Minggu, 19 Juli 2026

Ibadat Bacaan: Minggu, 19 Juli 2026

Minggu, 19 Juli 2026

Pekan Biasa XVI – O Pekan IV

Hari Minggu Biasa XVI (H)

 

IBADAT BACAAN

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku

U: Ya Tuhan, perhatikanlah hamba-Mu

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, 

seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Alleluya

 

MADAH

Yesus penyelamat kami

Hari yang pertama ini

Kausucikan selamanya

Dengan kebangkitan mulia.

 

Bangkitlah sekarang ini

Hati dan semangat kami

Bangkitkanlah kemudian

Badan kami berkat iman.

 

Bila Engkau datang lagi

Kami kan menyongsong pasti

Untuk hidup seterusnya

bersama-Mu pada Bapa.

 

Perkenankan kami nanti

Memuji sepenuh hati

Bapa Putra Roh mulia

Selalu senantiasa. Amin.

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Ant. 1    Siapakah boleh mendaki gunung Tuhan, siapakah berdiri di tempat-Nya yang kudus?

 

Mazmur 23 (24)    Tuhan masuk bait-Nya yang kudus

Pintu surga terbuka untuk Kristus pada waktu kenaikan-Nya (St. Ireneus).

 

Milik Tuhanlah bumi dan segala isinya,*

jagat dan semua penghuninya.

 

Sebab Tuhan yang mendasarkan bumi atas laut,*

menegakkannya atas samudra raya.

 

Siapakah boleh mendaki gunung Tuhan,*

siapakah berdiri di tempat-Nya yang kudus?

 

Yang bersih tangannya dan murni hatinya,*

yang tidak bersikap curang dan tidak bersumpah palsu.

 

Dia yang menerima berkat Tuhan *

dan memperoleh balas jasa dari Allah, penyelamatnya.

 

Orang demikianlah yang mencari Tuhan,*

yang menghadap hadirat Allah Yakub.

 

Tinggikanlah tiangmu, hai gapura-gapura, †

dan lebarkanlah dirimu, gerbang abadi,*

supaya masukkah raja mulia.

 

Siapakah raja mulia itu?†

Tuhan yang perkasa dan perwira,*

Tuhan yang jaya dalam peperangan.

 

Tinggikanlah tiangmu, hai gapura-gapura, †

dan lebarkanlah dirimu, gerbang abadi,*

supaya masuklah raja mulia.

 

Siapakah raja mulia itu?†

Tuhan semesta alam,*

Dialah raja mulia.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, 

seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Ant. 1    Siapakah boleh mendaki gunung Tuhan, siapakah berdiri di tempat-Nya yang kudus?

 

Ant. 2    Pujilah Allah kami, hai para bangsa, sebab Allah memperkenankan kami tetap hidup.

 

Mazmur 65 (66)    Madah untuk kurban syukur

Kebangkitan Tuhan dan bertobatnya para bangsa (Hesychius).

                  I

Bersorak-sorailah bagi Allah, hai seluruh bumi, †

bermazmurlah bagi nama-Nya yang mulia *

dan gemakanlah pujian-Nya.

 

Berkatalah; “Ya Allah, betapa dahsyatlah karya-Mu, †

betapa hebatlah kekuatan-Mu,*

sehingga musuh terbungkuk-bungkuk di hadapan-Mu.

 

Seluruh bumi sujud menyembah Engkau *

dan memuji nama-Mu dengan mazmur.”

 

Mari saksikan karya Allah,*

perbuatan Allah menggemparkan manusia.

 

Allah mengubah laut menjadi tanah kering, †

mereka menyeberangi sungai tanpa menjadi basah,*

mari kita bersorak-sorai kepada Allah.

 

Ia memerintah dari benteng-Nya yang abadi, †

pandangan-Nya mengawasi para bangsa,*

jangan sampai ada yang memberontak melawan Dia.

 

Pujilah Allah kami, hai para bangsa,*

serukanlah pujian-Nya dengan sepenuh hati.

 

Sebab Allah memperkenankan kami tetap hidup *

dan tidak menyerahkan kami kepada kematian.-

 

Engkau telah menguji kami, ya Allah,*-

membesut kami seperti membesut perak.

 

Engkau membawa kami ke padang belantara *

dan menimpakan wabah kepada kami.

 

Engkau memusingkan kepala kami dengan penyakit, †

kami mengalami siksaan api dan air *

setelah kami Kaubawa ke luar dari kemakmuran Mesir.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, 

seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Ant. 2    Pujilah Allah kami, hai para bangsa, sebab Allah memperkenankan kami tetap hidup.

 

Ant. 3    Dengarkanlah, hai kamu semua yang takwa, aku hendak mewartakan yang dikerjakan Allah bagiku.

                    II

Aku akan masuk rumah-Mu membawa kurban bakaran, †

aku akan memenuhi nazar *

yang telah kuucapkan dalam kegelisahanku.

 

Aku akan mempersembahkan hewan tambun,†

membakar domba jantan menjadi kurban yang harum,*

aku akan menyediakan kurban sapi dan kambing.

 

Mari, dengarkanlah, hai kamu semua yang takwa,*

aku hendak mewartakan yang dikerjakan Allah bagiku.

 

Kepada-Nya aku telah berseru,*

dan pujian-Nya telah kunyanyikan.

 

Sekiranya aku menyadari suatu kesalahan,*

Tuhanku pasti tidak mendengarkan daku *

 

Tetapi kenyataannya Allah mendengarkan daku *

dan mengindahkan doa permohonanku.

 

Terpujilah Allah, yang tidak menolak doaku *

dan tidak menjauhkan kasih setia-Nya dari padaku.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, 

seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Ant. 3    Dengarkanlah, hai kamu semua yang takwa, aku hendak mewartakan yang dikerjakan Allah bagiku.

 

BACAAN

Dikutip dari  http://www.imankatolik.or.id

Ayub 11:1-20

Ayb 11:1 Maka berbicaralah Zofar, orang Naama:


Ayb 11:2 "Apakah orang yang banyak bicara tidak harus dijawab? Apakah orang yang banyak mulut harus dibenarkan?


Ayb 11:3 Apakah orang harus diam terhadap bualmu? Dan kalau engkau mengolok-olok, apakah tidak ada yang mempermalukan engkau?


Ayb 11:4 Katamu: Pengajaranku murni, dan aku bersih di mata-Mu.


Ayb 11:5 Tetapi, mudah-mudahan Allah sendiri berfirman, dan membuka mulut-Nya terhadap engkau,


Ayb 11:6 dan memberitakan kepadamu rahasia hikmat, karena itu ajaib bagi pengertian. Maka engkau akan mengetahui, bahwa Allah tidak memperhitungkan bagimu sebagian dari pada kesalahanmu.


Ayb 11:7 Dapatkah engkau memahami hakekat Allah, menyelami batas-batas kekuasaan Yang Mahakuasa?


Ayb 11:8 Tingginya seperti langit-apa yang dapat kaulakukan- Dalamnya melebihi dunia orang mati-apa yang dapat kauketahui-


Ayb 11:9 Lebih panjang dari pada bumi ukurannya, dan lebih luas dari pada samudera.


Ayb 11:10 Apabila Ia lewat, melakukan penangkapan, dan mengadakan pengadilan, siapa dapat menghalangi-Nya?


Ayb 11:11 Karena Ia mengenal penipu dan melihat kejahatan tanpa mengamat-amatinya.


Ayb 11:12 Jikalau orang dungu dapat mengerti, maka anak keledai liar pun dapat lahir sebagai manusia.


Ayb 11:13 Jikalau engkau ini menyediakan hatimu, dan menadahkan tanganmu kepada-Nya;


Ayb 11:14 jikalau engkau menjauhkan kejahatan dalam tanganmu, dan tidak membiarkan kecurangan ada dalam kemahmu,


Ayb 11:15 maka sesungguhnya, engkau dapat mengangkat mukamu tanpa cela, dan engkau akan berdiri teguh dan tidak akan takut,


Ayb 11:16 bahkan engkau akan melupakan kesusahanmu, hanya teringat kepadanya seperti kepada air yang telah mengalir lalu.


Ayb 11:17 Kehidupanmu akan menjadi lebih cemerlang dari pada siang hari, kegelapan akan menjadi terang seperti pagi hari.


Ayb 11:18 Engkau akan merasa aman, sebab ada harapan, dan sesudah memeriksa kiri kanan, engkau akan pergi tidur dengan tenteram;


Ayb 11:19 engkau akan berbaring tidur dengan tidak diganggu, dan banyak orang akan mengambil muka kepadamu.


Ayb 11:20 Tetapi mata orang fasik akan menjadi rabun, mereka tidak dapat melarikan diri lagi; yang masih diharapkan mereka hanyalah menghembuskan nafas."


BACAAN LAIN

BUKU HARIAN SANTA FAUSTINA

JILID 1 KERAHIMAN ILAHI DI DALAM JIWAKU

hal 26

26. Akhir masa novisiat. Penderitaanku tidak surut. Karena rapuh secara fisik, aku dibebaskan dari semua latihan rohani; maksudnya, semua itu diganti dengan doa-doa seruan yang singkat. Jumat Agung - Yesus merenggut aku ke dalam kasih-Nya yang bernyala-nyala. Ini terjadi sewaktu adorasi sore. Dengan tiba-tiba, kehadiran ilahi menguasai aku, dan aku lupa akan segala sesuatu yang lain. Yesus membuat aku memahami betapa banyak Ia telah menderita bagiku. Ini berlangsung dalam waktu yang amat singkat. Aku merasakan suatu dambaan yang luar biasa - suatu kerinduan untuk mengasihi Allah.

 

MADAH ALLAH TUHAN KAMI

 

Allah, Tuhan kami.

Engkau kami puji dan muliakan.

 

Bapa yang kekal abadi,

seluruh bumi bersembah sujud pada-Mu.

 

Bagi-Mu seluruh malaikat bermadah,

seluruh isi surga bernyanyi.

 

Bagi-Mu Kerubim dan Serafim

tak kunjung putus melambungkan pujian.

 

Kudus, kudus, kuduslah Tuhan,

Allah segala kuasa.

 

Surga dan bumi penuh kemuliaan-Mu.

Kepada-Mu paduan para rasul bersyukur,

rombongan para nabi berbakti.

 

Kepada-Mu barisan para martir berkurban

dengan mempertaruhkan nyawa.

 

Kepada-Mu Gereja kudus beriman,

tersebar di seluruh dunia.

 

Ya Bapa Yang Mahakuasa,

pencipta semesta alam.

 

Putra sejati Yang Terpuji,

Putra Bapa Yang Tunggal.

 

Roh Kudus, cahaya mulia,

penghibur umat beriman.

 

Engkaulah raja agung, ya Kristus,

Engkaulah Putra Allah yang hidup.

 

Engkau sudi dikandung santa perawan

menjadi manusia demi keselamatan kami.

 

Engkau mematahkan belenggu maut,

membuka pintu kerajaan surga bagi kami.

 

Engkau bertakhta mulia di sisi Bapa,

mengadili umat manusia.

 

Kami mohon lindungilah hamba-hamba-Mu,

yang Kautebus dengan darah-Mu sendiri.


Sambutlah kami bersama para kudus

dalam kemuliaan abadi.

 

Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan,

dan berkatilah milik pusaka-Mu.

 

Bimbinglah kami semua,

dan muliakanlah untuk selamanya.

 

Setiap hari kami meluhurkan Dikau,

kami memuji nama-Mu sepanjang masa.

 

Ya Tuhan, sudilah menjaga kami,

agar senantiasa luput dari dosa.

 

Kasihanilah kami, ya Tuhan,

kasihanilah kami.

 

Limpahkanlah kasih setia-Mu kepada kami,

sebab kami berharap kepada-Mu.

 

Kepada-Mu kami percaya, ya Tuhan,

kami takkan kecewa selama-lamanya.

 

DOA PENUTUP

Tuhan Mahamurah, ampunilah hamba-hamba-Mu dan limpahkanlah kurnia rahmat-Mu kepada kami. Semoga semangat kami Kauteguhkan dengan iman, harapan, dan cinta kasih, supaya kami tetap berkanjang mematuhi kehendak-Mu. Demi Yesus Kristus, Pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.

 

PENUTUP

P: Marilah memuji Tuhan

U: Syukur kepada Allah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar