Kamis, 13 Agustus 2026

Ibadat Bacaan: Kamis, 13 Agustus 2026

Kamis, 13 Agustus 2026

Pekan Biasa XIX– O PEKAN III

HARI BIASA (H)

 

IBADAT BACAAN

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku

U: Ya Tuhan, perhatikanlah hamba-Mu

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, 

seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Alleluya

 

MADAH

Kristus Penebus Ilahi

Bersabdalah pada kami

Singkirkanlah kejahatan

Supaya iman bertahan.

 

Jangan kami memikirkan

Dugaan yang bukan-bukan

Tentang sesama saudara

Hingga keruh suasana.

 

Smoga kami berusaha

Membina kasih setia

Agar dalam segalanya

Kerukunan tetap nyata.

 

Terpujilah Kristus Raja

Dan Bapa Mahakuasa

Serta Roh penghibur suci

Sumber kasih yang sejati. Amin.

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Ant. 1    Pandanglah, ya Tuhan, dan perhatikanlah penghinaan yang menimpa kami.

 

Mazmur 88 (89):39-53    Ratap tangis keruntuhan wangsa Daud

Allah mengangkat seorang penyelamat yang gagah perkasa, putera Daud hamba-Nya (Lukas 1:69).

                                    IV

Ya Tuhan, Engkau menolak wangsa Daud dalam murka-Mu,*

Engkau memarahi raja yang Kauurapi.

 

Engkau membatalkan perjanjian dengan hamba-Mu,*

menajiskan mahkotanya seperti kotoran.

 

Engkau menggempur temboknya,*

meruntuhkan bentengnya menjadi puing.

 

Semua orang yang lewat merampoknya,*

dan ia menjadi tertawaan tetangganya.

 

Engkau menguatkan tangan para lawannya,*

membuat semua musuhnya bersukacita.

 

Dalam murka-Mu Engkau membalikkan mata pedangnya,*

melumpuhkan kesaktian senjatanya.

 

Engkau memudarkan kegemilangannya di antara pasukannya,*

mencampakkan takhtanya ke tanah.

 

Engkau mempersingkat masa mudanya,*

mempermalukan kejantanannya dengan kemandulan.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, 

seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Ant. 1    Pandanglah, ya Tuhan, dan perhatikanlah penghinaan yang menimpa kami.

 

Ant. 2    Akulah tunas dan keturunan Daud, bintang timur yang gilang gemilang.

                                        V

Masih berapa lamakah, ya Tuhan, Engkau memalingkan diri?*

Masih berapa lamakah, ya Allah, murka-Mu berkobar-kobar laksana api?

 

Ingatlah akan kesusahanku, akan kerapuhan hidupku!*

Betapa sia-sialah Kauciptakan semua manusia!

 

Adakah orang hidup yang tidak mengalami kematian? *

Adakah orang yang dapat meloloskan diri dari alam maut?

 

Di manakah kasih setia-Mu yang dahulu, ya Tuhan,*

yang telah Kausumpahkan kepada Daud demi kesetiaan-Mu?

 

Ya Tuhan, perhatikanlah penghinaan yang menimpa hamba-Mu,*

segala tombak bangsa kafir menusuk dadaku.

 

Perhatikanlah, ya Tuhan, bahwa musuh-Mu menghina aku, *

mereka mendurhaka melawan raja yang Kauurapi.

 

Terpujilah Tuhan *

selama-lamanya. Amin

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, 

seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Ant. 2    Akulah tunas dan keturunan Daud, bintang timur yang gilang gemilang.

 

Ant. 3    Tahun-tahun kami lenyap bagaikan rumput, dari kekal sampai kekal Engkaulah Allah.

 

Mazmur 89 (90)    Limpahkanlah kemurahan-Mu kepada kami.

Di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun, dan seribu tahun sama seperti satu hari (2Petrus 3:8)

 

Tuhan, Engkaulah pelindung kami *

turun temurun

 

Sebelum gunung gemunung dijadikan,†

sebelum bumi dan jagat dilahirkan,*

dari kekal sampai kekal Engkaulah Allah.

 

Engkau mengembalikan manusia kepada debu *

dengan bersabda: “Kembalilah, hai anak Adam!”

 

Sebab bagi-Mu seribu tahun sama dengan hari kemarin,*

sama dengan satu giliran ronda malam.

 

Manusia hilang lenyap seperti mimpi,*

seperti rumput yang disabit.

 

Pagi-pagi berkembang dan berbunga,*

waktu sore layu dan kering.

 

Hati kami hancur luluh karena amarah-Mu,*

karena geram murka-Mu kami remuk redam.

 

Kesalahan kami Kaubeberkan di hadapan-Mu,*

dan dosa kami yang tersembunyi terbongkar dalam pandangan-Mu.

 

Segala hari kami lenyap dalam murka-Mu,*

segenap tahun kami hilang bagaikan nafas.

 

Batas umur kami tujuh puluh tahun,*

atau delapan puluh jika kuat.

 

Dan hampir seluruhnya susah dan derita,*

dalam sekejap mata kami lenyap.

 

Mengapa gerangan Engkau murka begitu hebat? *

Mengapa orang takwa Kaumarahi?

 

Ajarlah kami menghitung-hitung hidup kami,*

supaya kami beroleh budi yang arif.

 

Kembalilah kepada kami, ya Tuhan!  Mengapa Engkau terlambat? *

Kasihanilah kami, para hamba-Mu!

 

Penuhilah kami dengan kasih setia-Mu waktu pagi,*

supaya kami bernyanyi gembira seumur hidup.

 

Berilah kami kegembiraan seimbang dengan hari-hari penderitaan kami,*

seimbang dengan tahun-tahun kemalangan kami.

 

Perlihatkanlah karya-Mu kepada para hamba-Mu,*

dan keagungan-Mu kepada anak-anak mereka.

 

Ya Tuhan, limpahkanlah kemurahan-Mu kepada kami *

dan teguhkanlah pekerjaan tangan kami.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, 

seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Ant. 3    Tahun-tahun kami lenyap bagaikan rumput, dari kekal sampai kekal Engkaulah Allah.

 

BACAAN

Dikutip dari  http://www.imankatolik.or.id

Zakharia 11:4-12:8

Za 11:4 Beginilah firman TUHAN Allahku kepadaku: "Gembalakanlah domba-domba sembelihan itu!


Za 11:5 Orang-orang yang membelinya menyembelihnya dengan tidak merasa bersalah dan orang-orang yang menjualnya berkata: Terpujilah TUHAN! Aku telah menjadi kaya! Dan orang-orang yang menggembalakannya tidak mengasihaninya.


Za 11:6 Sebab Aku tidak lagi akan mengasihani penduduk bumi, demikianlah firman TUHAN, melainkan sesungguhnya, Aku akan menyerahkan manusia masing-masing ke dalam tangan gembalanya dan ke dalam tangan rajanya; mereka ini akan menghancurkan bumi dan Aku tidak akan melepaskan seorangpun dari tangan mereka."


Za 11:7 Maka aku menggembalakan domba-domba sembelihan itu untuk pedagang-pedagang domba. Aku mengambil dua tongkat: yang satu kusebutkan "Kemurahan" dan yang lain kusebutkan "Ikatan"; lalu aku menggembalakan domba-domba itu.


Za 11:8 Dalam satu bulan aku melenyapkan ketiga gembala itu. Kemudian aku tidak dapat menahan hati lagi terhadap domba-domba itu, dan mereka pun merasa muak terhadap aku.


Za 11:9 Lalu aku berkata: "Aku tidak mau lagi menggembalakan kamu; yang hendak mati, biarlah mati; yang hendak lenyap, biarlah lenyap, dan yang masih tinggal itu, biarlah masing-masing memakan daging temannya!"


Za 11:10 Aku mengambil tongkatku "Kemurahan", lalu mematahkannya untuk membatalkan perjanjian yang telah kuikat dengan segala bangsa.


Za 11:11 Jadi dibatalkanlah perjanjian pada hari itu, maka tahulah pedagang-pedagang domba yang sedang mengamat-amati aku, bahwa itu adalah firman TUHAN.


Za 11:12 Lalu aku berkata kepada mereka: "Jika itu kamu anggap baik, berikanlah upahku, dan jika tidak, biarkanlah!" Maka mereka membayar upahku dengan menimbang tiga puluh uang perak.


Za 11:13 Tetapi berfirmanlah TUHAN kepadaku: "Serahkanlah itu kepada penuang logam!" -nilai tinggi yang ditaksir mereka bagiku. Lalu aku mengambil ketiga puluh uang perak itu dan menyerahkannya kepada penuang logam di rumah TUHAN.


Za 11:14 Kemudian aku mematahkan tongkat yang kedua, yaitu "Ikatan", untuk meniadakan persaudaraan antara Yehuda dan Israel.


Za 11:15 Sesudah itu berfirmanlah TUHAN kepadaku: "Ambillah sekali lagi perkakas seorang gembala yang pandir!


Za 11:16 Sebab sesungguhnya, Aku akan membangkitkan di negeri ini seorang gembala yang tidak mengindahkan yang lenyap, yang tidak mencari yang hilang, yang tidak menyembuhkan yang luka, yang tidak memelihara yang sehat, melainkan memakan daging dari yang gemuk dan mencabut kuku mereka.


Za 11:17 Celakalah gembala-Ku yang pandir, yang meninggalkan domba-domba! Biarlah pedang menimpa lengannya dan menimpa mata kanannya! Biarlah lengannya kering sekering-keringnya, dan mata kanannya menjadi pudar sepudar-pudarnya!"


Za 12:1 Ucapan ilahi. Firman TUHAN tentang Israel: Demikianlah firman TUHAN yang membentangkan langit dan yang meletakkan dasar bumi dan yang menciptakan roh dalam diri manusia:


Za 12:2 "Sesungguhnya Aku membuat Yerusalem menjadi pasu yang menyebabkan segala bangsa di sekeliling menjadi pening; juga Yehuda akan mengalami kesusahan ketika Yerusalem dikepung.


Za 12:3 Maka pada waktu itu Aku akan membuat Yerusalem menjadi batu untuk diangkat bagi segala bangsa. Siapa yang mengangkatnya pastilah mendapat luka parah. Segala bangsa di bumi akan berkumpul melawannya.


Za 12:4 Pada waktu itu, demikianlah firman TUHAN, Aku akan membuat segala kuda menjadi bingung, penunggangnya menjadi gila. Atas kaum Yehuda, Aku akan membuka mata-Ku, tetapi segala kuda bangsa akan Kubuat menjadi buta.


Za 12:5 Sesudah itu kaum-kaum di Yehuda akan berkata dalam hatinya: Penduduk Yerusalem mempunyai kekuatan oleh karena TUHAN semesta alam, Allah mereka.


Za 12:6 Pada waktu itu Aku akan membuat kaum-kaum di Yehuda seperti anglo berapi di tengah-tengah timbunan kayu dan seperti suluh berapi di tengah-tengah timbunan bulir gandum; api keduanya akan menjilat ke kanan dan ke kiri segala bangsa di sekeliling, tetapi Yerusalem selanjutnya akan tetap tinggal di tempatnya yang dahulu.


Za 12:7 TUHAN akan pertama-tama memberi kemenangan kepada kemah-kemah Yehuda, supaya keluarga Daud dan penduduk Yerusalem jangan terlalu bermegah-megah terhadap Yehuda.


Za 12:8 Pada waktu itu TUHAN akan melindungi penduduk Yerusalem, dan orang yang tersandung di antara mereka pada waktu itu akan menjadi seperti Daud, dan keluarga Daud akan menjadi seperti Allah, seperti Malaikat TUHAN, yang mengepalai mereka.

 

BACAAN LAIN

BUKU HARIAN SANTA FAUSTINA

JILLID 1 KERAHIMAN ILAHI DI DALAM JIWAKU

hal 36

39. Pada suatu hari, Yesus memberitahukan kepadaku bahwa Ia akan menjatuhkan hukuman atas kota yang paling indah di tanah air kami. Hukuman ini akan menjadi seperti hukuman yang dijatuhkan Allah atas Sodom dan Gomora. Aku menyaksikan murka Allah yang amat besar, dan rasa nyeri pun menyayat hatiku. Aku berdoa dalam keheningan. Tak lama kemudian, Yesus berkata kepadaku, "Putri-Ku, satukanlah dirimu erat-erat dengan-Ku selama kurban misa dan persembahkanlah Darah dan Luka-luka-Ku kepada Bapa sebagai pendamaian atas dosa-dosa kota itu. Ulangilah ini tanpa henti selama misa kudus. Lakukanlah ini selama tujuh hari!" Pada hari ketujuh, aku melihat Yesus di tengah awan cemerlang dan aku mulai memohon kepada-Nya untuk mengasihani kota itu dan seluruh negeri kami, Yesus memandang (ke bawah) dengan sangat ramah. Ketika aku menyaksikan keramahan Yesus aku mulai memohon berkat-Nya. Serta merta Yesus berkata, "Demi engkau, aku memberkati seluruh negeri." Dan Ia membuat tanda salib atas tanah air kami. Menyaksikan kebaikan Allah ini, suatu sukacita yang luar biasa memenuhi jiwaku.


DOA PENUTUP

Ya Allah, Engkau menyatukan hati umat beriman untuk mengejar tujuan yang sama. Semoga kami mencintai perintah-Mu dan merindukan janji-janji-Mu, agar di tengah kesibukan dunia ini hati kami tetap terpikat pada sukacita sejati. Demi Yesus Kristus, Pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

 

PENUTUP

P: Marilah memuji Tuhan

U: Syukur kepada Allah  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar