dalam naungan Tuhan.

 

Hendaklah ia berdoa: “Ya Tuhan, Engkaulah pelindung dan pengungsianku,*

ya Allahku, padaMulah aku percaya.”

 

Hanya Tuhanlah yang akan melepaskan dikau dari perangkap,*

melindungi engkau terhadap wabah yang berkecamuk.

 

Ia menudungi engkau dengan kepakNya,†

dan di bawah sayapNya engkau akan berlindung,*

lenganNya akan menjadi perisai dan jebang bagimu.

 

Engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam,*

akan panah yang mengancam di waktu siang,*

 

Akan wabah yang menular dalam kegelapan,*

akan bencana yang mengamuk di siang hari.

 

Walaupun seribu orang rebah di sebelah kirimu,†

dan sepuluh ribu di sebelah kananmu,*

namun engkau takkan kejangkitan.

 

Engkau akan menyaksikan kehancuran musuh *

dan pembalasan terhadap orang-orang jahat.

 

Jika engkau memilih Tuhan menjadi pelindungmu *

dan Allah mahatinggi menjadi penopangmu,

 

Maka engkau takkan ditimpa malapetaka,*

dan kemahmu takkan diserang wabah;

 

Sebab Allah akan mengutus malaikatNya *

untuk menjaga engkau kemanapun engkau pergi.

 

Mereka akan menatang engkau dengan tangan mereka,*

jangan sampai kakimu tersandung pada batu.

 

Singa dan harimau akan kaulangkahi,*

ular dan naga akan kauinjak-injak.

 

Sebab Allah bersabda:”Mengingat bahwa ia berpaut padaKu,*

maka Aku akan menyelamatkannya;

 

Aku akan menjadi pelindungnya, jika ia mengakui Aku,*

jika ia berseru kepadaKu, Aku akan menjawabnya.

 

Aku akan tetap besertanya dan membebaskan dia dari kesesakan,*

dan Aku akan memuliakannya.

 

Aku akan memuaskan dia dengan usia lanjut *

dan memperkenankan dia menikmati keselamatanKu.”

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

seperti pada permulaan sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 1

Tuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

 

BACAAN SINGKAT

Why 22,4-5

Para hamba Allah akan memandang wajah Allah, dan nama Allah tertera pada dahi mereka. Malam takkan ada lagi, cahaya lampu atau sinar matahari takkan mereka perlukan lagi. Sebab Tuhan Allah menerangi mereka, dan mereka akan meraja selama-lamanya.

 

LAGU SINGKAT

P:  Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku, ya Tuhan, penyelamatku.

U: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku, ya Tuhan, penyelamatku

P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.

U: Ya Tuhan, penyelamatku.

P: Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

U: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku, ya Tuhan, penyelamatku.

 

KIDUNG SIMEON

 

Antifon

Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

 

Kidung Simeon (Luk 2,29-32)

 

Sekarang Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang *

dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

 

Sebab aku telah melihat keselamatanMu *

yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

 

Cahaya untuk menerangi para bangsa *

dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

seperti pada permulaan sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon

Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

 

DOA PENUTUP

Tuhan, pelindung kami, pada hari ini kami telah merayakan wafat dan kebangkitan Kristus. Dengarkanlah kiranya ucapan bibir kami, dan jauhkanlah segala mara bahaya. Semoga kami tidur dengan nyenyak dan aman sentosa dalam damaiMu, sehingga kami dapat bangun lagi dengan gembira hati untuk memuji Engkau. Demi Kristus, pengantara kami. Amin

 

PENUTUP

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.

U: Amin.

 

ANTIFON PENUTUP

Salam, ya ratu surgawi

salam, bunda Putra ilahi.

Darimulah hidup kami

memperoleh terang suci.

Bersukalah, ya Maria,

bunda yang paling jelita.

Hiduplah, bunda mulia,

doakanlah kami semua.

====

DOA MALAM

Bapa yang kekal, aku mempersembahkan padaMu, Hati Kudus Yesus, dengan segenap cinta kasihNya :

-       Segala kesusahanNya dan segenap kebaikanNya, untuk melebur segala dosa yang aku lakukan hari ini dan sepanjang hidupku.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad.

-       Untuk menyucikan segala kebaikan yang kuperbuat dalam segala kelemahanku, hari ini dan sepanjang hidupku

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad.

-       Untuk mengejar segala kebaikan yang seharusnya sudah kulakukan dan yang telah kulalaikan sekarang dan sepanjang hidupku

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad.

 

Tuhan Yesus ada di kepalaku dan di dalam pengertianku.

Tuhan Yesus ada di mataku dan di dalam penglihatanku.

Tuhan Yesus ada di mulutku dan di dalam ucapan-ucapanku.

Tuhan Yesus ada di dalam hatiku dan di dalam pikiranku.

Biarlah Tuhan Yesus ada di dalam ajalku dan pada saat keberangkatanku.

Amin


Doa malam ini didoakan setiap hari oleh seorang biarawati. Biarawati ini baru saja meninggal dunia dan menampakkan diri pada pembina rohaninya, yang sedang mendoakan dia agar masuk ke Surga  setelah diampuni dosa-dosanya.

Biarawati itu mengatakan bahwa dirinya tidak perlu didoakan lagi karena sudah langsung ke Surga, sebab doa-doa malam tersebut, dia sudah membayar hutang-hutangnya.

Ibadat Sore: Minggu, 22 Februari 2026

Minggu, 09 Maret 2025

Pekan I Prapaskah – O Pekan I

Hari Minggu Prapaskah I (U)

 

IBADAT SORE

 

PEMBUKAAN

P: Ya, Allah, bersegeralah menolong aku.

U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

MADAH

Dengarkan Bapa ilahi

Doa dan jeritan hati

Yang kami panjatkan ini

Di masa Prapaska suci.

 

Sungguh banyak dosa kami

Semua kami akui

Maafkanlah sembuhkanlah

Hati kami luka parah.

 

Semoga tubuh kamipun

Dengan tabah lagi tekun

Melatih tobat dan tapa

Dengan pantang dan puasa.

 

Kami mohon pada Tuhan

S’moga masa persiapan

Yang kami langsungkan ini

Kaulimpahi rahmat suci. Amin

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Antifon 1

Ya Tuhan, terimalah kami, yang dengan rendah hati menyesali dosa, dan sudilah kiranya menerima persembahan kami ini.

 

Mazmur 109, (110)-5.7 Almasih, raja dan imam

Kristus harus memegang pemerintahan sebagai raja, sampai Allah meletakkan semua musuh di bawah kakiNya (1 Kor 15,25)

 

Tuhan berfirman kepada baginda: “Duduklah di sisi kananKu,*

sampai musuh musuhmu Kujadikan tumpuan kakimu”.

 

Tuhan meluaskan kekuasaan baginda dari kediamanNya di Sion,*

“Berkuasalah atas para musuh.

 

Engkau berkuasa sejak kelahiranmu, di atas gunung yang suci,*

sejak engkau terkandung, sejak fajar masa mudamu”.

 

Tuhan telah bersumpah dan tidak menyesal,*

“Engkaulah imam seperti Melkisedek, untuk selama-lamanya”.

 

Tuhan mendampingi baginda,*

pada hari kemurkaanNya raja-raja dihancurkanNya.

 

Tuhan menyertai baginda dalam segala usaha,*

agar baginda berlangkah maju dengan gagah perkasa.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Antifon 1

Ya Tuhan, terimalah kami, yang dengan rendah hati menyesali dosa, dan sudilah kiranya menerima persembahan kami ini.

 

Antifon 2

Apabila kamu berseru, niscaya Tuhan akan menjawab. Kalau kamu memanggilNya, Ia akan menyahut: Aku hadir di sini.

 

Mazmur 113 A (114) Israel dibebaskan dari Mesir

Hendaknya saudara sekalian mengetahui, bahwa saudara juga keluar dari Mesir dengan meninggalkan cara hidup dunia ini (S.Agustinus)

 

Ketika Israel keluar dari Mesir,*

keluarga Yakub dari bangsa asing,

 

Maka Yehuda menjadi wilayah Tuhan,*

Israel daerah kekuasaanNya.

 

Laut melihat, lalu menyingkir,*

sungai Yordan berbalik ke hulu.

 

Gunung melompat bagaikan kijang,*

dan bukit laksana anakdomba.

 

Ada apa, hai laut, sehingga menyingkir,*

hai Yordan, sehingga berbalik ke hulu?

 

Hai gunung, mengapa melompat bagaikan kijang,*

hai bukit, mengapa laksana anakdomba?

 

Gemetarlah, hai bumi, di hadapan Tuhan,*

di hadirat Allah Yakub.

 

Ia mengubah wadas menjadi danau,*

dan batu menjadi mata air.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Antifon 2

Apabila kamu berseru, niscaya Tuhan akan menjawab. Kalau kamu memanggilNya, Ia akan menyahut: Aku hadir di sini.

 

Antifon 3

Kristus sudah mati karena dosa kita, yang tak bersalah bagi orang-orang yang bersalah, untuk menghantar kita kepada Allah. Kristus telah menderita kematian di dunia ini, tetapi Allah sudah menghidupkanNya di dalam Roh.

 

Kidung 1 Ptr 2,21-24 Dengan suka rela hamba Allah menderita

 

Kristus telah menderita sengsara bagi kita,+

dan memberikan teladan,*

supaya kita mengikuti jejakNya.

 

Ia tak pernah berdosa,*

dan tak terdapat dusta pada mulutNya.

 

Ketika dinista, Ia tak membalas dengan nista,*

tatkala menderita, Ia tak mengancam;

 

Tetapi menyerahkan semuanya kepada Allah,*

hakim yang adil.

 

Ia sendiri menanggung dosa kita,*

ketika mati di kayu salib;

 

Supaya kita mati terhadap dosa,*

lalu hidup dengan suci.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Antifon 3

Kristus sudah mati karena dosa kita, yang tak bersalah bagi orang-orang yang bersalah, untuk menghantar kita kepada Allah. Kristus telah menderita kematian di dunia ini, tetapi Allah sudah menghidupkanNya di dalam Roh.

 

BACAAN SINGKAT

(1Kor 9,24-25)

Dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi hanya satu orang saja yang mendapat hadiah. Larilah sedemikian rupa hingga kamu menang. Semua peserta pertandingan menguasai diri dalam segala hal. Mereka hanya untuk merebut mahkota yang fana, tetapi kita untuk yang baka.

 

LAGU SINGKAT

P: Perhatikanlah dan kasihanilah kami, ya Tuhan,* Sebab kami berdosa di hadapanMu.

U: Perhatikanlah dan kasihanilah kami, ya Tuhan,* Sebab kami berdosa di hadapanMu.

P: Dengarkanlah permohonan kami, ya Kristus.

U: Sebab kami berdosa di hadapanMu.

P: Kemuliaan kepada Bapa Putera dan Roh Kudus.

U: Perhatikanlah dan kasihanilah kami, ya Tuhan,* Sebab kami berdosa di hadapanMu.

 

Antifon Kidung

Jagalah kami, penyelamat kekal, jangan sampai kami terjerat oleh penggoda yang licik, sebab Engkaulah yang menjadi penolong kami.

 

KIDUNG MARIA

(Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*

hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

 

Sebab Ia memperhatikan daku,*

hambaNya yang hina ini.

 

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*

oleh sekalian bangsa.

 

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*

kuduslah namaNya.

 

Kasih sayangNya turun-temurun,*

kepada orang yang takwa.

 

Perkasalah perbuatan tanganNya,*

dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

 

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*

yang hina-dina diangkatnya.

 

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*

orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

 

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*

Allah telah menolong Israel, hambaNya.

 

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*

untuk selama-lamanya.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Antifon Kidung

Jagalah kami, penyelamat kekal, jangan sampai kami terjerat oleh penggoda yang licik, sebab Engkaulah yang menjadi penolong kami.

 

DOA PERMOHONAN

Pujian bagi Allah Bapa, sebab Ia melahirkan kembali umat pilihanNya dengan sabdaNya yang kekal. Marilah kita mohon kepadaNya:

U: Kasihanilah umatMu, ya Tuhan.

 

Ya Allah mahapengasih, dengarkanlah permohonan yang kami haturkan bagi umatMu,* 

agar kami mendambakan sabdaMu, dan tidak hanya menginginkan rezeki yang fana.

 

Ajarlah kami mencintai bangsa kami dan semua manusia tanpa memandang muka,* 

dan selalu mengusahakan kebaikan dan perdamaian.

 

Ingatlah semua orang yang hendak dilahirkan kembali dalam pembaptisan,*

agar mereka ikut membangun rumah rohani bagiMu sebagai batu yang hidup.

 

Dengan khotbah nabi Yunus Engkau telah mentobatkan orang-orang Ninive,*

ubahlah kiranya hati semua orang berdosa dengan sabdaMu.

 

Semoga orang-orang yang meninggal dapat menghadap Kristus hakimnya penuh pengharapan,* 

dan bergembira melihat Engkau selama-lamanya.

 

BAPA KAMI

Bapa kami yang ada disurga

Dimuliakanlah namaMu

Datanglah kerajaanMu

Jadilah kehendakMu diatas bumi seperti di dalam surga

Berilah kami rejeki pada hari ini

Dan ampunilah kesalahan kami

Seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami

Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan

Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin.


DOA PENUTUP

Allah mahakuasa, dengan menjalani masa Prapaska ini, kami berusaha memahami misteri Kristus dengan lebih baik. Semoga kami layak hidup bersama Dia kelak. Sebab Dialah, PuteraMu dan  pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

 

PENUTUP

P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U: Amin.

======

DOA PEMBEBASAN DARI KUTUK

Bapa yang kekal, Engkaulah satu-satunya Tuhan yang abadi, Tuhan yang adalah kasih, penuh belas kasih dan ramah. Lihatlah Putera TunggalMu, Yesus Kristus, dan kasihanilah.

Kupersembahkan kepadaMu kesakitanNya pada penderaan di tiang, luka-luka dan darahNya, bagi semua orang yang berada di bawah kutuk dosa nenek moyang mereka dan ketidakpatuhan mereka, yang melanggar perjanjian yang mereka buat denganMu.

Semoga Engkau membebaskan kami melalui penderaan PuteraMu, sembuhkanlah melalui luka-lukaNya dan selamatkanlah melalui Darah BerhargaNya. Amin

 

Darah Berharga Yesus Kristus – lepaskanlah kami dari kutuk-kutuk.

Luka-luka Yesus Kristus – sembuhkanlah luka-luka kami

Dengan penderaanMu, - meteraikanlah kami. Amin

====

“Semua yang ada di bawah kutuk dan secara terus menerus mengucapkan doa ini akan dibebaskan dari kutuk-kutuk mereka. Keluarga yang menderita dari kutuk akan dosa yang dilakukan oleh nenek moyang mereka dan melakukan 144 novena melalui doa ini; akan dibebaskan. Semua yang melanggar sebuah perjanjian dan seharusnya mati akan diselamatkan dan juga dilepaskan dari kutuk mereka jika mereka secara terus menerus mengucapkan doa ini dan bertobat. Anak-anakKu, betapa mengerikannya jika mengalami murka Tuhan! Berpalinglah dari dosa-dosamu dan hiduplah. Aku mengasihi kalian semua. Jadilah sembuh.”

Sumber: Buku “Precious Blood of Jesus”

NIHIL OBSTAT: Rev. Fr. Stephen Obiukwu Censor Deputatus Chairman, Doctrine and Faith Committee Archdiocese of Onitsha, Anambra State, Nigeria 1 July 1999 Imprimatur of Ayo-Maria Atoyebi. O.P., Bishop of Ilorin, Nigeria, June 17, 2001