Senin, 03 Agustus 2026

Ibadat Siang: Senin, 03 Agustus 2026

Senin, 03 Agustus 2026

Pekan Biasa XVIII – O PEKAN II

HARI BIASA (H)

 

IBADAT SIANG

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku

U: Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

Alleluya

 

MADAH

Engkau Tuhan raja mulya

Yang mengatur segalanya

Fajar pagi Kauterbitkan

Panas siang Kaukobarkan.

 

Padamkan api sengketa

Yang memisahkan sesama

Teguhkan s’mangat berpadu

Yang menyatukan sekutu.

 

Kabulkanlah doa kami

Ya Allah Bapa surgawi

Bersama Putra dan RohMu

Sekarang serta selalu. Amin.

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Antifon 1

Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Allah dan melakukannya.

 

Mazmur 118 (119),41-48

 

Berikanlah kasih setiaMu, ya Tuhan,*

keselamatanMu, yang telah Kaujanjikan.

 

Agar aku dapat memberi jawaban kepada orang yang menghina aku,*

sebab aku percaya pada firmanMu.

 

Jangan Kauambil firmanMu yang benar dari mulutku,*

sebab aku berharap pada ketetapanMu.

 

Selalu aku berpegang kepada hukumMu,*

selama hidupku, sampai kekal.

 

Aku akan hidup dengan hati tenang,*

sebab aku hanya ingin melakukan kehendakMu.

 

Aku akan berbicara tentang hukumMu,*

aku tidak malu di hadapan para raja.

 

Segala aturanMu menjadi kesukaanku,*

yang sangat kucintai.

 

Kepada hukumMu kutadahkan tanganku,*

ketetapanMu kurenungkan.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 1

Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Allah dan melakukannya.

 

Antifon 2

MakananKu ialah melakukan kehendak Bapa.

 

Mazmur 39 (40),2-14.17-18 Syukur dan permohonan

Kurban dan persembahan tidak Kaukehendaki, tetapi Engkau telah menyediakan tubuh bagiku (Ibr 10,5)

                  I

Dengan amat sangat aku mengharapkan Tuhan,*

Ia mengindahkan daku dan mendengarkan seruanku.

 

Ia mengangkat aku dari lembah kebinasaan, dari lumpur kehinaan,*

Ia menempatkan kakiku di atas wadas dan meneguhkan langkahku.

 

Lagu yang baru diilhamkanNya kepadaku, lagu pujian bagi Allah kita,*

banyak orang menyaksikannya dengan khidmat dan percaya kepada Tuhan.

 

Berbahagialah orang yang percaya kepada Tuhan,*

yang tak bergaul dengan orang durhaka atau penipu.

 

Banyaklah karya dan rencanaMu bagi kami, ya Tuhan Allahku,†

dan sangat mengagumkan,*

tak ada yang menyamai Engkau.

 

Aku mau menyebutkan dan mengisahkan semuanya,*

tetapi jumlahnya terlalu banyak.

 

Kurban dan persembahan tidak Kauinginkan,*

tetapi Engkau telah membuka telingaku bagi suaraMu.

 

Kurban bakar dan kurban pelunas tidak Kautuntut,*

maka aku berkata kepadaMu:

 

“Sesuai dengan firmanMu aku datang,†

untuk melakukan kehendakMu, ya Allahku,*

kesukaanku ialah hukumMu yang terukir dalam hatiku”.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 2

MakananKu ialah melakukan kehendak Bapa.

 

Antifon 3

Sekalipun aku miskin dan malang, namun Tuhan memperhatikan daku.

II

Di tengah himpunan umat aku mengabarkan kesetiaanMu,*

tidak kututup bibirku, Tuhan, Engkau tahu.

 

KesetiaanMu tidak kusembunyikan dalam hatiku,*

tetapi kebenaran dan pertolonganMu kuwartakan.

 

Kasih dan kebenaranMu tidak kudiamkan,*

di tengah himpunan umat.

 

Engkau Tuhan, janganlah menutup kerahimanMu terhadapku,*

semoga kasih dan kesetiaanMu selalu menyertai aku.

 

Sebab malapetaka mengepung aku, tak terbilang banyaknya,*

dosaku mengejar aku, tak terhitung jumlahnya.

 

Lebih besarlah jumlahnya dari pada rambut kepalaku,*

sehingga aku putus harapan.

 

Berkenanlah, ya Tuhan, melepaskan daku,*

Tuhan, bersegeralah menolong aku.

 

Hendaknya bergembira dan bersukaria,*

semua yang mencari Engkau,

 

hendaknya semua yang merindukan pertolonganMu,*

berseru: “Agunglah Tuhan”.

 

Sekalipun aku miskin dan malang,*

namun Tuhan memperhatikan daku.

 

Engkaulah penolong dan pembebasku,*

Allahku, jangan berlambat.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 3

Sekalipun aku miskin dan malang, namun Tuhan memperhatikan daku.

 

BACAAN SINGKAT

(Yer 32,40)

Aku akan mengikat perjanjian abadi dengan umatKu: Aku tidak akan berhenti berbuat baik terhadap mereka. Aku akan menanamkan perasaan takwa dalam hati mereka, sehingga mereka tidak lagi menjauhi Aku.

 

P: Pada Tuhanlah keselamatan dan kemuliaanku.

U: Dialah kekuatan dan tempat perlindunganku.

 

DOA PENUTUP

Allah, Engkaulah Tuhan panenan dan pemelihara kebun anggur, Engkau membagikan tugas dan memberi balas jasa. Semoga kami bekerja keras sepanjang hari dan tidak bersungut-sungut melawan keputusanMu. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

 

PENUTUP

P: Marilah memuji Tuhan.

U: Syukur kepada Allah.

Ibadat Sebelum Tengah Hari: Senin, 03 Agustus 2026

Senin, 03 Agustus 2026

Pekan Biasa XVIII – O PEKAN II

HARI BIASA (H)

 

IBADAT SEBELUM TENGAH HARI

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku

U: Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

Alleluya

 

MADAH

Engkau Tuhan raja mulya

Yang mengatur segalanya

Fajar pagi Kauterbitkan

Panas siang Kaukobarkan.

 

Padamkan api sengketa

Yang memisahkan sesama

Teguhkan s’mangat berpadu

Yang menyatukan sekutu.

 

Kabulkanlah doa kami

Ya Allah Bapa surgawi

Bersama Putra dan RohMu

Sekarang serta selalu. Amin.

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Antifon 1

Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Allah dan melakukannya.

 

Mazmur 119 (120) Merindukan perdamaian

Sabarlah dalam kesusahan dan bertekunlah dalam doa (Rom 12,12)

 

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*

dan Ia mendengarkan daku.

 

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*

dan dari lidah penipu.

 

Tuhan pasti membalas kamu,*

Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

 

Dengan panah tajam dari busur tentara,*

dengan bara yang berpijar-pijar.

 

Celakalah aku, entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*

entah jauh di perkemahan Kedar!

 

Aku masih tinggal terlalu dekat juga*

pada orang yang membenci perdamaian.

 

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*

sedangkan mereka hanya peperangan.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 1

Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Allah dan melakukannya.

 

Antifon 2

MakananKu ialah melakukan kehendak Bapa.

 

Mazmur 120 (121) Penjaga umat

Mereka tidak akan menderita lapar dan dahaga lagi, dan matahari atau panas terik tidak akan menimpa mereka lagi. (Why 7,16)

 

Aku melayangkan pandangan ke Gunung:*

dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

 

Pertolonganku dari Tuhan,*

yang menjadikan langit dan bumi. –

 

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*

yang menjagamu takkan mengantuk.

 

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur*

yang menjaga Israel.

 

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*

Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

 

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*

maupun bulan di waktu malam.

 

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*

Ia menjaga nyawamu.

 

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*

sekarang dan selamanya.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 2

MakananKu ialah melakukan kehendak Bapa.

 

Antifon 3

Sekalipun aku miskin dan malang, namun Tuhan memperhatikan daku.

 

Mazmur 121 (122) Kota suci Yerusalem

Kamu sudah datang ke gunung Sion, ke kota Allah yang hidup, Yerusalem surgawi (Ibr, 12,22).

 

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku:*

“Mari kita pergi ke rumah Tuhan.”

 

Sekarang kami telah berdiri*

di gerbangmu, hai Yerusalem!

 

Hai Yerusalem engkau dibangun*

sebagai kota yang rapat tersusun.

 

Suku bangsa berziarah kepadamu,*

suku bangsa Tuhan.

 

Untuk bersyukur kepada Tuhan*

sesuai dengan peraturan Israel.

 

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*

kursi keluarga raja Daud.

 

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem:*

“Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!”

 

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu*

dan kemakmuran atas istanamu. –

 

Atas nama semua saudara dan sahabatku*

aku mengucapkan selamat kepadamu.

 

Demi bait Tuhan, Allah kita,*

aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 3

Sekalipun aku miskin dan malang, namun Tuhan memperhatikan daku.

 

BACAAN SINGKAT

(Yer 32,40)

Aku akan mengikat perjanjian abadi dengan umatKu: Aku tidak akan berhenti berbuat baik terhadap mereka. Aku akan menanamkan perasaan takwa dalam hati mereka, sehingga mereka tidak lagi menjauhi Aku.

 

P: Pada Tuhanlah keselamatan dan kemuliaanku.

U: Dialah kekuatan dan tempat perlindunganku.

 

DOA PENUTUP

Allah, Bapa yang mahabaik, pekerjaan manusia telah kau atur sedemikian rupa, sehingga lebih sempurna jika dikerjakan bersama. Semoga kami bekerja dengan baik, supaya dapat hidup selaku puteraMu dan mencintai semua orang sebagai saudara. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

 

PENUTUP

P: Marilah memuji Tuhan.

U: Syukur kepada Allah. 

Ibadat Pagi: Senin, 03 Agustus 2026

Senin, 03 Agustus 2026

Pekan Biasa XVIII – O PEKAN II

HARI BIASA (H)

 

IBADAT PAGI

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku

U: Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

Alleluya

 

MADAH

Sumber cahaya mulia

Yang menerangi dunia

Malam Kauhentikan sudah

Kauterbitkan fajar cerah.

 

Engkaulah terang sejati

Melebihi matahari

Dasar lubuk hati kami

Kausinari Kauselami

 

Terangilah diri kami

Ya Bapa yang murah hati

Dengan rahmat dan kasihMu

Agar selamat selalu

 

Terpujilah Allah Bapa

Bersama Putra tercinta

Dalam ikatan Roh suci

Sepanjang seluruh hari. Amin.

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Antifon 1

Bilakah aku menghadap dan memandang wajah Allah ?

 

Mazmur 41 (42) Rindu akan Tuhan dan akan baitNya yang kudus

Barang siapa haus, hendaklah datang, dan barang siapa mau, hendaklah mengambil air kehidupan (Why 22,17)

 

Bagaikan rusa merindukan sungai,*

demikianlah hatiku rindu padaMu, ya Allah.

 

Hatiku haus akan Allah, Allah yang hidup,*

bilakah aku menghadap dan memandang wajah Allah?

 

Air mataku menjadi bagaikan santapan bagiku, siang dan malam,*

karena sehari-harian orang bertanya: Di mana Allahmu?

 

Dengan sedih selalu kuingat, bahwa di masa lampau,*

aku bersama orang banyak berarak ke kediaman Allah.

 

Aku turut melangkah di depan perarakan itu,*

di tengah suara sorak-sorai dan lagu syukur.

 

Mengapa engkau tertekan dan gelisah, wahai jiwaku?†

Berharaplah kepada Allah, aku akan bersyukur lagi,*

kepada Allah, penolongku.

 

Karena gelisah aku teringat akan Dikau,*

dari daerah Yordan dan Hermon dan dari gunung Nizar.

 

Di sana anak sungai yang satu memanggil yang lain,†

dengan deru air terjun,*

demikianpun gelora gelombangMu mengempaskan daku.

 

Siang hari Tuhan menyatakan kasih setiaNya kepadaku,*

malam hari aku memuji Allah, pemberi hidup.

 

Aku berkata kepada Allah, pelindungku:

“Mengapa Engkau melupakan daku,*

mengapa aku sedih, tersesak oleh musuh?”

 

Celaan lawanku menyakiti hatiku seperti tikaman maut,*

karena sehari-harian mereka bertanya: Di mana Allahmu?

 

Mengapa engkau tertekan dan gelisah, wahai jiwaku?†

Berharaplah kepada Allah, aku akan bersyukur lagi,*

kepada Allah, penolongku.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 1

Bilakah aku menghadap dan memandang wajah Allah ?

 

Antifon 2

Pandanglah, ya Tuhan, dan kasihanilah kami.

 

Kidung Sir 36,1-7.13-16 Doa untuk kota suci Yerusalem

Inilah hidup kekal, mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Kauutus (Yoh 17,3)

 

Pandanglah dan kasihanilah kami, ya Allah semesta alam,*

curahkanlah kedahsyatanMu atas bangsa-bangsa.

 

Nyatakanlah kekuasaanMu terhadap bangsa-bangsa asing itu,*

agar merekapun melihat kemuliaanMu.

 

Engkau telah menampakkan diriMu dalam diri kami di hadapan mereka,*

hendaklah Engkau memuliakan diri dalam mereka di hadapan kami.

 

Agar mereka mengakui, sebagaimana kami telah mengakui,*

bahwa tiada Allah selain Dikau, ya Tuhan.

 

Kerjakan lagi tanda-tanda dan ulangilah karyaMu,*

nyatakanlah kemuliaan karyaMu dan kekuatan tanganMu.

 

Kumpulkanlah segala suku Yakub,*

kembalikan kepadanya tanah pusaka seperti sediakala.

 

Kasihanilah umat yang disebut dengan namaMu,*

Israel yang telah Kauberi hak anak sulung.

 

Kasihanilah kota ini yang menjadi kotaMu yang kudus,*

Yerusalem, kota tempat istirahatMu.

 

Penuhilah Sion dengan pujian atas karyaMu yang mengagumkan,*

penuhilah baitMu dengan kemuliaanMu.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 2

Pandanglah, ya Tuhan, dan kasihanilah kami.

 

Antifon 3

Terpujilah Engkau, ya Tuhan, di bentangan langit.

 

Mazmur 18 (19) A Pujian bagi Tuhan, pencipta semesta alam

Allah mengunjungi kita laksana fajar cemerlang untuk membimbing kita ke jalan damai sejahtera (Luk 1,78-79)

 

Langit mewartakan kemuliaan Allah,*

dan cakrawala memasyhurkan karya tanganNya.

 

Hari yang satu mengisahkannya kepada hari yang lain,*

dan malam yang satu menyampaikannya kepada malam berikut.

 

Meskipun tidak bicara dan tidak memperdengarkan suara,†

namun di seluruh dunia bergemalah seruannya,*

dan pesannya sampai ke perbatasan bumi.

 

Di sana Tuhan memasang kemah bagi sang surya,*

yang meninggalkan peraduannya bagaikan pengantin.

 

Dengan girang sang surya menempuh jalan peredarannya,*

laksana seorang pahlawan.

 

dari ujung langit yang satu ia beredar ke ujung yang lain,*

dan tak ada yang luput dari panas teriknya.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 3

Terpujilah Engkau, ya Tuhan, di bentangan langit.

 

BACAAN SINGKAT

(Yer 15,16)

Kudapatkan sabdaMu dan kuresapkan dalam diriku. Maka sabdaMu menjadi kesukaan dan kegembiraan hatiku. Engkau selalu dekat padaku, Tuhan Allah segala kuasa.

 

LAGU SINGKAT

P: Bersoraklah, orang jujur, bagi Tuhan,* Patutlah orang saleh memuji-muji.

U: Bersoraklah, orang jujur, bagi Tuhan,* Patutlah orang saleh memuji-muji

P: Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan.

U: Patutlah orang saleh memuji-muji.

P: Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

U: Bersoraklah, orang jujur, bagi Tuhan,* Patutlah orang saleh memuji-muji

 

Antifon Kidung

Terpujilah Tuhan, sebab Ia mengunjungi dan membebaskan kita.

 

KIDUNG ZAKARIA

(Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*

sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

 

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*

putera Daud, hambaNya.

 

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*

dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

 

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*

dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

 

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*

dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

 

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*

akan membebaskan kita dari tangan musuh.

 

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*

dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

 

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*

sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

 

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*

berkat pengampunan dosa mereka.

 

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*

Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

 

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*

dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon Kidung

Terpujilah Tuhan, sebab Ia mengunjungi dan membebaskan kita.

 

DOA PERMOHONAN

Penyelamat kita telah mengangkat kita menjadi raja dan imam untuk mempersembahkan kurban rohani yang berkenan kepada Allah. Sebab itu marilah kita dengan penuh syukur berkata:

U: Semoga kami tetap mengabdi Engkau, ya Tuhan.


Kristus, imam abadi, Engkau telah mengaruniakan imamat suci kepada umatMu,* 

semoga kami mempersembahkan kurban rohani yang patut bagi Allah.


Limpahilah kami dengan hasil buah RohMu,* 

yakni kesabaran, kemurahan hati dan kelembutan hati.


Semoga kami mencintai Engkau, supaya kami memiliki Engkau,* 

agar kami dapat memuji Engkau dalam hidup kami.


Semoga kami mengusahakan yang berguna bagi saudara-saudara kami,* 

supaya mereka lebih mudah memperoleh keselamatan.

 

BAPA KAMI

Bapa kami yang ada di surga,

dimuliakanlah namaMu.

Datanglah kerajaanMu.

Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari ini.

Dan ampunilah kesalahan kami,

seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami.

Dan janganlah masukkan kami ke dalam percobaan,

Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin

 

DOA PENUTUP

Tuhan, Allah yang mahakuasa, Engkau menghantar kami kepada pagi ini. Selamatkanlah kami dengan kuasaMu, agar pada hari ini kami tidak jatuh ke dalam dosa. Bimbinglah kiranya perkataan kami dan arahkanlah pikiran serta perbuatan kami kepada keadilan dan kejujuran. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

 

PENUTUP

P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U: Amin.