Minggu, 21 Februari 2021

Ibadat Siang: Minggu, 21 Februari 2021

Minggu, 21 Februari 2021

Pekan I Prapaskah – O Pekan I

Hari Minggu Prapaskah I (U)

 

IBADAT SIANG

 

PEMBUKAAN

P: Ya, Allah, bersegeralah menolong aku.

U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

MADAH

Ya Roh kudus sumber cinta

Serta Bapa dan Putera

Datanglah di tengah kami

Membawa hidup Ilahi

 

Gerakkanlah hati kami

Agar giat penuh bakti

Menyanyikan lagu puji

Mengamalkan cinta suci

 

Kabulkanlah doa kami

Ya Allah Bapa surgawi

Bersama Putera dan RohMu

Sekarang serta selalu. Amin.

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Antifon 1

Baiklah berlindung pada Tuhan; kekal abadi kasih setiaNya.

 

Mazmur 117 (118) Sorak sorai dan ucapan selamat

Yesus adalah batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan – yaitu kamu sendiri -, namun Ia telah menjadi batu penjuru (Kis 4,11)

                        I

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*

kekal abadi kasih setiaNya.

 

Hendaklah Israel berkata,*

kekal abadi kasih setiaNya.

 

Hendaklah kaum Harun berkata,*

kekal abadi kasih setiaNya.

 

Hendaklah orang yang takwa berkata,*

kekal abadi kasih setiaNya.

 

Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan,*

Ia menjawab dan melegakan daku.

 

Tuhan di pihakku, aku tidak takut,*

Apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

 

Tuhan di pihakku, Ia penolongku.*

Aku melihat pembenciku tersipu-sipu.

 

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*

dari pada percaya kepada manusia.

 

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*

dari pada percaya kepada bangsawan.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Antifon 1

Baiklah berlindung pada Tuhan; kekal abadi kasih setiaNya.

 

Anifon 2

Tuhanlah kekuatan dan pujaanku.

II

Segala bangsa mengepung aku,*

tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

 

Mereka mengepung aku rapat-rapat,*

tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

 

Mereka mengepung aku seperti lebah,+

seperti nyala api yang menjilat-jilat,*

tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

 

Aku didesak-desak sampai terjatuh,*

tetapi Tuhan menolong aku.

 

Tuhanlah kekuatan dan pelindungku,*

Dialah kemenanganku

 

Suara gembira dan sorak-sorai,*

terdengar di perkemahan para pemenang.

 

“Tuhan bertindak dengan tangan kuat,*

tangan Tuhan mahakuasa”.

 

Aku tidak akan mati, aku tetap hidup,*

untuk mewartakan karya-karya Tuhan.

 

Tuhan sering menyiksa aku,*

namun tidak menyerahkan daku kepada maut.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Antifon 2

Tuhanlah kekuatan dan pujaanku.

 

Antifon 3

Syukur kepadaMu, Tuhan, Engkau mendengarkan daku.

III

Bukalah bagiku gerbang kemenangan,*

supaya aku masuk dan bersyukur kepada Tuhan.

 

Inilah pintu gerbang Tuhan,*

para pemenang masuk ke dalamnya.

 

Syukur kepadaMu, sebab Engkau memenangkan daku,*

dan menjadi penyelamatku.

 

Batu yang dibuang oleh para pembangun,*

telah menjadi batu sendi.

 

Karya Tuhanlah itu,*

sangat mengagumkan kita.

 

Pada hari inilah Tuhan bertindak,*

mari kita rayakan dengan gembira.

 

Ya Tuhan, berilah kami keselamatan!*

Ya Tuhan, berilah kami kesejahteraan!

 

Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan,+

kami memberkati kamu dari dalam rumah Tuhan,*

Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita.

 

Beraraklah dengan membawa ranting berdaun,*

hiasilah tanduk-tanduk mesbah.

 

Allahkulah Engkau, Engkau kupuji,*

Allahku, Engkau kuagungkan.

 

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*

kekal abadi kasih setiaNya.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Antifon 3

Syukur kepadaMu, Tuhan, Engkau mendengarkan daku.

 

BACAAN SINGKAT

(1 Tes  4,1.7)

Saudara-saudara, kamu telah mendengar dari kami, bagaimana kamu harus hidup agar berkenan kepada Allah. Dan memang kamu turuti. Maka kami minta dan menasihati kamu demi Tuhan Yesus: hendaklah kamu melakukannya lebih sungguh-sungguh lagi. Sebab Allah memeanggil kita bukan untuk hidup cemar, melainkan untuk hidup suci.

 

P: Berbahagialah mereka yang hidupnya tidak bercela.

U: Yang hidup menurut sabda Tuhan.

 

DOA PENUTUP

Allah mahakuasa, dengan menjalani masa Prapaska ini, kami berusaha memahami misteri Kristus dengan lebih baik. Semoga kami layak hidup bersama Dia kelak. Sebab Dialah, PuteraMu dan  pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

 

PENUTUP

P: Marilah memuji Tuhan.

U: Syukur kepada Allah. 

Ibadat Sebelum Tengah Hari: Minggu, 21 Februari 2021

Minggu, 21 Februari 2021

Pekan I Prapaskah – O Pekan I

Hari Minggu Prapaskah I (U)

 

IBADAT SEBELUM TENGAH HARI

 

PEMBUKAAN

P: Ya, Allah, bersegeralah menolong aku.

U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

MADAH

Ya Roh kudus sumber cinta

Serta Bapa dan Putera

Datanglah di tengah kami

Membawa hidup Ilahi

 

Gerakkanlah hati kami

Agar giat penuh bakti

Menyanyikan lagu puji

Mengamalkan cinta suci

 

Kabulkanlah doa kami

Ya Allah Bapa surgawi

Bersama Putera dan RohMu

Sekarang serta selalu. Amin.

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Antifon 1

Baiklah berlindung pada Tuhan; kekal abadi kasih setiaNya.

 

Mazmur 119 (120) Merindukan perdamaian

Sabarlah dalam kesusahan dan bertekunlah dalam doa (Rom 12,12)

 

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*

dan Ia mendengarkan daku.

 

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*

dan dari lidah penipu.

 

Tuhan pasti membalas kamu,*

Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

 

Dengan panah tajam dari busur tentara,*

dengan bara yang berpijar-pijar.

 

Celakalah aku, entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*

entah jauh di perkemahan Kedar!

 

Aku masih tinggal terlalu dekat juga*

pada orang yang membenci perdamaian.

 

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*

sedangkan mereka hanya peperangan.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Antifon 1

Baiklah berlindung pada Tuhan; kekal abadi kasih setiaNya.

 

Anifon 2

Tuhanlah kekuatan dan pujaanku.

 

Mazmur 120 (121) Penjaga umat

Mereka tidak akan menderita lapar dan dahaga lagi, dan matahari atau panas terik tidak akan menimpa mereka lagi. (Why 7,16)

 

Aku melayangkan pandangan ke Gunung:*

dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

 

Pertolonganku dari Tuhan,*

yang menjadikan langit dan bumi. –

 

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*

yang menjagamu takkan mengantuk.

 

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur*

yang menjaga Israel.

 

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*

Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

 

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*

maupun bulan di waktu malam.

 

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*

Ia menjaga nyawamu.

 

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*

sekarang dan selamanya.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Anifon 2

Tuhanlah kekuatan dan pujaanku.

 

Antifon 3

Syukur kepadaMu, Tuhan, Engkau mendengarkan daku.

 

Mazmur 121 (122) Kota suci Yerusalem

Kamu sudah datang ke gunung Sion, ke kota Allah yang hidup, Yerusalem surgawi (Ibr, 12,22).

 

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku:*

“Mari kita pergi ke rumah Tuhan.”

 

Sekarang kami telah berdiri*

di gerbangmu, hai Yerusalem!

 

Hai Yerusalem engkau dibangun*

sebagai kota yang rapat tersusun.

 

Suku bangsa berziarah kepadamu,*

suku bangsa Tuhan.

 

Untuk bersyukur kepada Tuhan*

sesuai dengan peraturan Israel.

 

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*

kursi keluarga raja Daud.

 

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem:*

“Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!”

 

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu*

dan kemakmuran atas istanamu. –

 

Atas nama semua saudara dan sahabatku*

aku mengucapkan selamat kepadamu.

 

Demi bait Tuhan, Allah kita,*

aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Antifon 3

Syukur kepadaMu, Tuhan, Engkau mendengarkan daku.

 

BACAAN SINGKAT

(1 Tes  4,1.7)

Saudara-saudara, kamu telah mendengar dari kami, bagaimana kamu harus hidup agar berkenan kepada Allah. Dan memang kamu turuti. Maka kami minta dan menasihati kamu demi Tuhan Yesus: hendaklah kamu melakukannya lebih sungguh-sungguh lagi. Sebab Allah memanggil kita bukan untuk hidup cemar, melainkan untuk hidup suci.

 

P: Berbahagialah mereka yang hidupnya tidak bercela.

U: Yang hidup menurut sabda Tuhan.

 

DOA PENUTUP

Allah mahakuasa, dengan menjalani masa Prapaska ini, kami berusaha memahami misteri Kristus dengan lebih baik. Semoga kami layak hidup bersama Dia kelak. Sebab Dialah, PuteraMu dan  pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

 

PENUTUP

P: Marilah memuji Tuhan.

U: Syukur kepada Allah. 

Ibadat Pagi: Minggu, 21 Februari 2021

Minggu, 21 Februari 2021

Pekan I Prapaskah – O Pekan I

Hari Minggu Prapaskah I (U)

 

IBADAT PAGI

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku.

U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

MADAH

Kami menghadap padaMu

Allah yang baik selalu

Hati kami hancur luluh

Kami menangis mengaduh.

 

Kami sungguh menyadari

Kedosaan diri kami

Namun kami tetap ingat

Akan Dikau sumber rahmat.

 

Ampunilah dosa kmi

Yang sudah kami sesali

Semoga berkat restuMu

Kami bertobat selalu.

 

Kami mohon pada Tuhan

S’moga masa persiapan

Yang kami langsungkan ini

Kaulimpahi rahmat suci. Amin.

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Antifon 1

Aku akan memuji Engkau seumur hidupku, ya Tuhan, dan menadahkan tangan kepadaMu.

 

Mazmur 62 (63), 2-9 Hati rindu kepada Allah

Orang yang mencari Allah membuang pekerjaan kegelapan.

 

Ya Allah, Engkaulah Allahku,*

aku mencari Engkau.

 

Hatiku haus dan rindu akan Dikau,*

seperti tanah kering dan tandus merindukan air.

 

Demikian aku ingin memandang Engkau di tempat kediamanMu,*

untuk merasakan kekuatan dan kemuliaanMu.

 

Sebab kasih setiaMu lebih baik dari pada hidup,*

bibirku memegahkan Dikau

 

Aku akan memuji Engkau seumur hidupku,*

menadahkan tangan kepadaMu.

 

Hatiku Kaukenyangkan dengan santapan lezat,*

mulutku memuji Engkau sambil bersyukur.

 

Di tempat tidurku aku memuji Engkau,*

aku merenungkan Dikau sepanjang malam.

 

Sebab Engkau yang menolong aku,*

di bawah naungan sayapMu aku bersorak.

 

Jiwaku melekat padaMu,*

tangan kananMu menopang aku.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Antifon 1

Aku akan memuji Engkau seumur hidupku, ya Tuhan, dan menadahkan tangan kepadaMu.

 

Antifon 2

Pujilah dan luhurkanlah Tuhan selama-lamanya.

 

Kidung Dan 3,57-88.56 Semua makhluk, pujilah Tuhan

Pujilah Allah kita, hai kamu para hambaNya (Why 19,5)

 

Pujilah Tuhan, segala karya Tuhan,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

 

Pujilah Tuhan, semua malaikat Tuhan,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

 

Pujilah Tuhan seluruh isi surga,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

 

Pujilah Tuhan, segala air di atas langit,*

angkasa raya Tuhan, luhurkanlah Dia.

 

Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,*

segala bintang di langit, luhurkanlah Dia.

 

Pujilah Tuhan, hujan dan embun,*

angin dan taufan, luhurkanlah Dia.

 

Pujilah Tuhan, api dan panas-terik,*

hawa sejuk dan dingin, luhurkanlah Dia.

 

Pujilah Tuhan, kabut dan gerimis,*

halilintar dan awan, luhurkanlah Dia.

 

Pujilah Tuhan, siang dan malam,*

terang dan gelap, luhurkanlah Dia.

 

Pujilah Tuhan, seluruh bumi,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

 

Pujilah Tuhan, gunung dan bukit,*

segala yang tumbuh di bumi, luhurkanlah Dia.

 

Pujilah Tuhan, segala mata air,*

lautan dan sungai, luhurkanlah Dia.

 

Pujilah Tuhan, segala yang hidup di dalam air,*

unggas di udara, luhurkanlah Dia.

 

Pujilah Tuhan, binatang buas dan jinak,*

semua manusia, luhurkanlah Dia.

 

Pujilah Tuhan, umat Israel,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

 

Pujilah Tuhan, para Imam,*

semua pelayanNya, luhurkanlah Dia.

 

Pujilah Tuhan, orang yang takwa,*

semua yang suci dan rendah hati, luhurkanlah Dia.

 

Pujilah Tuhan, Ananya, Azarya dan Misael,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

 

Marilah kita memuji Bapa, Putera dan Roh kudus,*

memuji dan meluhurkan Dia selama-lamanya.

 

(Kidung ini tidak ditutup dengan ‘Kemuliaan’).

 

Antifon 2

Pujilah dan luhurkanlah Tuhan selama-lamanya.

 

Antifon 3

Tuhan berkenan kepada umatNya, Ia memahkotai yang hina-dina dengan keselamatan.

 

Mazmur 149 Sorak-sorai para kudus

Hendaknya para warga Gereja, umat Allah yang baru, bersorak-sorak atas Kristus rajanya (Hesychius)

 

Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu baru,*

pujilah Dia dalam himpunan umatNya.

 

Hendaknya Israel bergembira atas Penciptanya,*

dan warga Sion bersuka-cita atas Rajanya.

 

Hendaknya mereka memuji namaNya dengan tari-tarian,*

bermazmur bagiNya dengan rebana dan kecapi.

 

Sebab Tuhan berkenan kepada umatNya,*

memahkotai yang hina-dina dengan keselamatan.

 

Hendaknya orang takwa bersukaria atas kejayaannya,*

bersorak-sorai dengan gembira.

 

Hendaknya mereka memuji Tuhan dengan suara lantang,*

sambil memegang pedang yang tajam.

 

Begitu hendaklah mereka membalas kejahatan para bangsa,*

dan menjatuhkan hukuman kepada mereka;

 

Membelenggu para rajanya,*

dan mengikat pemukanya dengan rantai besi.

 

Dengan demikian terlaksana keputusan Allah,*

tugas terhormat bagi umatNya.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Antifon 3

Tuhan berkenan kepada umatNya, Ia memahkotai yang hina-dina dengan keselamatan.

 

BACAAN SINGKAT

(Neh 8,9.10)

Hari ini dibaktikan kepada Tuhan Allah kita. Jangan berdukacita dan jangan menangis. Sebab hari ini suci bagi Tuhan. Maka janganlah bersusah hati, karena sukacita Tuhan menguatkan kita.

 

LAGU SINGKAT

P: Kristus, Putera Allah yang hidup,* Kasihanilah kami.

U. Kristus, Putera Allah yang hidup,* Kasihanilah kami.

P: HatiMu hancur luluh karena kedurhakaan kami.

U: Kasihanilah kami.

P: Kemuliaan kepada Bapa Putera dan Roh Kudus.

U: Kristus, Putera Allah yang hidup,* Kasihanilah kami.

 

Antifon Kidung

Yesus dibawa oleh Roh kudus ke padang gurun untuk digodai setan. Setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, Ia merasa lapar.

 

KIDUNG ZAKARIA

(Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*

sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

 

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*

putera Daud, hambaNya.

 

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*

dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

 

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*

dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

 

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*

dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

 

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*

akan membebaskan kita dari tangan musuh.

 

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*

dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

 

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*

sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

 

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*

berkat pengampunan dosa mereka.

 

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*

Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

 

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*

dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Antifon Kidung

Yesus dibawa oleh Roh kudus ke padang gurun untuk digodai setan. Setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, Ia merasa lapar.

 

DOA PERMOHONAN

Penebus kita telah menganugerahkan masa keselamatan ini kepada kita. Marilah kita memuji Dia dan berkata:

U: Perbaharuilah semangat kami, ya Tuhan.

 

Ya Kristus, kehidupan kami, kami telah dikuburkan bersama Engkau dalam pembaptisan dan dibangkitkan kepada kehidupan baru,* semoga kami pada hari ini berlaku sesuai dengan hidup baru itu.

 

Tuhan, Engkau telah berbuat baik kepada semua orang,* semoga kamipun selalu memperhatikan kepentingan umum.

 

Semoga kami sehati sejiwa membangun masyarakat kami di dunia,* dan sekaligus mengharapkan persatuan dengan umat suciMu di surga.

 

Berilah kami kekuatan jiwa dan raga, sembuhkanlah luka hati kami,* agar kami dapat mengejar kesucian berkat bantuanMu.

 

BAPA KAMI

Bapa kami yang ada di surga,

dimuliakanlah namaMu.

Datanglah kerajaanMu.

Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada  hari ini.

Dan ampunilah kesalahan kami,

seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami.

Dan janganlah masukkan kami ke dalam percobaan,

Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin

 

DOA PENUTUP

Allah mahakuasa, dengan menjalani masa Prapaska ini, kami berusaha memahami misteri Kristus dengan lebih baik. Semoga kami layak hidup bersama Dia kelak. Sebab Dialah, PuteraMu dan  pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

 

PENUTUP

P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U: Amin.

Ibadat Bacaan: Minggu, 21 Februari 2021

Minggu, 21 Februari 2021

Pekan I Prapaskah – O Pekan I

Hari Minggu Prapaskah I (U)

 

IBADAT BACAAN

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku

U: Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

MADAH

Marilah menyongsong Paska

Dengan pantang dan puasa

Menurut teladan Tuhan

Dan adat umat beriman.

 

Makanan dan minuman

Hiburan dan percakapan

Hendaknya kita batasi

Agar lahir batin murni.

 

Kita menjaga pikiran

Agar tak berkeliaran

Jangan sampai kena jerat

Tertipu musuh yang jahat

 

Kami mohon pada Tuhan

S’moga masa persiapan

Yang kami langsungkan ini

Kaulimpahi rahmat suci. Amin.

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Antifon 1

Pohon kehidupan ditampakkan dalam salib Tuhan

 

Mazmur 1 Dua jalan kehidupan manusia

Berbahagialah orang yang berharap pada salib dan turun ke air pembaptisan (penulis abad 2)

 

Berbahagialah orang yang tidak mengikuti nasihat orang berdosa, +

tidak menempuh jalan orang sesat *

dan tidak bergaul dengan kaum pencemooh;

 

Tetapi yang suka akan hukum Tuhan *

dan mendaraskannya siang dan malam.

 

Ia bagaikan pohon di tepi aliran sungai,*

yang menghasilkan buah pada musimnya.

 

Daunnya tidak pernah layu,*

barang apa yang dihasilkannya bermutu.

 

Sebaliknya orang berdosa,*

mereka bagaikan sekam yang dihamburkan angin.

 

Sungguh, orang berdosa takkan bertahan dalam pengadilan,*

orang tersesat takkan bertahan dalam himpunan orang jujur.

 

Sebab Tuhan menjamin hidup orang jujur,*

tetapi hidup orang berdosa menuju kebinasaan.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

seperti pada permulaan sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 1

Pohon kehidupan ditampakkan dalam salib Tuhan

 

Antifon 2

Aku telah diurapi menjadi raja Tuhan di Sion

 

Mazmur 2 Almasih, raja dan pemenang

Sesungguhnya mereka telah berkumpul melawan Yesus, hambaMu yang kudus yang Kauurapi (Kis 4,27)

 

Mengapa bangsa-bangsa bergelora,*

mengapa suku-suku mengerahkan pasukannya?

 

Para raja bumi bersiap-siap,*

para panglima bersekongkol melawan Tuhan dan raja yang diurapiNya:

 

“Marilah kita patahkan belenggunya,*

marilah kita gulingkan penjajahannya!”

 

Tetapi Tuhan tertawa dari takhtaNya di surga,*

Tuhan mengolok-olok mereka.

 

Dalam amarahNya Tuhan menghalau para perwira mereka,*

dan dalam murkaNya Ia mengacau-balaukan mereka.

 

Tetapi aku telah diurapi menjadi rajaNya,*

di Sion, gunungNya yang kudus.

 

Akan kubacakan surat keputusan Tuhan,*

Tuhan bersabda kepadaku:

 

“Engkaulah puteraKu,*

pada hari ini Aku menjadi Bapamu.

 

Mintalah kemakmuran, maka akan Kuberikan,+

para bangsa akan menjadi milik pusakamu,*

dan seluruh bumi akan kaukuasai.

 

Engkau akan menghancurkan musuhmu dengan tongkat besi,*

meremukkan mereka seperti jambangan tanah liat.”

 

Dan sekarang ketahuilah, hai para raja,*

awaslah, hai para panglima!

 

Beribadatlah kepada Tuhan dengan takwa,*

berbaktilah kepadaNya dengan gentar!

 

Jangan sampai Tuhan menjadi marah dan kamu binasa,*

sebab mudah sekali amarahNya menyala.

 

Berbahagialah semua orang *

yang berlindung pada Tuhan.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 2

Aku telah diurapi menjadi raja Tuhan di Sion

 

Antifon 3

Engkaulah Tuhanku seumur hidup, Engkau membesarkan hatiku.

 

Mazmur 3 Tuhanlah pelindungku

Ia membaringkan diri, lalu tertidur dan kemudian bangkit, sebab Tuhan melindungi Dia (S.Ireneus)

 

Ya Tuhan, betapa banyaknya musuhku,*

betapa banyak yang bangkit melawan daku!

 

Betapa banyak yang mengincar hidupku: *

‘Tak mungkin Allah menyelamatkan dia!”

 

Namun Engkau, ya Allah, Engkaulah Tuhanku seumur hidupku, *

Allahku yang mulia, Engkau membesarkan hatiku.

 

Bila aku beseru kepada Tuhan dengan suara nyaring, *

Ia menjawab aku dari gunungNya yang kudus.

 

Bila aku membaringkan diri untuk tidur,*

pastilah aku bangun lagi, sebab Tuhan melindungi aku.

 

Aku tidak takut akan serangan musuh *

yang dilancarkan melawan daku dari segenap penjuru.

 

Bangkitlah Tuhan! Tolong, tolong, ya Allahku! +

Pukullah rahang musuhku,*

patahkanlah gigi mereka!

 

Ya Tuhan, selamatkanlah aku,*

dan berkatilah umatMu!

 

Kemuliaan  kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 3

Engkaulah Tuhanku seumur hidup, Engkau membesarkan hatiku

 

BACAAN

Ul. 6:4-25

Ul 6:4         Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!

 

Ul 6:5         Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu.

 

Ul 6:6         Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan,

 

Ul 6:7         haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.

 

Ul 6:8         Haruslah juga engkau mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu,

 

Ul 6:9         dan haruslah engkau menuliskannya pada tiang pintu rumahmu dan pada pintu gerbangmu.

 

Ul 6:10       Maka apabila TUHAN, Allahmu, telah membawa engkau masuk ke negeri yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepadamu - kota-kota yang besar dan baik, yang tidak kaudirikan;

 

Ul 6:11       rumah-rumah, penuh berisi berbagai-bagai barang baik, yang tidak kauisi; sumur-sumur yang tidak kaugali; kebun-kebun anggur dan kebun-kebun zaitun, yang tidak kautanami - dan apabila engkau sudah makan dan menjadi kenyang,

 

Ul 6:12       maka berhati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan TUHAN, yang telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan.

 

Ul 6:13       Engkau harus takut akan TUHAN, Allahmu; kepada Dia haruslah engkau beribadah dan demi nama-Nya haruslah engkau bersumpah.

 

Ul 6:14       Janganlah kamu mengikuti allah lain, dari antara allah bangsa-bangsa sekelilingmu,

 

Ul 6:15       sebab TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu di tengah-tengahmu, supaya jangan bangkit murka TUHAN, Allahmu, terhadap engkau, sehingga Ia memunahkan engkau dari muka bumi.

 

Ul 6:16       Janganlah kamu mencobai TUHAN, Allahmu, seperti kamu mencobai Dia di Masa.

 

Ul 6:17       Haruslah kamu berpegang pada perintah, peringatan dan ketetapan TUHAN, Allahmu, yang diperintahkan-Nya kepadamu;

 

Ul 6:18       haruslah engkau melakukan apa yang benar dan baik di mata TUHAN, supaya baik keadaanmu dan engkau memasuki dan menduduki negeri yang baik, yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu,

 

Ul 6:19       dengan mengusir semua musuhmu dari hadapanmu, seperti yang difirmankan TUHAN.

 

Ul 6:20       Apabila di kemudian hari anakmu bertanya kepadamu: Apakah peringatan, ketetapan dan peraturan itu, yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN Allah kita?

 

Ul 6:21       maka haruslah engkau menjawab anakmu itu: Kita dahulu adalah budak Firaun di Mesir, tetapi TUHAN membawa kita keluar dari Mesir dengan tangan yang kuat.

 

Ul 6:22       TUHAN membuat tanda-tanda dan mujizat-mujizat, yang besar dan yang mencelakakan, terhadap Mesir, terhadap Firaun dan seisi rumahnya, di depan mata kita;

 

Ul 6:23       tetapi kita dibawa-Nya keluar dari sana, supaya kita dapat dibawa-Nya masuk untuk memberikan kepada kita negeri yang telah dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyang kita.

 

Ul 6:24       TUHAN, Allah kita, memerintahkan kepada kita untuk melakukan segala ketetapan itu dan untuk takut akan TUHAN, Allah kita, supaya senantiasa baik keadaan kita dan supaya Ia membiarkan kita hidup, seperti sekarang ini.

 

Ul 6:25       Dan kita akan menjadi benar, apabila kita melakukan segenap perintah itu dengan setia di hadapan TUHAN, Allah kita, seperti yang diperintahkan-Nya kepada kita."

 

BACAAN LAIN

De Imitatione – Mengikuti Jejak Kristus

BAGIAN I – NASIHAT-NASIHAT UNTUK HIDUP ROHANI

PASAL XXIII – HAL MERENUNGKAN KEMATIAN

 

5.     Janganlah kita banyak menaruh harapan kepada sahabat dan kaum keluarga kita, dan janganlah menunda usaha kita untuk keselamatan jiwa kita. Sebab, orang akan lebih cepat melupakan kita daripada yang kita duga. Lebih baik sekarang ini kita berjaga-jaga dan mengumpulkan pekerjaan baik (sedia payung sebelum hujan) untuk waktu yang akan datang daripada mengharapkan bantuan orang lain. Bila sekarang kita tidak memperhatikan kepentingan kita, siapakah yang akan memperhatikan kita di kemudian hari? Waktu sekarang sungguh sangat berharga. “Sekaranglah saat yang bahagia; sekaranglah saat yang diperkenankan Allah” (bdk. 2 Kor 6:2). Namun, alangkah sayangnya bahwa waktu ini tidak kita pergunakan lebih baik, sedangkan seharusnya saat ini adalah kesempatan untuk memperoleh harta yang kekal. Sekali datanglah saatnya bahwa kita ingin benar mengalami satu hari bahkan satu jam saja, untuk memperbaiki diri kita; dan kita tidak tahu, apakah kesempatan itu akan kita peroleh.

 

Madah ‘Allah Tuhan Kami’ ditiadakan, selama Masa Prapaskah (lih. Buku Brevir hal XX)

 

DOA PENUTUP

Allah mahakuasa, dengan menjalani masa Prapaska ini, kami berusaha memahami misteri Kristus dengan lebih baik. Semoga kami layak hidup bersama Dia kelak. Sebab Dialah, PuteraMu dan  pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

 

PENUTUP

P: Marilah memuji Tuhan

U: Syukur kepada Allah 

Pembukaan: Minggu, 21 Februari 2021

Minggu, 21 Februari 2021

Pekan I Prapaskah – O Pekan I

Hari Minggu Prapaskah I (U)

 

PEMBUKAAN

 

P: Ya Tuhan, sudilah membuka hatiku

U: Supaya mulutku mewartakan pujianMu

 

Mazmur 94 (95)

Hendaknya kamu saling menasehati, selama masih dapat  dikatakan “hari ini” (Ibr 3,13)

 

Antifon

Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.

 

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,

bersorak-sorai bagi penyelamat kita.

Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,

menghormatiNya dengan pujian.

 

Antifon

Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.

 

Tuhanlah Allah yang agung,

merajai segala dewa.

Dasar bumi terletak di tanganNya,

puncak gunungpun milikNya.

MilikNyalah laut, Dia membuatnya,

daratanpun buatan tanganNya.

 

Antifon

Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.

 

Mari bersujud dan menyembah,

berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.

Dialah Allah kita, kita umatNya,

Dialah gembala kita, kita kawananNya.

 

Antifon

Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.

 

Hari ini dengarkanlah suaraNya:

“Jangan bertegar hati seperti di Meriba,

seperti di Masa, di padang gurun;

ketika leluhurmu mencobai Aku,

walau menyaksikan karyaKu yang agung.

 

Antifon

Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.

 

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;

maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya;

mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.

Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaku;

Mereka takkan beristirahat bersama Aku.

 

Antifon

Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon

Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.