Senin, 01 Maret 2021

Ibadat Siang: Senin, 01 Maret 2021

Senin, 01 Maret 2021

Pekan II Prapaskah – O Pekan II

Hari Biasa Pekan II Prapaskah (U)

 

IBADAT SIANG

 

PEMBUKAAN

P: Ya, Allah, bersegeralah menolong aku.

U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

MADAH

Engkau Tuhan raja mulya

Yang mengatur segalanya

Fajar pagi Kauterbitkan

Panas siang Kaukobarkan.

 

Padamkan api sengketa

Yang memisahkan sesama

Teguhkan s’mangat berpadu

Yang menyatukan sekutu.

 

Kabulkanlah doa kami

Ya Allah Bapa surgawi

Bersama Putra dan RohMu

Sekarang serta selalu. Amin.

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Antifon 1

Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Allah dan melakukannya.

 

Mazmur 118 (119),41-48

 

Berikanlah kasih setiaMu, ya Tuhan,*

keselamatanMu, yang telah Kaujanjikan.

 

Agar aku dapat memberi jawaban kepada orang yang menghina aku,*

sebab aku percaya pada firmanMu.

 

Jangan Kauambil firmanMu yang benar dari mulutku,*

sebab aku berharap pada ketetapanMu.

 

Selalu aku berpegang kepada hukumMu,*

selama hidupku, sampai kekal.

 

Aku akan hidup dengan hati tenang,*

sebab aku hanya ingin melakukan kehendakMu.

 

Aku akan berbicara tentang hukumMu,*

aku tidak malu di hadapan para raja.

 

Segala aturanMu menjadi kesukaanku,*

yang sangat kucintai.

 

Kepada hukumMu kutadahkan tanganku,*

ketetapanMu kurenungkan.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 1

Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Allah dan melakukannya.

 

Antifon 2

MakananKu ialah melakukan kehendak Bapa.

 

Mazmur 39 (40),2-14.17-18 Syukur dan permohonan

Kurban dan persembahan tidak Kaukehendaki, tetapi Engkau telah menyediakan tubuh bagiku (Ibr 10,5)

                        I

Dengan amat sangat aku mengharapkan Tuhan,*

Ia mengindahkan daku dan mendengarkan seruanku.

 

Ia mengangkat aku dari lembah kebinasaan, dari lumpur kehinaan,*

Ia menempatkan kakiku di atas wadas dan meneguhkan langkahku.

 

Lagu yang baru diilhamkanNya kepadaku, lagu pujian bagi Allah kita,*

banyak orang menyaksikannya dengan khidmat dan percaya kepada Tuhan.

 

Berbahagialah orang yang percaya kepada Tuhan,*

yang tak bergaul dengan orang durhaka atau penipu.

 

Banyaklah karya dan rencanaMu bagi kami, ya Tuhan Allahku,†

dan sangat mengagumkan,*

tak ada yang menyamai Engkau.

 

Aku mau menyebutkan dan mengisahkan semuanya,*

tetapi jumlahnya terlalu banyak.

 

Kurban dan persembahan tidak Kauinginkan,*

tetapi Engkau telah membuka telingaku bagi suaraMu.

 

Kurban bakar dan kurban pelunas tidak Kautuntut,*

maka aku berkata kepadaMu:

 

“Sesuai dengan firmanMu aku datang,†

untuk melakukan kehendakMu, ya Allahku,*

kesukaanku ialah hukumMu yang terukir dalam hatiku”.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 2

MakananKu ialah melakukan kehendak Bapa.

 

Antifon 3

Sekalipun aku miskin dan malang, namun Tuhan memperhatikan daku.

II

Di tengah himpunan umat aku mengabarkan kesetiaanMu,*

tidak kututup bibirku, Tuhan, Engkau tahu.

 

KesetiaanMu tidak kusembunyikan dalam hatiku,*

tetapi kebenaran dan pertolonganMu kuwartakan.

 

Kasih dan kebenaranMu tidak kudiamkan,*

di tengah himpunan umat.

 

Engkau Tuhan, janganlah menutup kerahimanMu terhadapku,*

semoga kasih dan kesetiaanMu selalu menyertai aku.

 

Sebab malapetaka mengepung aku, tak terbilang banyaknya,*

dosaku mengejar aku, tak terhitung jumlahnya.

 

Lebih besarlah jumlahnya dari pada rambut kepalaku,*

sehingga aku putus harapan.

 

Berkenanlah, ya Tuhan, melepaskan daku,*

Tuhan, bersegeralah menolong aku.

 

Hendaknya bergembira dan bersukaria,*

semua yang mencari Engkau,

 

hendaknya semua yang merindukan pertolonganMu,*

berseru: “Agunglah Tuhan”.

 

Sekalipun aku miskin dan malang,*

namun Tuhan memperhatikan daku.

 

Engkaulah penolong dan pembebasku,*

Allahku, jangan berlambat.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 3

Sekalipun aku miskin dan malang, namun Tuhan memperhatikan daku.

 

BACAAN SINGKAT

(Yes 58,7)

Bagikanlah makananmu kepada orang lapar; terimalah orang gelandangan di rumahmu. Kalau kamu melihat orang telanjang, berilah mereka pakaian.

 

P: Hendaklah kamu berbelaskasih.

U: Seperti Bapamu berbelaskasih.

 

DOA PENUTUP

Ya Allah, Engkau menyuruh kami melakukan mati raga lahir untuk menyembuhkan batin kami. Bantulah kami melepaskan diri dari segala dosa, agar kami sanggup menunaikan tugas kebaktian kepadaMu. Demi Yesus Kristus, pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

 

PENUTUP

P: Marilah memuji Tuhan.

U: Syukur kepada Allah.


Ibadat Sebelum Tengah Hari: Senin, 01 Maret 2021

Senin, 01 Maret 2021

Pekan II Prapaskah – O Pekan II

Hari Biasa Pekan II Prapaskah (U)

 

IBADAT SEBELUM TENGAH HARI

 

PEMBUKAAN

P: Ya, Allah, bersegeralah menolong aku.

U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

MADAH

Engkau Tuhan raja mulya

Yang mengatur segalanya

Fajar pagi Kauterbitkan

Panas siang Kaukobarkan.

 

Padamkan api sengketa

Yang memisahkan sesama

Teguhkan s’mangat berpadu

Yang menyatukan sekutu.

 

Kabulkanlah doa kami

Ya Allah Bapa surgawi

Bersama Putra dan RohMu

Sekarang serta selalu. Amin.

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Antifon 1

Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Allah dan melakukannya.

 

Mazmur 119 (120) Merindukan perdamaian

Sabarlah dalam kesusahan dan bertekunlah dalam doa (Rom 12,12)

 

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*

dan Ia mendengarkan daku.

 

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*

dan dari lidah penipu.

 

Tuhan pasti membalas kamu,*

Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

 

Dengan panah tajam dari busur tentara,*

dengan bara yang berpijar-pijar.

 

Celakalah aku, entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*

entah jauh di perkemahan Kedar!

 

Aku masih tinggal terlalu dekat juga*

pada orang yang membenci perdamaian.

 

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*

sedangkan mereka hanya peperangan.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 1

Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Allah dan melakukannya.

 

Antifon 2

MakananKu ialah melakukan kehendak Bapa.

 

Mazmur 120 (121) Penjaga umat

Mereka tidak akan menderita lapar dan dahaga lagi, dan matahari atau panas terik tidak akan menimpa mereka lagi. (Why 7,16)

 

Aku melayangkan pandangan ke Gunung:*

dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

 

Pertolonganku dari Tuhan,*

yang menjadikan langit dan bumi. –

 

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*

yang menjagamu takkan mengantuk.

 

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur*

yang menjaga Israel.

 

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*

Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

 

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*

maupun bulan di waktu malam.

 

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*

Ia menjaga nyawamu.

 

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*

sekarang dan selamanya.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 2

MakananKu ialah melakukan kehendak Bapa.

 

Antifon 3

Sekalipun aku miskin dan malang, namun Tuhan memperhatikan daku.

 

Mazmur 121 (122) Kota suci Yerusalem

Kamu sudah datang ke gunung Sion, ke kota Allah yang hidup, Yerusalem surgawi (Ibr, 12,22).

 

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku:*

“Mari kita pergi ke rumah Tuhan.”

 

Sekarang kami telah berdiri*

di gerbangmu, hai Yerusalem!

 

Hai Yerusalem engkau dibangun*

sebagai kota yang rapat tersusun.

 

Suku bangsa berziarah kepadamu,*

suku bangsa Tuhan.

 

Untuk bersyukur kepada Tuhan*

sesuai dengan peraturan Israel.

 

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*

kursi keluarga raja Daud.

 

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem:*

“Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!”

 

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu*

dan kemakmuran atas istanamu. –

 

Atas nama semua saudara dan sahabatku*

aku mengucapkan selamat kepadamu.

 

Demi bait Tuhan, Allah kita,*

aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 3

Sekalipun aku miskin dan malang, namun Tuhan memperhatikan daku.

 

BACAAN SINGKAT

(Yes 58,7)

Bagikanlah makananmu kepada orang lapar; terimalah orang gelandangan di rumahmu. Kalau kamu melihat orang telanjang, berilah mereka pakaian.

 

P: Hendaklah kamu berbelaskasih.

U: Seperti Bapamu berbelaskasih.

 

DOA PENUTUP

Ya Allah, Engkau menyuruh kami melakukan mati raga lahir untuk menyembuhkan batin kami. Bantulah kami melepaskan diri dari segala dosa, agar kami sanggup menunaikan tugas kebaktian kepadaMu. Demi Yesus Kristus, pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

 

PENUTUP

P: Marilah memuji Tuhan.

U: Syukur kepada Allah.


Ibadat Pagi: Senin, 01 Maret 2021

Senin, 01 Maret 2021

Pekan II Prapaskah – O Pekan II

Hari Biasa Pekan II Prapaskah (U)

 

IBADAT PAGI

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku.

U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

MADAH

Kristus surya keadilan

Kini fajar Kaudatangkan

Enyahkanlah kegelapan

Tampilkanlah kehidupan.

 

S’moga pertobatan kami

Di masa Prapaska ini

menurunkan rahmat ampun

Atas dosa yang bertimbun.

 

Bila tiba hari paska

Perkenankan para hamba

Bersorak kegembiraan

Merayakan kebangkitan.

 

Ya Tritunggal mahasuci

Trimalah pujian kami

Yang kami lambungkan ini

Dengan ikhlas penuh bakti. Amin.

 

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Antifon 1

Bilakah aku menghadap dan memandang wajah Allah ?

 

Mazmur 41 (42) Rindu akan Tuhan dan akan baitNya yang kudus

Barang siapa haus, hendaklah datang, dan barang siapa mau, hendaklah mengambil air kehidupan (Why 22,17)

 

Bagaikan rusa merindukan sungai,*

demikianlah hatiku rindu padaMu, ya Allah.

 

Hatiku haus akan Allah, Allah yang hidup,*

bilakah aku menghadap dan memandang wajah Allah?

 

Air mataku menjadi bagaikan santapan bagiku, siang dan malam,*

karena sehari-harian orang bertanya: Di mana Allahmu?

 

Dengan sedih selalu kuingat, bahwa di masa lampau,*

aku bersama orang banyak berarak ke kediaman Allah.

 

Aku turut melangkah di depan perarakan itu,*

di tengah suara sorak-sorai dan lagu syukur.

 

Mengapa engkau tertekan dan gelisah, wahai jiwaku?†

Berharaplah kepada Allah, aku akan bersyukur lagi,*

kepada Allah, penolongku.

 

Karena gelisah aku teringat akan Dikau,*

dari daerah Yordan dan Hermon dan dari gunung Nizar.

 

Di sana anak sungai yang satu memanggil yang lain,†

dengan deru air terjun,*

demikianpun gelora gelombangMu mengempaskan daku.

 

Siang hari Tuhan menyatakan kasih setiaNya kepadaku,*

malam hari aku memuji Allah, pemberi hidup.

 

Aku berkata kepada Allah, pelindungku:

“Mengapa Engkau melupakan daku,*

mengapa aku sedih, tersesak oleh musuh?”

 

Celaan lawanku menyakiti hatiku seperti tikaman maut,*

karena sehari-harian mereka bertanya: Di mana Allahmu?

 

Mengapa engkau tertekan dan gelisah, wahai jiwaku?†

Berharaplah kepada Allah, aku akan bersyukur lagi,*

kepada Allah, penolongku.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 1

Bilakah aku menghadap dan memandang wajah Allah ?

 

Antifon 2

Pandanglah, ya Tuhan, dan kasihanilah kami.

 

Kidung Sir 36,1-7.13-16 Doa untuk kota suci Yerusalem

Inilah hidup kekal, mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Kauutus (Yoh 17,3)

 

Pandanglah dan kasihanilah kami, ya Allah semesta alam,*

curahkanlah kedahsyatanMu atas bangsa-bangsa.

 

Nyatakanlah kekuasaanMu terhadap bangsa-bangsa asing itu,*

agar merekapun melihat kemuliaanMu.

 

Engkau telah menampakkan diriMu dalam diri kami di hadapan mereka,*

hendaklah Engkau memuliakan diri dalam mereka di hadapan kami.

 

Agar mereka mengakui, sebagaimana kami telah mengakui,*

bahwa tiada Allah selain Dikau, ya Tuhan.

 

Kerjakan lagi tanda-tanda dan ulangilah karyaMu,*

nyatakanlah kemuliaan karyaMu dan kekuatan tanganMu.

 

Kumpulkanlah segala suku Yakub,*

kembalikan kepadanya tanah pusaka seperti sediakala.

 

Kasihanilah umat yang disebut dengan namaMu,*

Israel yang telah Kauberi hak anak sulung.

 

Kasihanilah kota ini yang menjadi kotaMu yang kudus,*

Yerusalem, kota tempat istirahatMu.

 

Penuhilah Sion dengan pujian atas karyaMu yang mengagumkan,*

penuhilah baitMu dengan kemuliaanMu.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 2

Pandanglah, ya Tuhan, dan kasihanilah kami.

 

Antifon 3

Terpujilah Engkau, ya Tuhan, di bentangan langit.

 

Mazmur 18 (19) A Pujian bagi Tuhan, pencipta semesta alam

Allah mengunjungi kita laksana fajar cemerlang untuk membimbing kita ke jalan damai sejahtera (Luk 1, 78-79)

 

Langit mewartakan kemuliaan Allah,*

dan cakrawala memasyhurkan karya tanganNya.

 

Hari yang satu mengisahkannya kepada hari yang lain,*

dan malam yang satu menyampaikannya kepada malam berikut.

 

Meskipun tidak bicara dan tidak memperdengarkan suara,†

namun di seluruh dunia bergemalah seruannya,*

dan pesannya sampai ke perbatasan bumi.

 

Di sana Tuhan memasang kemah bagi sang surya,*

yang meninggalkan peraduannya bagaikan pengantin.

 

Dengan girang sang surya menempuh jalan peredarannya,*

laksana seorang pahlawan.

 

dari ujung langit yang satu ia beredar ke ujung yang lain,*

dan tak ada yang luput dari panas teriknya.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 3

Terpujilah Engkau, ya Tuhan, di bentangan langit.

 

BACAAN SINGKAT

(Kel 19,4-6a)

Kamu sendiri telah melihat, bagaimana Aku telah mengangkat dan membawa kamu kepadaKu laksana di atas sayap rajawali. Apabila kamu sekarang sungguh-sungguh mendengarkan perkataanKu dan mau menepati perjanjianKu, maka kamu akan menjadi milikKu, yang Kupilih dari antara segala bangsa. Kamu akan merupakan bagiKu suatu kaum raja dan imam, suatu bangsa yang kudus.

 

LAGU SINGKAT

P: Tuhan akan melepaskan daku dari perangkap,* Dan dari jerat musuh.

U. Tuhan akan melepaskan daku dari perangkap,* Dan dari jerat musuh.

P: Dari lawan yang memfitnah.

U: Dan dari jerat musuh

P: Kemuliaan kepada Bapa Putera dan Roh Kudus.

U: Tuhan akan melepaskan daku dari perangkap,* Dan dari jerat musuh.

 

Antifon Kidung

Hendaklah kamu murah hati, seperti Bapamu murah hati.

 

KIDUNG ZAKARIA

(Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*

sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

 

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*

putera Daud, hambaNya.

 

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*

dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

 

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*

dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

 

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*

dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

 

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*

akan membebaskan kita dari tangan musuh.

 

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*

dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

 

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*

sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

 

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*

berkat pengampunan dosa mereka.

 

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*

Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

 

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*

dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Antifon Kidung

Hendaklah kamu murah hati, seperti Bapamu murah hati.

 

DOA PERMOHONAN

Terpujilah Yesus, penyelamat kita, sebab Ia telah membuka jalan keselamatan bagi kita dengan kematianNya. Marilah kita berdoa:

U: Tuntunlah umatMu pada jalan yang lurus, ya Tuhan.

 

Allah mahapengasih, Engkau telah memberi kami hidup baru dengan pembaptisan,* semoga kami tiap-tiap hari semakin menyerupai Engkau.

 

Semoga kami pada hari ini menggembirakan hati orang miskin dengan amal bakti kami,* dan menyadari kehadiranMu dalam diri mereka.

 

Semoga kami membaktikan diri kepadaMu dengan jujur dan tulus ikhlas,* serta mencari Engkau dengan segenap hati.

 

Ampunilah dengan rela hati kesalahan kami melawan kerukunan umat,* dan bantulah kami agar tetap sehati sejiwa.

 

BAPA KAMI

Bapa kami yang ada di surga,

dimuliakanlah namaMu.

Datanglah kerajaanMu.

Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari ini.

Dan ampunilah kesalahan kami,

seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami.

Dan janganlah masukkan kami ke dalam percobaan,

Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin

 

DOA PENUTUP

Ya Allah, Engkau menyuruh kami melakukan mati raga lahir untuk menyembuhkan batin kami. Bantulah kami melepaskan diri dari segala dosa, agar kami sanggup menunaikan tugas kebaktian kepadaMu. Demi Yesus Kristus, pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

 

PENUTUP

P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U: Amin.


Ibadat Bacaan: Senin, 01 Maret 2021

Senin, 01 Maret 2021

Pekan II Prapaskah – O Pekan II

Hari Biasa Pekan II Prapaskah (U)

 

IBADAT BACAAN

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku

U: Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

MADAH

 

Kinilah waktu yang tepat

Untuk menerima rahmat

Asalkan kita bertobat

Dengan kebulatan tekad.

 

Hati kita yang terluka

Tertindih timbunan dosa

Mengharapkan pengampunan

Hasil karya Kristus Tuhan

 

Marilah kita semua

Menyiapkan Paska raya

Dengan tekun berusaha

Menjadi abdi sesama

 

Ya Tritunggal maha suci

Trimalah pujian kami

Yang kami lambungkan ini

Dengan ikhlas penuh bakti. Amin.

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Antifon1

Ya Tuhan, condongkanlah telingaMu kepadaku dan bebaskanlah aku.

 

Mazmur 30 (31), 1-17.20-25 Doa orang menderita yang penuh kepercayaan

Ya Bapa, ke dalam tanganMu Kuserahkan nyawaKu (Luk 23, 46)

I

KepadaMu, ya Tuhan, aku berlindung,*

jangan sampai aku dikecewakan!

 

Demi kesetiaanMu selamatkanlah aku, †

condongkanlah telingaMu kepadaku*

dan bebaskanlah aku segera!

 

Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsianku*

dan benteng pertahananku yang kuat.

 

Sebab Engkaulah pelindung dan penyelamatku,

dan demi namaMu Engkau akan membimbing

dan menuntun daku.

 

Engkau akan melepaskan daku dari jaring †

yang dipasang untuk menjerat aku,*

sebab Engkaulah pelindungku.

 

Ke dalam tanganMu kuserahkan hidupku,*

Tebuslah aku, ya Tuhan Allah.

 

Sungguh, aku benci akan para pemuja berhala, †

dan aku menaruh kepercayaanku pada Tuhan;*

aku bersorak-sorai dengan gembira atas kasih setiaMu.

 

Ketika melihat penderitaanku,*

Engkau membela aku terhadap serangan musuh.

 

Engkau tidak menyerahkan daku ke tangannya*

dan tidak menjerumuskan daku ke alam maut.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 1

Ya Tuhan, condongkanlah telingaMu kepadaku dan bebaskanlah aku.

 

Antifon 2

Pandanglah hambaMu dengan wajah berseri, ya Tuhan.

II

Kasihanilah aku, ya Tuhan,*

sebab sungguh sesaklah hatiku.

 

Mataku pudar karena sedih,

meranalah jiwa dan ragaku.

 

Hidupku dihabiskan oleh derita,*

Sepanjang umur aku berkeluh kesah.

 

Kekuatanku surut terisap sengsara.

tulang-tulangku retak dan rapuhlah tenagaku*

 

Aku menjadi bahan hinaan bagi tetanggaku*

dan alamat naas bagi handai taulanku.

 

Semua orang yang melihat aku di jalan*

lari terbirit-birit menghindari aku.

 

Lisutlah aku tak ubahnya dengan mayat,

tiada berarti bagaikan jambangan yang pecah.

 

Kudengar desas-desus dibisikkan dari mulut ke mulut,*

suasana ketakutan menghantui aku.

 

Mereka bersekongkol mencelakakan daku,*

bersepakat mencabut nyawaku.

 

Tetapi aku, aku percaya kepadaMu, ya Tuhan, †

aku berkata: “Engkaulah Allahku,*

hidupku ada dalam tanganMu.”

 

Renggutlah aku dari cengkeram musuh*

dan bebaskan daku dari para pengejarku.

 

Pandanglah hambaMu dengan wajah berseri,*

selamatkanlah aku demi kasih setiaMu.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 2

Pandanglah hambaMu dengan wajah berseri, ya Tuhan.

 

Antifon 3

Terpujilah Tuhan, yang menyatakan kasih-Nya yang mengagumkan kepadaku.

III

Betapa berlimpahlah kebaikanMu

yang Kausediakan bagi orang takwa,

 

yang Kaukerjakan di hadapan seluruh umat manusia*

bagi orang yang berharap padaMu.

 

Engkau menyembunyikan mereka dalam kehadiranMu*

Terhadap fitnahan musuh.

 

Engkau melindungi mereka dalam rumahMu*

terhadap lidah yang mengumpat.

 

Terpujilah Tuhan †

yang menyatakan kasihNya yang mengagumkan*

dari dalam bentengNya yang kuat.

 

Pernah aku berkata dalam kegelisahanku:*

“Aku telah terpisah dari kehadiranMu.”

 

Tetapi Engkau mendengarkan permohonanku,*

Ketika aku berseru kepadaMu.

 

Cintailah Tuhan, hai semua orang beriman, †

sebab Tuhan memelihara umatNya yang setia,

tetapi orang sombong menerima hukuman

yang setimpal.

 

Besarlah hatimu dan tabahlah,*

hai kamu semua yang berlindung kepada Tuhan.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 3

Terpujilah Tuhan, yang menyatakan kasih-Nya yang mengagumkan kepadaku.

 

BACAAN

Ul. 24:1 – 25:4

Ul 24:1       "Apabila seseorang mengambil seorang perempuan dan menjadi suaminya, dan jika kemudian ia tidak menyukai lagi perempuan itu, sebab didapatinya yang tidak senonoh padanya, lalu ia menulis surat cerai dan menyerahkannya ke tangan perempuan itu, sesudah itu menyuruh dia pergi dari rumahnya,

 

Ul 24:2       dan jika perempuan itu keluar dari rumahnya dan pergi dari sana, lalu menjadi isteri orang lain,

 

Ul 24:3       dan jika laki-laki yang kemudian ini tidak cinta lagi kepadanya, lalu menulis surat cerai dan menyerahkannya ke tangan perempuan itu serta menyuruh dia pergi dari rumahnya, atau jika laki-laki yang kemudian mengambil dia menjadi isterinya itu mati,

 

Ul 24:4       maka suaminya yang pertama, yang telah menyuruh dia pergi itu, tidak boleh mengambil dia kembali menjadi isterinya, setelah perempuan itu dicemari; sebab hal itu adalah kekejian di hadapan TUHAN. Janganlah engkau mendatangkan dosa atas negeri yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu.

 

Ul 24:5       Apabila baru saja seseorang mengambil isteri, janganlah ia keluar bersama-sama dengan tentara maju berperang atau dibebankan sesuatu pekerjaan; satu tahun lamanya ia harus dibebaskan untuk keperluan rumah tangganya dan menyukakan hati perempuan yang telah diambilnya menjadi isterinya."

 

Ul 24:6       "Janganlah mengambil kilangan atau batu kilangan atas sebagai gadai, karena yang demikian itu mengambil nyawa orang sebagai gadai.

 

Ul 24:7       Apabila seseorang kedapatan sedang menculik orang, salah seorang saudaranya, dari antara orang Israel, lalu memperlakukan dia sebagai budak dan menjual dia, maka haruslah penculik itu mati. Demikianlah harus kauhapuskan yang jahat itu dari tengah-tengahmu.

 

Ul 24:8       Hati-hatilah dalam hal penyakit kusta dan lakukanlah dengan tepat segala yang diajarkan imam-imam orang Lewi kepadamu; apa yang kuperintahkan kepada mereka haruslah kamu lakukan dengan setia.

 

Ul 24:9       Ingatlah apa yang dilakukan TUHAN, Allahmu, kepada Miryam pada waktu perjalananmu keluar dari Mesir.

 

Ul 24:10     Apabila engkau meminjamkan sesuatu kepada sesamamu, janganlah engkau masuk ke rumahnya untuk mengambil gadai dari padanya.

 

Ul 24:11     Haruslah engkau tinggal berdiri di luar, dan orang yang kauberi pinjaman itu haruslah membawa gadai itu ke luar kepadamu.

 

Ul 24:12     Jika ia seorang miskin, janganlah engkau tidur dengan barang gadaiannya;

 

Ul 24:13     kembalikanlah gadaian itu kepadanya pada waktu matahari terbenam, supaya ia dapat tidur dengan memakai kainnya sendiri dan memberkati engkau. Maka engkau akan menjadi benar di hadapan TUHAN, Allahmu.

 

Ul 24:14     Janganlah engkau memeras pekerja harian yang miskin dan menderita, baik ia saudaramu maupun seorang asing yang ada di negerimu, di dalam tempatmu.

 

Ul 24:15     Pada hari itu juga haruslah engkau membayar upahnya sebelum matahari terbenam; ia mengharapkannya, karena ia orang miskin; supaya ia jangan berseru kepada TUHAN mengenai engkau dan hal itu menjadi dosa bagimu.

 

Ul 24:16     Janganlah ayah dihukum mati karena anaknya, janganlah juga anak dihukum mati karena ayahnya; setiap orang harus dihukum mati karena dosanya sendiri.

 

Ul 24:17     Janganlah engkau memperkosa hak orang asing dan anak yatim; juga janganlah engkau mengambil pakaian seorang janda menjadi gadai.

 

Ul 24:18     Haruslah kauingat, bahwa engkaupun dahulu budak di Mesir dan engkau ditebus TUHAN, Allahmu, dari sana; itulah sebabnya aku memerintahkan engkau melakukan hal ini.

 

Ul 24:19     Apabila engkau menuai di ladangmu, lalu terlupa seberkas di ladang, maka janganlah engkau kembali untuk mengambilnya; itulah bagian orang asing, anak yatim dan janda?supaya TUHAN, Allahmu, memberkati engkau dalam segala pekerjaanmu.

 

Ul 24:20     Apabila engkau memetik hasil pohon zaitunmu dengan memukul-mukulnya, janganlah engkau memeriksa dahan-dahannya sekali lagi; itulah bagian orang asing, anak yatim dan janda.

 

Ul 24:21     Apabila engkau mengumpulkan hasil kebun anggurmu, janganlah engkau mengadakan pemetikan sekali lagi; itulah bagian orang asing, anak yatim dan janda.

 

Ul 24:22     Haruslah kauingat, bahwa engkaupun dahulu budak di tanah Mesir; itulah sebabnya aku memerintahkan engkau melakukan hal ini."

 

Ul 25:1       "Apabila ada perselisihan di antara beberapa orang, lalu mereka pergi ke pengadilan, dan mereka diadili dengan dinyatakannya siapa yang benar dan siapa yang salah,

 

Ul 25:2       maka jika orang yang bersalah itu layak dipukul, haruslah hakim menyuruh dia meniarap dan menyuruh orang memukuli dia di depannya dengan sejumlah dera setimpal dengan kesalahannya.

 

Ul 25:3       Empat puluh kali harus orang itu dipukuli, jangan lebih; supaya jangan saudaramu menjadi rendah di matamu, apabila ia dipukul lebih banyak lagi.

 

Ul 25:4       Janganlah engkau memberangus mulut lembu yang sedang mengirik."

 

De Imitatione – Mengikuti Jejak Kristus

BAGIAN I – NASIHAT-NASIHAT UNTUK HIDUP ROHANI

PASAL XXIV – HAL PENGADILAN TERAKHIR DAN HUKUMAN DOSA

 

3.     Apakah yang akan dilahap api neraka kalau bukan dosa-dosa kita? Semakin banyak kita menuruti kehendak badan kita, semakin besar hukuman yang nantinya harus kita jalani dan semakin banyak bahan bakar yang kita timbun. Kita akan dihukum berat, sepadan dengan jenis dosa yang pernah kita lakukan. Orang yang lemah (lembam dan suam) akan ditusuk dengan tusukan-tusukan yang mendidih panas, dan orang yang menyembah perutnya akan disiksa dengan rasa lapar dan dahaga yang sangat besar. Orang yang selalu mencari kenikmatan daging akan disiram dengan lemak yang mendidih dan belerang yang berbau busuk; dan mereka yang suka marah-marah akan meraung-raung seperti anjing gila yang kesakitan.

 

DOA PENUTUP

Ya Allah, Engkau menyuruh kami melakukan mati raga lahir untuk menyembuhkan batin kami. Bantulah kami melepaskan diri dari segala dosa, agar kami sanggup menunaikan tugas kebaktian kepadaMu. Demi Yesus Kristus, pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

 

P: Marilah memuji Tuhan

U: Syukur kepada Allah