Kamis, 13 Agustus 2026
Pekan Biasa XIX – O PEKAN III
HARI BIASA (H)
IBADAT PAGI
PEMBUKAAN
P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku
U: Ya Tuhan, perhatikanlah hamba-Mu
Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin
Alleluya
MADAH
Bapa penguasa waktu
Lihat kini fajar baru
Mulai memancarkan sinar
Lambang cahaya yang benar.
Rahmat baru ditawarkan
Terselubung kejadian
Yang menyampaikan undangan
Untuk berbakti berkurban.
Kami sambut kesempatan
Melayani Kristus Tuhan
Yang hadir dalam sesama
Tersembunyi namun nyata.
Smoga pengabdian kami
Dijiwai Roh Ilahi
Dijadikan karya Putra
Demi kemuliaan Bapa. Amin.
PENDARASAN MAZMUR
Ant. 1 Tuhan cinta padamu, hai Yerusalem.
Mazmur 86 (87) Yerusalem ibu semua bangsa
Yerusalem surgawi adalah wanita merdeka, ialah ibu kita (Galatia 4:26).
Hai Yerusalem, kota di atas gunung yang kudus,*
Tuhan cinta padamu.
Hai benteng Sion, Tuhan yang memperindah semua kediaman Yakub,*
berfirman dalam dirimu:
“Mesir dan Babel akan Kudaftar,*
antara mereka yang mengakui Aku.
Bahkan Filistea, Tirus, dan Etiopia,*
akan termasuk warga negara Sion”.
Tetapi tentang Sion sendiri akan dikatakan,†
“Orang ini dan orang itu kelahiran Sion,*
Allah yang Mahatinggi menyentosakannya”.
Tuhan akan mencatat dalam daftar para bangsa,*
“Ini pun dilahirkan di Sion”.
Dan semua orang yang pernah menderita demi Sion,*
akan bernyanyi dan menari-nari.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin
Ant. 1 Tuhan cinta padamu, hai Yerusalem.
Ant. 2 Tuhan datang dengan kekuasaan, dan jarahan dibawa-Nya serta.
Kidung Yesaya 40:10-17 Allah gembala baik
Aku datang segera membawa ganjaran (Wahyu 22:12).
Lihat, Allah Tuhan kita datang dengan kekuasaan,*
Ia menaklukkan segala-galanya!
Jarahan dibawa-Nya serta,*
dan tanda kemenangan diarak di hadapan-Nya.
Seperti seorang gembala,*
Tuhan mengumpulkan dan membimbing kawanan-Nya.
Ia membopong anak domba dalam pelukan tangannya,*
dan menuntun induknya penuh perhatian.
Siapa yang menakar air laut dengan cidukan tangan,*
mengukur langit dengan jengkal jari?
Siapa menyukat segala debu bumi dengan takaran,†
menimbang gunung dengan dacing,*
atau bukit dengan neraca?
Siapa yang mengatur Roh Tuhan,*
atau memberi petunjuk kepada-Nya sebagai penasihat?
Dengan siapa Tuhan berunding untuk memperoleh kebijaksanaan,†
untuk belajar keadilan dan menimba pengetahuan,*
untuk mengetahui jalan yang paling baik?
Sungguh, para bangsa bagaikan setitik air pada pinggir timba,†
bagaikan sebutir debu pada neraca,*
sungguh, pulau-pulau tidak lebih berat dari tepung halus.
Semua hutan tidak cukup kayu bakarnya untuk kurban bakaran,*
dan segala margasatwa tidak cukup untuk persembahan.
Di hadapan Tuhan segala bangsa tidak berarti apa-apa,*
bagi Tuhan mereka hampa dan ketiadaan belaka.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin
Ant. 2 Tuhan datang dengan kekuasaan, dan jarahan dibawa-Nya serta.
Ant. 3 Agungkanlah Tuhan Allah kita, bersembah-sujudlah di hadapan gunung-Nya yang kudus.
Mazmur 98 (99) Kuduslah Tuhan Allah kita
Engkau bertakhta di atas singgasana, namun Engkau menjadi serupa dengan kami untuk mengubah keadaan dunia yang buruk (St. Atanasius).
Tuhan meraja, gemetarlah para bangsa,†
Tuhan bertakhta di atas singgasana, goncanglah bumi,*
agunglah Tuhan di Sion.
Tuhan agung, mengatasi segala bangsa,†
dimuliakanlah nama-Mu, Allah yang agung dan dahsyat,*
kuduslah Tuhan.
Raja Mahakuasa, pencinta hukum,*
Engkau sendirilah yang menegakkan keadilan.
Hukum dan keadilan dalam bangsa Yakub,*
Engkaulah yang menegakkannya.
Agungkanlah Tuhan, Allah kita,†
bersembah sujudlah di depan tumpuan kaki-Nya,*
kuduslah Tuhan.
Musa dan Harun termasuk imam-Nya,†
dan Samuel termasuk orang yang menyerukan nama-Nya,*
mereka berseru kepada Tuhan, dan Ia menjawab mereka.
Dari dalam tiang awan Tuhan berfirman kepada mereka,*
mereka berpegang pada perintah-Nya, pada hukum yang diberikan-Nya.
Tuhan, Allah kami, Engkau telah menjawab mereka,†
Engkaulah Allah yang mengampuni mereka,*
namun Engkau membalas perbuatannya yang jahat.
Agungkanlah Tuhan, Allah kita,*
bersembah sujudlah di hadapan gunung-Nya yang kudus.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin
Ant. 3 Agungkanlah Tuhan Allah kita, bersembah-sujudlah di hadapan gunung-Nya yang kudus.
BACAAN SINGKAT
(1Petrus 4:10-11)
Hendaklah kamu saling melayani sesuai dengan kurnia yang kamu peroleh masing-masing. Sebab kamu ditugaskan untuk membagikan rahmat Allah yang beraneka ragam. Kalau seorang berbicara, baiklah ia menyampaikan sabda Allah. Kalau seorang melayani, baiklah ia melayani dengan kekuatan yang dianugerahkan Allah, supaya Allah dimuliakan dalam segala sesuatu karena Yesus Kristus.
LAGU SINGKAT
P: Aku berseru dengan segenap hati,* kabulkanlah doaku, ya Tuhan.
U: Aku berseru dengan segenap hati,* kabulkanlah doaku, ya Tuhan.
P: Peraturan-Mu akan kupelihara.
U: Kabulkanlah doaku, ya Tuhan.
P: Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
U: Aku berseru dengan segenap hati,* kabulkanlah doaku, ya Tuhan.
Antifon Kidung Marilah kita mengabdi kepada Tuhan dengan berlaku kudus, maka Ia akan membebaskan kita dari tangan musuh.
KIDUNG ZAKARIA
(Lukas 1:68-79)
Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umat-Nya.
Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hamba-Nya.
Seperti dijanjikan-Nya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabi-Nya yang kudus.
Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.
Untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjian-Nya yang kudus.
Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.
Agar kita dapat mengabdi kepada-Nya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapan-Nya seumur hidup.
Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang Mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalan-Nya.
Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umat-Nya,*
berkat pengampunan dosa mereka.
Sebab Allah kita penuh rahmat dan belas kasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.
Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin
Antifon Kidung Marilah kita mengabdi kepada Tuhan dengan berlaku kudus, maka Ia akan membebaskan kita dari tangan musuh.
DOA PERMOHONAN
Allah Bapa membimbing dan memelihara umat-Nya. Marilah kita bersyukur kepada-Nya dan dengan gembira berseru:
U: Terpujilah Engkau, Tuhan, selama-lamanya.
Bapa yang mahamurah, kami memuji Engkau karena cinta kasih-Mu, sebab luhurlah karya-Mu ketika menciptakan kami,*
dan lebih luhur lagi karya-Mu ketika membaharui kami.
Pada permulaan hari ini curahkanlah ke dalam hati kami keinginan untuk mengabdi Engkau,*
supaya kami tetap memuliakan Dikau dengan pikiran dan perbuatan.
Sucikanlah hati kami dari setiap keinginan jahat,*
agar kami selalu memperhatikan kehendak-Mu.
Bukalah kiranya hati kami terhadap keperluan saudara-saudara kami dan semua orang lain,*
supaya kami mencintai mereka semua sebagai saudara.
BAPA KAMI
Bapa kami yang ada di Surga,
dimuliakanlah nama-Mu.
Datanglah kerajaan-Mu.
Jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam Surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini.
Dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin
DOA PENUTUP
Allah, yang kekal dan kuasa, terangilah kiranya bangsa-bangsa yang meringkuk dalam kegelapan maut. Sinarilah mereka dengan terang cahaya-Mu, yang telah terbit laksana fajar cemerlang, yaitu Yesus Kristus, Putera-Mu dan Pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin
PENUTUP
P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa, dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar