Rabu, 11 Maret 2026

Ibadat Bacaan: Rabu, 11 Maret 2026

Rabu, 11 Maret 2026

Pekan III Prapaskah – O Pekan III

Hari Biasa Pekan III Prapaskah (U)

 

IBADAT BACAAN

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku

U: Ya Tuhan, perhatikanlah hamba-Mu

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus,

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin

 

MADAH

Kinilah waktu yang tepat

Untuk menerima rahmat

Asalkan kita bertobat

Dengan kebulatan tekad.

 

Hati kita yang terluka

Tertindih timbunan dosa

Mengharapkan pengampunan

Hasil karya Kristus Tuhan.

 

Marilah kita semua

Menyiapkan Paska raya

Dengan tekun berusaha

Menjadi abdi sesama.

 

Ya Tritunggal Mahasuci

Trimalah pujian kami

Yang kami lambungkan ini

Dengan ikhlas penuh bakti. Amin.

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Ant.1    Kasih dan kesetiaan mengawal Engkau, ya Tuhan.

 

Mazmur 88 (89):2-38    Kasih setia Tuhan kepada wangsa Daud

Allah telah mengangkat salah seorang dari keturunan Daud menjadi penyelamat bangsa Israel, yaitu Yesus (Kisah Para Rasul 13:22,23)

                                        I

KasihMu, ya Tuhan, hendak kunyanyikan selama-lamanya,*

kesetiaan-Mu kuwartakan turun temurun.

 

Kuakui dengan mulutku: “Ya Allah kekal,†

kasih-Mu menciptakan surga, *

tetapi kesetiaan-Mu kokoh melebihi langit.”

 

Engkau berkata: “Kuikat perjanjian dengan orang pilihan-Ku,*

Kusumpahkan kepada Daud hamba-Ku:

 

"Aku hendak menegakkan wangsamu untuk  selama-lamanya *

dan membangun takhtamu turun temurun."

 

Ya Tuhan, janji-Mu dipuji di surga *

dan kesetiaan-Mu dalam himpunan para kudus

 

Sebab siapakah di angkasa yang sejajar dengan Tuhan? *

siapa seperti Tuhan di antara dewa-dewa?

 

Allah menggemparkan sidang para dewa.*

Ia menakutkan dan menggentarkan semua yang mendekati-Nya.

 

Ya Tuhan, Allah semesta alam, siapakah seperti Engkau?*

Tuhan yang agung, umat-Mu yang setia mengelilingi Engkau.

 

Engkau memerintah keangkuhan laut,*

bila ombaknya menanjak, Engkau meredakannya.

 

Engkau meremukkan naga Rahab, penguasa laut, seperti bangkai,*

dengan lengan kuat Engkau menghamburkan musuh-Mu.

 

Milik-Mulah langit, milik-Mulah bumi, *

dunia seisinya, Engkaulah yang membesarkannya.

 

Gunung-gunung suci Zabon dan Amana,*

Gunung Tabor dan Hermon bersorak-sorai di hadirat-Mu.

 

Lengan-Mu perkasa, ya Allah pahlawan,*

tangan-Mu jaya, merebut kemenangan.

 

Keadilan dan hukumlah dasar pemerintahan-Mu,*

kasih dan kesetiaan mengawal Engkau.

 

Berbahagialah bangsa yang mengenal sinar kehadiran-Mu,*

yang hidup dalam cahaya wajah-Mu, ya Tuhan.

 

Mereka menikmati kehadiran-Mu sepanjang hari dengan sorak sorai *

dan bersuka ria atas kemurahan-Mu.

 

Sungguh, Engkaulah kejayaan yang kami banggakan,*

Engkau berkenan memberi kami kemenangan.

 

Sungguh, Engkaulah penguasa kami,*

Allah Israel yang kudus adalah raja kami.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus,

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin

 

Ant.1    Kasih dan kesetiaan mengawal Engkau, ya Tuhan.

 

Ant. 2    Putera Allah dilahirkan sebagai manusia dari keturunan Daud.

                                    II

Ya Tuhan, Engkau pernah bersabda dalam penglihatan,*

Engkau berfirman tentang Daud, kekasih-Mu:

 

“Seorang pemuda dan bukan seorang panglima Kupilih menjadi raja,*

seorang anak Kutinggikan atas para pahlawan.

 

Aku menemukan Daud, hamba-Ku,*

Aku mengurapinya dengan minyak-Ku yang kudus.

 

Tangan-Ku akan menjamin kekuatannya *

dan lengan-Ku akan meneguhkan dia.

 

Takkan ada musuh yang  sanggup menggulingkan dia,*

dan tiada penjahat berhasil mengalahkannya.

 

Akan Kuhantam lawannya di hadapannya,*

dan Kuhancurkan semua orang yang membenci dia.

 

Kesetiaan dan kasih-Ku menyertai dia,*

dan demi nama-Ku ia akan berjaya.

 

Kuberi dia kuasa atas daerah laut di barat *

dan kedaulatan atas wilayah sungai di timur.

 

Ia akan berseru kepada-Ku: “Engkaulah Bapaku, ya Allah,*

Engkaulah gunung pelindung yang menyelamatkan daku.”

 

Akan Kujadikan dia putera-Ku yang sulung.*

yang tertinggi di antara raja bumi.

 

Akan Kukasihi dia dengan setia untuk selama-lamanya,*

dan perjanjian-Ku tetap berlaku baginya.

 

Keturunannya akan Kududukkan di atas takhtanya,*

dan kerajaannya akan teguh seperti surga abadi.

 

Kemuliaan  kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus,

seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Ant. 2    Putera Allah dilahirkan sebagai manusia dari keturunan Daud.

 

Ant. 3    Sekali Aku bersumpah kepada Daud hamba-Ku: Wangsanya akan berlangsung selama-lamanya

                        III

‘Jika keturunannya meninggalkan hukum-Ku,*

dan enggan mengikuti perintah-Ku,

 

jika mereka melanggar ketetapan-Ku *

dan mengesampingkan undang-undang-Ku,

 

maka Aku akan menghukum pemberontakan mereka dengan cemeti *

dan membalas kesalahan mereka dengan cambuk.

 

tetapi tak pernah akan Kuingkari kasih-Ku kepada Daud,*

tak pernah Kukhianati kesetiaan-Ku

 

Aku takkan melanggar perjanjian-Ku,*

takkan merubah firman yang Kuucapkan

 

Sekali Aku bersumpah demi kekudusan-Ku,*

tak mungkin Aku berdusta kepada Daud

 

Wangsanya akan berlangsung selama-lamanya

kerajaannya bertahan di hadapan-Ku seperti matahari.

 

Keturunannya akan hidup terus selama bulan beredar,*

dan takhtanya tetap kokoh melebihi langit.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus,

seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Ant. 3    Sekali Aku bersumpah kepada Daud hamba-Ku: Wangsanya akan berlangsung selama-lamanya

 

BACAAN

Dikutip dari http://www.imankatolik.or.id

Keluaran 33:7-11,18-23; 34:5-9,29-35


Kel 33:7    Sesudah itu Musa mengambil kemah dan membentangkannya di luar perkemahan, jauh dari perkemahan, dan menamainya Kemah Pertemuan. Setiap orang yang mencari TUHAN, keluarlah ia pergi ke Kemah Pertemuan yang di luar perkemahan.


Kel 33:8 Apabila Musa keluar pergi ke kemah itu, bangunlah seluruh bangsa itu dan berdirilah mereka, masing-masing di pintu kemahnya, dan mereka mengikuti Musa dengan matanya, sampai ia masuk ke dalam kemah.


Kel 33:9 Apabila Musa masuk ke dalam kemah itu, turunlah tiang awan dan berhenti di pintu kemah dan berbicaralah TUHAN dengan Musa di sana.


Kel 33:10 Setelah seluruh bangsa itu melihat, bahwa tiang awan berhenti di pintu kemah, maka mereka bangun dan sujud menyembah, masing-masing di pintu kemahnya.


Kel 33:11 Dan TUHAN berbicara kepada Musa dengan berhadapan muka seperti seorang berbicara kepada temannya; kemudian kembalilah ia ke perkemahan. Tetapi abdinya, Yosua bin Nun, seorang yang masih muda, tidaklah meninggalkan kemah itu.


Kel 33:18 Tetapi jawabnya: "Perlihatkanlah kiranya kemuliaan-Mu kepadaku."


Kel 33:19 Tetapi firman-Nya: "Aku akan melewatkan segenap kegemilangan-Ku dari depanmu dan menyerukan nama TUHAN di depanmu: Aku akan memberi kasih karunia kepada siapa yang Kuberi kasih karunia dan mengasihani siapa yang Kukasihani."


Kel 33:20 Lagi firman-Nya: "Engkau tidak tahan memandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang Aku dapat hidup."


Kel 33:21 Berfirmanlah TUHAN: "Ada suatu tempat dekat-Ku, di mana engkau dapat berdiri di atas gunung batu;


Kel 33:22 apabila kemuliaan-Ku lewat, maka Aku akan menempatkan engkau dalam lekuk gunung itu dan Aku akan menudungi engkau dengan tangan-Ku, sampai Aku berjalan lewat.


Kel 33:23 Kemudian Aku akan menarik tangan-Ku dan engkau akan melihat belakang-Ku, tetapi wajah-Ku tidak akan kelihatan."


Kel 34:5 Turunlah TUHAN dalam awan, lalu berdiri di sana dekat Musa serta menyerukan nama TUHAN.


Kel 34:6 Berjalanlah TUHAN lewat dari depannya dan berseru: "TUHAN, TUHAN, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya,


Kel 34:7 yang meneguhkan kasih setia-Nya kepada beribu-ribu orang, yang mengampuni kesalahan, pelanggaran dan dosa; tetapi tidaklah sekali-kali membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya dan cucunya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat."


Kel 34:8 Segeralah Musa berlutut ke tanah, lalu sujud menyembah


Kel 34:9 serta berkata: "Jika aku telah mendapat kasih karunia di hadapan-Mu, ya Tuhan, berjalanlah kiranya Tuhan di tengah-tengah kami; sekalipun bangsa ini suatu bangsa yang tegar tengkuk, tetapi ampunilah kesalahan dan dosa kami; ambillah kami menjadi milik-Mu."


Kel 34:29 Ketika Musa turun dari gunung Sinai - kedua loh hukum Allah ada di tangan Musa ketika ia turun dari gunung itu - tidaklah ia tahu, bahwa kulit mukanya bercahaya oleh karena ia telah berbicara dengan TUHAN.


Kel 34:30 Ketika Harun dan segala orang Israel melihat Musa, tampak kulit mukanya bercahaya, maka takutlah mereka mendekati dia.


Kel 34:31 Tetapi Musa memanggil mereka, maka Harun dan segala pemimpin jemaah itu berbalik kepadanya dan Musa berbicara kepada mereka.


Kel 34:32 Sesudah itu mendekatlah segala orang Israel, lalu disampaikannyalah kepada mereka segala perintah yang diucapkan TUHAN kepadanya di atas gunung Sinai.


Kel 34:33 Setelah Musa selesai berbicara dengan mereka, diselubunginyalah mukanya.


Kel 34:34 Tetapi apabila Musa masuk menghadap TUHAN untuk berbicara dengan Dia, ditanggalkannyalah selubung itu sampai ia keluar; dan apabila ia keluar dikatakannyalah kepada orang Israel apa yang diperintahkan kepadanya.


Kel 34:35 Apabila orang Israel melihat muka Musa, bahwa kulit muka Musa bercahaya, maka Musa menyelubungi mukanya kembali sampai ia masuk menghadap untuk berbicara dengan TUHAN.


BACAAN LAIN

RENUNGAN KISAH SENGSARA TUHAN KITA YESUS KRISTUS

J.LOVE

22. DIIKAT PADA PILAR

Yesus dilucuti dan direnggangkan sepanjang pilar dalam kondisi demam

Yesus digiring ke praetorium dalam keadaan menggigil gemetar karena demam.  Para algojo  mencampakkan Yesus hingga membentur pilar yang berdiri di tengah praetorium itu.  Mereka mengoyakkan jubah ungu Herodes,  sementara Yesus melepaskan pakaiannya sendiri dan kemudian melingkarkan tanganNya pada pilar.  Kedua tanganNya diangkat sampai ke puncak pilar sementara kakiNya dibelenggu erat di dasar pilar.  Tubuh Yesus direnggangkan sepanjang pilar yang digunakan untuk menghukum para penjahat besar.


Betapa tubuh  yang mulia direnggangkan dengan keji pada pilar yang dingin.  Yesus sungguh dipermalukan dan menjadi tontonan khalayak ramai.  Inilah silih yang harus ditanggung Yesus akibat kedurhakaan manusia yang suka mempertontonkan kemolekan tubuh mereka.  Yang suka mempertontonkan kekayaan,  kekuasaan dan kehebatan mereka. Silih atas manusia yang suka mempermalukan dan menghina orang lain.

 

DOA PENUTUP

Ya Tuhan, dalam masa Prapaska ini kami Kaudidik dan Kauajar dengan sabda-Mu. Semoga dengan berpantang kami berbakti kepada-Mu dengan segenap hati dan dalam doa bersatu padu sebagai umat-Mu. Demi Yesus Kristus, Pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

 

PENUTUP

P: Marilah memuji Tuhan

U: Syukur kepada Allah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar