Senin, 05 Oktober 2026
Pekan Biasa XXVII - O PEKAN III
HARI BIASA (H)
IBADAT BACAAN
PEMBUKAAN
P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku
U: Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu
Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus
Seperti pada permulaan, sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin
Alleluya
MADAH
Allah cahaya abadi
Tritunggal yang mahasuci
Kami percaya padaMu
Kami mohon berkat restu
Engkaulah sumber dan asal
Engkaulah tujuan tunggal
PadaMulah penghiburan
Harapan umat beriman
Engkau pencipta dunia
Cahaya kami semua
Engkau pahala mulia
Bagi umat yang percaya
Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Dan Roh penghibur ilahi
Mulia kekal abadi. Amin
PENDARASAN MAZMUR
Antifon 1
Allah kita datang dan tidak akan diam
Mazmur 49 (50) Kebaktian sejati kepada Tuhan
Aku datang bukannya untuk membatalkan hukum Taurat, melainkan untuk menyempurnakannya (Mat 5,17)
I
Tuhanlah Allah segala dewata,*
firmanNya memanggil bumi, dari timur sampai ke barat.
Allah bersinar dari Sion, kota yang terindah,*
Allah kita datang dan tidak akan diam
Api menjilat dihadapanNya.*
badai yang dahsyat melingkungiNya.
Ia memanggil langit dan bumi *
untuk mengadili umatNya:
“Himpunkanlah di hadapanKu semua kekasihKu,
yang mengikat perjanjian dengan Daku dalam darah kurban sembelihan!”
Semoga langit mewartakan tuntutan Allah yang tepat,*
sebab Dialah Allah yang adil
Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin
Antifon 1
Allah kita datang dan tidak akan diam
Antifon 2
Persembahkanlah pujian kepada Allah sebagai kurban
II
“Dengarlah, hai umatKu, Aku hendak berfirman, †
hai Israel, Aku hendak bersaksi melawan dikau:
Akulah Tuhan, Allahmu!
Bukan karena kurban sembelihanmu Aku menyalahkan dikau,*
bukan pula karena kurban bakaranmu yang tetap ada di hadapanKu!
Bukan kurban sapi yang Kutuntut dari kandangmu,*
bukan pula kurban kambing dari kawananmu.
Sebab milikKulah segala margasatwa di hutan *
dan segala hewan di gunung gemunung.
Aku mengenal segala burung di udara,*
dan semua binatang di padang kepunyaanKu
Seandainya Aku lapar, tidak usah Kukatakan kepadamu,*
sebab milikKulah dunia dan segala isinya.
Adakah Aku makan daging sapi,*
ataukah Aku minum darah kambing?
Persembahkanlah pujian kepada Allah sebagai kurban *
dan penuhilah nazarmu kepada Allah yang mahatinggi!
Lalu berserulah kepadaKu pada waktu kesesakan,*
niscaya Aku akan menyelamatkan dikau, dan engkau akan memuliakan Daku.”
Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
Seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin
Antifon 2
Persembahkanlah pujian kepada Allah sebagai kurban
Antifon 3
Bukanlah kurban yang Kusukai, melainkan hati yang mengasihi Aku dan orang yang sungguh mengenal Allah.
III
Tetapi kepada orang berdosa Allah berfirman: †
“Bagaimana mungkin engkau mendaraskan hukumKu *
dan berani berbicara tentang perjanjianKu?
Padahal engkau membenci amanatKu *
dan mengesampingkan firmanKu!
Jika melihat pencuri, engkau berkawan dengannya,*
engkau bergaul dengan orang berzinah
Mulutmu mengeram kejahatan,*
dan lidahmu menetaskan tipu muslihat.
Engkau duduk-duduk mengumpat saudaramu,*
engkau mendesas-desuskan fitnah melawan buah kandung ibumu
Itulah yang kulakukan:*
masakan Aku diam saja
Engkau memupuk keinginan jahat,*
masakan Aku seperti engkau!
Camkanlah ini, hai kamu yang lupa akan Daku,*
jangan sampai Aku menerkam, dan tiada yang dapat melepaskan.
Barang siapa mempersembahkan kurban pujian,*
dia akan Kumuliakan.
Barang siapa mengikuti bimbinganKu,*
dia Kupuaskan dengan keselamatanKu.”
Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin
Antifon 3
Bukanlah kurban yang Kusukai, melainkan hati yang mengasihi Aku dan orang yang sungguh mengenal Allah.
BACAAN
Dikutip dari http://www.imankatolik.or.id
Sir 2:1-18
Sir 2:1 Anakku, jikalau engkau bersiap untuk mengabdi kepada Tuhan, maka bersedialah untuk pencobaan.
Sir 2:2 Hendaklah hatimu tabah dan jadi teguh, dan jangan gelisah pada waktu yang malang.
Sir 2:3 Berpautlah kepada Tuhan, jangan murtad dari pada-Nya, supaya engkau dijunjung tinggi pada akhir hidupmu.
Sir 2:4 Segala-galanya yang menimpa dirimu terimalah saja, dan hendaklah sabar dalam segala perubahan kehinaanmu.
Sir 2:5 Sebab emas diuji di dalam api, tetapi orang yang kepadanya Tuhan berkenan dalam kancah penghinaan.
Sir 2:6 Percayalah pada Tuhan maka lapun menghiraukan dikau, ratakanlah jalanmu dan berharaplah kepada-Nya.
Sir 2:7 Kamu yang takut akan Tuhan nantikanlah belas kasihan-Nya, jangan menyimpang, supaya kamu jangan terjatuh.
Sir 2:8 Kamu yang takut akan Tuhan percayalah pada-Nya, niscaya kamu tidak akan kehilangan ganjaranmu.
Sir 2:9 Kamu yang takut akan Tuhan harapkanlah yang baik, sukacita kekal dan belas kasihan.
Sir 2:10 Pandanglah segala angkatan yang sudah-sudah dan perhatikanlah: Siapa gerangan percaya pada Tuhan lalu dikecewakan, siapa bertekun dalam ketakutan kepada-Nya dan telah ditinggalkan, atau siapa berseru kepada-Nya lalu tidak dihiraukan oleh-Nya?
Sir 2:11 Memang Tuhan adalah penyayang dan pengasih, la mengampuni dosa dan menyelamatkan pada saat kemalangan.
Sir 2:12 Celakalah, hati yang tawar dan tangan kendor, dan orang berdosa yang jalannya mendua.
Sir 2:13 Celakalah, hati yang lembek karena tidak percaya. Karena itulah ia tidak mendapat perlindungan.
Sir 2:14 Celakalah, kamu yang kehilangan ketabahan hati. Apakah yang hendak kamu perbuat apabila Tuhan mencobai?
Sir 2:15 Yang takut akan Tuhan taat kepada firman-Nya, dan yang mengasihi Dia mengikuti segala jalan yang ditunjukkan-Nya.
Sir 2:16 Yang takut akan Tuhan mencari perkenanan-Nya, dan yang mengasihi Dia mengenyangkan diri dengan Taurat-Nya.
Sir 2:17 Mereka yang takut akan Tuhan terus mempersediakan hatinya serta merendahkan diri di hadapan-Nya:
Sir 2:18 "Biarlah kami jatuh ke dalam tangan Tuhan, tetapi jangan ke dalam tangan manusia! Sebab sama seperti keagungan-Nya demikianpun belas kasihan-Nya!"
BACAAN LAIN
BUKU HARIAN SANTA FAUSTINA
JILID 1 KERAHIMAN ILAHI DI DALAM JIWAKU
hal 59
67. Sekali peristiwa, sesudah kaul pertamaku, aku jatuh sakit. Ketika, kendati perawatan yang cermat dan saksama dari para superior serta usaha dokter, aku tidak merasa semakin baik atau semakin buruk, telingaku mulai mendengar suara yang menyimpulkan bahwa aku kurang percaya. Dengan itu, penderitaanku berlipat ganda, dan hal ini berlangsung agak lama. Pada suatu hari, aku mengeluh kepada Yesus bahwa aku menjadi beban bagi para suster. Yesus menjawabku, "Engkau hidup bukan untuk dirimu sendiri tetapi untuk jiwa-jiwa, dan jiwa-jiwa lain akan mendapat pahala dari penderitaanmu. Penderitaanmu yang berkepanjangan akan memberi mereka terang serta kekuatan untuk menerima kehendak-Ku."
DOA PENUTUP
Tuhan, Allah kami, perkenankanlah kami mengabdi Engkau dengan segenap hati, dan mencintai semua manusia dengan kasih sejati. Demi Yesus Kristus, pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin
PENUTUP
P: Marilah memuji Tuhan
U: Syukur kepada Allah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar