Selasa, 15 September 2026

Ibadat Sore: Selasa, 15 September 2026

Selasa, 15 September 2026

Pekan Biasa XXIV – O PEKAN IV

PW SANTA PERAWAN MARIA BERDUKACITA (P)

 

IBADAT SORE

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku

U: Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Alleluya.

 

MADAH

Betapa duka Maria

Pada gunung Golgota

Memangku jenasah Putra

Yang sudah tak bernyawa

Tubuh hancur berlumuran

Penuh bekas siksaan.

 

Dipandangnya tubuh Putra

Dibelai dengan mesra

Diciumnya penuh khidmat

Dirangkul erat-erat

Tak terhinggalah dukanya

Yang menghibur tiada.

 

Kami mohon ya ibunda

Yang dirundung nestapa

Semoga kauperkenankan

Sekedar menghiburkan

Hatimu yang penuh duka

Dengan minat dan cinta.

 

Terpujilah Allah Bapa

Pencipta yang kuasa

Dan Yesus Putra Maria

Yang menebus dunia

Bersama Roh sumber cinta

Kini dan selamanya. Amin

 

PENDARASAN MAZMUR

Ant. 1        

Sekiranya aku sampai melupakan dikau, Yerusalem, biarlah tangan kananku dipotong.

 

Mazmur 136 (137),1-6  Di tepi sungai Babel

Pembuangan jasmani bangsa Israel melambangkan pembuangan rohani kita (S. Hilarius).

 

Di tepi sungai Babel kami duduk menangis,*

apabila teringat akan Sion.

 

Pada pohon gandarusa di tanah itu,*

kami gantungkan kecapi kami.

 

Di sana orang yang menawan kami,*

menyuruh kami menyanyikan lagu.

 

Orang yang memperbudak kami ,†

meminta lagu gembira,*

“Nyanyikanlah bagi kami lagu Sion!”

 

Bagaimana mungkin kami menyanyikan lagu Tuhan,*

di tanah asing?

 

Sekiranya aku sampai melupakan dikau, Yerusalem,*

biarlah tangan kananku dipotong.

 

Biarlah lidahku melekat pada langit-langitku,*

sekiranya aku tidak ingat akan dikau;

 

sekiranya aku tidak menjunjung Yerusalem,*

menjadi mahkota sukacitaku.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Ant. 1        

Sekiranya aku sampai melupakan dikau, Yerusalem, biarlah tangan kananku dipotong.

 

Ant. 2        

Aku bermazmur bagiMu di hadapan para malaikat, ya Allahku.

 

Mazmur 137 (138)   Ucapan syukur

Raja-raja bumi akan membawa kekayaan mereka ke kota suci (lh. Why 21,24).

 

Ya Tuhan, aku bersyukur kepadaMu dengan segenap hati,*

aku bermazmur bagiMu di hadapan para malaikat.

 

Aku bersujud ke arah rumahMu yang kudus,*

dan aku memuji namaMu.

 

Karena kasih dan kesetiaanMu,*

Engkau mengagungkan nama dan janjiMu, melebihi segala sesuatu.

 

Di kala aku berseru, Engkau mendengarkan aku,*

Engkau menambah kekuatan batinku.

 

Semua raja di bumi akan memuji Engkau, ya Tuhan,*

bila mereka mendengar sabdaMu.

 

Mereka akan memuliakan kedaulatan Tuhan,*

“Betapa agunglah kemuliaan Tuhan”.

 

Meskipun Tuhan mahaagung, Ia memperhatikan orang hina,*

meskipun mahatinggi, Ia sudi mendengarkan daku.

 

Bila aku berada dalam kesesakan,*

peliharalah hidupku terhadap amarah musuh.

 

Ulurkanlah tanganMu dan selamatkan daku,*

belalah aku seumur hidupku.

 

Kasih setiaMu, ya Tuhan, tetap selama-lamanya,*

karya tanganMu takkan gagal.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Ant. 2        

Aku bermazmur bagiMu di hadapan para malaikat, ya Allahku.

 

Ant. 3        

Layaklah Anakdomba yang disembelih itu menerima kemuliaan dan hormat.

 

Kidung       Why 4,11; 5,9.10-12 Pujian orang yang ditebus

 

Sudah sepatutnyalah, ya Tuhan dan Allah kami,*

Engkau menerima puji-pujian, hormat dan kuasa.

 

Sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu,*

dan karena kehendakMu semua yang ada dijadikan.

 

Layaklah Anakdomba menerima gulungan kitab,*

dan membuka ketujuh meterainya

 

Sebab Engkau telah disembelih,†

dan dengan darahMu Engkau telah menebus kami bagi Allah,*

dari setiap suku, bahasa, kaum dan bangsa.

 

Engkau telah menganugerahi kami,†

martabat raja dan imam di hadapan Allah kita,*

dan kami akan merajai dunia.

 

Layaklah Anakdomba yang disembelih itu,†

menerima kuasa dan kekayaan,*

hikmat dan kekuatan, hormat, kemuliaan dan puji-pujian.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Ant. 3        

Layaklah Anakdomba yang disembelih itu menerima kemuliaan dan hormat.

 

BACAAN SINGKAT

Gal 4,4-5

Ketika sudah sampai saat yang ditetapkan Allah, Ia mengutus PuteraNya. PuteraNya itu dilahirkan dari seorang wanita dan hidup di bawah hukum Taurat, supaya mereka semua yang tunduk pada hukum itu, dibebaskan olehNya dan diangkat menjadi anak Allah.

 

LAGU SINGKAT

P: Santa Maria, ratu surga dan penguasa bumi, * Berdiri dekat salib Tuhan.

U: Santa Maria, ratu surga dan penguasa bumi, * Berdiri dekat salib Tuhan.

P: Berbahagialah yang tanpa mati boleh menjadi martir.

U: Berdiri dekat salib Tuhan.

P: Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

U: Santa Maria, ratu surga dan penguasa bumi, * Berdiri dekat salib Tuhan.

 

Antifon Kidung

Melihat ibuNya bersama murid kesayangan di sampingnya, Yesus berkata kepada ibuNya: “Ibu, itulah anakmu”. Lalu kepada murid-Nya: “Itulah ibumu”.

 

KIDUNG MARIA

(Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*

hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

 

Sebab Ia memperhatikan daku,*

hambaNya yang hina ini.

 

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*

oleh sekalian bangsa.

 

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*

kuduslah namaNya.

 

Kasih sayangNya turun-temurun,*

kepada orang yang takwa.

 

Perkasalah perbuatan tanganNya,*

dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

 

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*

yang hina-dina diangkatnya.

 

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*

orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

 

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*

Allah telah menolong Israel, hambaNya.

 

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*

untuk selama-lamanya.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Antifon Kidung

Melihat ibuNya bersama murid kesayangan di sampingnya, Yesus berkata kepada ibuNya: “Ibu, itulah anakmu”. Lalu kepada murid-Nya: “Itulah ibumu”.

 

DOA PERMOHONAN

Marilah kita memuji Allah, Bapa yang mahakuasa, dan bersuka ria di hadapanNya. Sebab Ia telah merahmati santa Maria yang disebut bahagia oleh semua bangsa. Maka hendaklah kita berdoa dengan rendah hati:

U: Terimalah doa Maria dan kasihanilah kami.

 

Engkau telah mengangkat Maria menjadi bunda yang bermurah hati,* 

semoga semua orang yang ditimpa mara bahaya mengalami cintanya.

 

Engkau menghendaki Maria sebagai ibu keluarga di rumah Yesus dan Yusuf,* 

semoga berkat doanya semua ibu memupuk cinta kasih dalam rumah tangganya.

 

Engkau menguatkan Maria, ketika ia berdiri di kaki salib, dan menggembirakan hatinya dengan kebangkitan PuteraMu,* 

hiburkanlah orang yang bersusah dan kuatkanlah harapan mereka.

 

Engkau membuka hati Maria untuk mendengarkan sabdaMu dan menyerahkan dirinya kepadaMu sebagai hamba yang setia,* 

semoga berkat doanya, kami menjadi hamba dan murid PuteraMu.

 

Engkau telah memahkotai Maria di surga,* 

semoga semua arwah bersuka ria di dalam kerajaanMu bersama para kudus.

 

BAPA KAMI

Bapa kami yang ada di surga,

dimuliakanlah namaMu.

Datanglah kerajaanMu.

Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari ini.

Dan ampunilah kesalahan kami,

seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami.

Dan janganlah masukkan kami ke dalam percobaan,

Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin

 

DOA PENUTUP

Allah sumber kekuatan, ketika PuteraMu ditinggikan pada salib, bundaNya berdiri di situ dan ikut menderita. Semoga kamipun mengambil bagian dalam sengsara Kristus dan ikut dibangkitkan bersama Dia, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

 

PENUTUP

P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U: Amin.

 

======

DOA PEMBEBASAN DARI KUTUK

Bapa yang kekal, Engkaulah satu-satunya Tuhan yang abadi, Tuhan yang adalah kasih, penuh belas kasih dan ramah. Lihatlah Putera TunggalMu, Yesus Kristus, dan kasihanilah.

Kupersembahkan kepadaMu kesakitanNya pada penderaan di tiang, luka-luka dan darahNya, bagi semua orang yang berada di bawah kutuk dosa nenek moyang mereka dan ketidakpatuhan mereka, yang melanggar perjanjian yang mereka buat denganMu.

Semoga Engkau membebaskan kami melalui penderaan PuteraMu, sembuhkanlah melalui luka-lukaNya dan selamatkanlah melalui Darah BerhargaNya. Amin

 

Darah Berharga Yesus Kristus – lepaskanlah kami dari kutuk-kutuk.

Luka-luka Yesus Kristus – sembuhkanlah luka-luka kami

Dengan penderaanMu, - meteraikanlah kami. Amin

====

“Semua yang ada di bawah kutuk dan secara terus menerus mengucapkan doa ini akan dibebaskan dari kutuk-kutuk mereka. Keluarga yang menderita dari kutuk akan dosa yang dilakukan oleh nenek moyang mereka dan melakukan 144 novena melalui doa ini; akan dibebaskan. Semua yang melanggar sebuah perjanjian dan seharusnya mati akan diselamatkan dan juga dilepaskan dari kutuk mereka jika mereka secara terus menerus mengucapkan doa ini dan bertobat. Anak-anakKu, betapa mengerikannya jika mengalami murka Tuhan! Berpalinglah dari dosa-dosamu dan hiduplah. Aku mengasihi kalian semua. Jadilah sembuh.”

Sumber: Buku “Precious Blood of Jesus”

NIHIL OBSTAT: Rev. Fr. Stephen Obiukwu Censor Deputatus Chairman, Doctrine and Faith Committee Archdiocese of Onitsha, Anambra State, Nigeria 1 July 1999 Imprimatur of Ayo-Maria Atoyebi. O.P., Bishop of Ilorin, Nigeria, June 17, 2001 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar