Selasa, 16 Juni 2026

Ibadat Sesudah Tengah Hari: Selasa, 16 Juni 2026

Selasa, 16 Juni 2026

Pekan Biasa XI – O PEKAN III

HARI BIASA (H)

 

IBADAT SESUDAH TENGAH HARI

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku

U: Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Alleluya

 

MADAH

Tuhan Allah mahaluhur

Hari dan malam Kauatur

Terang gelap bergiliran

Silih ganti berurutan.

 

Senja hari yang mendekat

Melambangkan akhir hayat

Yang bagi umat beriman

Membuka keabadian.

 

Kabulkanlah doa kami

Ya Allah Bapa surgawi

Bersama Putra dan RohMu

Sekarang serta selalu. Amin.

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Antifon 1

Cinta kasih itu kesempurnaan hukum.

 

Mazmur 125 (126) Kegembiraan dan pengharapan

Seperti kamu turut mengambil bagian dalam sengsara kami, kamu juga turut mengambil bagian dalam penghiburan kami (2 Kor 1,7).

 

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*

kita seperti orang yang bermimpi.

 

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa*

dan lidah kita dengan sorak-sorai.

 

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui:*

“Agunglah karya Tuhan bagi mereka.”

 

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*

sebab itu kita bersukacita.

 

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*

seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

 

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*

akan menuai dengan bersorak-sorai.

 

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya;*

ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 1

Cinta kasih itu kesempurnaan hukum.

 

Antifon 2

Ingatlah akan umatMu yang Kauperoleh dahulu kala.

 

Mazmur 126 (127) Tanpa Tuhan pekerjaan sia-sia belaka

Kamu adalah bangunan Allah (1 Kor 3,9)

 

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*

sia-sialah para pembangun bekerja.

 

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*

sia-sialah para pengawal berjaga.

 

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi, †

pergi tidur larut malam*

dan  mencari nafkah dengan susah payah.

 

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan*

kepada orang yang dicintaiNya.

 

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*

dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

 

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*

demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

 

Berbahagialah orang yang mengisi*

tabung panahnya sampai penuh.

 

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*

tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 2

Ingatlah akan umatMu yang Kauperoleh dahulu kala.

 

Antifon 3

Bangkitlah, ya Tuhan, belalah perkaraMu.

 

Mazmur 127 (128) Kedamaian rumah tangga dalam Tuhan

Semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion, yaitu dari GerejaNya (Arnobius).

 

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*

yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

 

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*

hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

 

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*

anak-anakmu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

 

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*

semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

 

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup*

dan melihat anak cucumu turun-temurun.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 3

Bangkitlah, ya Tuhan, belalah perkaraMu.

 

BACAAN SINGKAT

(Ul 15,7-8)

Andaikata salah seorang saudara yang tinggal di kota tempat kediamanmu jatuh miskin, maka janganlah kautegarkan hatimu dan jangan kaututup tanganmu terhadapnya. Tetapi bukalah tanganmu bagi saudaramu yang miskin, dan berilah pinjaman kepadanya sekadar keperluannya.

 

P: Ya Tuhan, dengarkanlah ratapan orang miskin.

U: Arahkanlah perhatianMu dan condongkanlah telingaMu.

 

DOA PENUTUP

Ya Allah, Engkau telah mengutus malaikatMu kepada perwira Kornelius untuk menunjukkan jalan keselamatan kepadanya. Semoga kami lebih giat bekerja untuk menyelamatkan semua orang, supaya kami semua bersatu dengan Dikau dalam Gereja. Demi Kristus, pengantara kami.

 

PENUTUP

P: Marilah memuji Tuhan.

U: Syukur kepada Allah.

Ibadat Siang: Selasa, 16 Juni 2026

Selasa, 16 Juni 2026

Pekan Biasa XI – O PEKAN III

HARI BIASA (H)

 

IBADAT SIANG

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku

U: Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Alleluya

 

MADAH

Tuhan Allah mahaluhur

Hari dan malam Kauatur

Terang gelap bergiliran

Silih ganti berurutan.

 

Senja hari yang mendekat

Melambangkan akhir hayat

Yang bagi umat beriman

Membuka keabadian.

 

Kabulkanlah doa kami

Ya Allah Bapa surgawi

Bersama Putra dan RohMu

Sekarang serta selalu. Amin.

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Antifon 1

Cinta kasih itu kesempurnaan hukum.

 

Mazmur 118 (119),97-104

 

Betapa besar cintaku kepada hukumMu,*

aku merenungkannya sepanjang hari.

 

Aku menjadi lebih bijaksana dari pada musuhku,*

sebab perintahMu selalu ada padaku.

 

Aku lebih arif dari pada semua pengajarku,*

sebab aku merenungkan sabdaMu.

 

Aku lebih berbudi dari pada orang-orang tua,*

sebab aku berpegang pada perintahMu.

 

Aku tidak melangkahkan kaki ke jalan kejahatan,*

agar firmanMu tetap kupegang.

 

Aku tidak menyimpang dari ketetapanMu,*

sebab Engkaulah yang mengajar aku.

 

Betapa manisnya janjiMu bagiku,*

melebihi madu di mulutku.

 

Aku menimba pengertian dari titahMu,*

maka aku benci akan segala kebohongan.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 1

Cinta kasih itu kesempurnaan hukum.

 

Antifon 2

Ingatlah akan umatMu yang Kauperoleh dahulu kala.

 

Mazmur 73 (74) Meratapi keruntuhan rumah Allah

Jangan takut kepada mereka yang membunuh badan (Mat 10,28)

                  I

Ya Allah, mengapa Kaubuang kami untuk selamanya?*

Mengapa murkaMu bernyala terhadap domba gembalaanMu?

 

Ingatlah akan umatMu yang Kauperoleh dahulu kala,†

yang Kautebus menjadi bangsa milik pusakaMu,*

ingatlah akan gunung Sion yang Kaudiami.

 

Pulihkanlah bangsaMu dari reruntuhan puing,*

tempat kudus telah dimusnakan musuh.

 

LawanMu berbuat huru-hara dalam rumahMu,*

dan memancangkan ratusan panji.

 

Mereka memasang api pada pintu gerbang,*

dan merusak ukiran-ukiran dengan kapak.

 

Mereka merobohkan semua pintu,*

dan menghancurkannya berkeping-keping dengan kapak dan beliung.

 

Mereka membumihanguskan rumahMu yang kudus,*

dan menajiskan kediamanMu.

 

Mereka berkata dalam hati,†

“Marilah kita basmi bangsa ini sekaligus,*

dan semua rumah ibadat di seluruh negeri”.

 

Tiada mukjizat lagi bagi kami, tiada nabi,*

tak seorangpun tahu, masih berapa lama.

 

Ya Allah, masih berapa lama lawan itu menghina,*

dan musuh menghojat namaMu terus-menerus?

 

Mengapa Engkau menarik kembali tanganMu,*

mengapa Engkau berpangku tangan saja?

 

Ya Allah, hancurkanlah raja-raja dari timur,*

rebutlah kemenangan di Yerusalem.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 2

Ingatlah akan umatMu yang Kauperoleh dahulu kala.

 

Antifon 3

Bangkitlah, ya Tuhan, belalah perkaraMu.

II

Engkaulah yang membelah laut dengan kekuasaanMu,*

dan memecahkan kepala naga di atas permukaan air.

 

Engkaulah yang meremukkan kepala-kepala Leviatan,*

dan menjadikanya mangsa binatang gurun pasir.

 

Engkaulah yang membuka mata air dan sungai,*

Engkaulah yang mengeringkan bengawan-bengawan purba.

 

MilikMulah siang, dan milikMulah malam,*

Engkaulah yang menempatkan bulan dan matahari.

 

Engkaulah yang menetapkan segala batas bumi,*

musim kemarau dan musim hujan Engkaulah yang membuatnya.

 

Ingatlah, musuh menghina Engkau, ya Tuhan,*

suatu bangsa yang dungu menghojat namaMu.

 

Jangan serahkan umatMu kepada binatang buas,*

jangan lupakan selamanya bangsaMu yang tertindas.

 

Ingatlah akan rumahMu, karena kotaMu diliputi kegelapan,*

dan seluruh negeri penuh kekerasan.

 

Jangan mengecewakan pengharapan orang tertindas,*

semoga orang yang miskin dan malang memuji namaMu.

 

Bangkitlah, Allah, belalah perkaraMu,*

ingatlah bahwa orang dungu menghina Engkau sepanjang hari.

 

Jangan melupakan teriakan para lawanMu,*

pekik para musuhMu yang makin meningkat.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 3

Bangkitlah, ya Tuhan, belalah perkaraMu.

 

BACAAN SINGKAT

(Ul 15,7-8)

Andaikata salah seorang saudara yang tinggal di kota tempat kediamanmu jatuh miskin, maka janganlah kautegarkan hatimu dan jangan kaututup tanganmu terhadapnya. Tetapi bukalah tanganmu bagi saudaramu yang miskin, dan berilah pinjaman kepadanya sekadar keperluannya.

 

P: Ya Tuhan, dengarkanlah ratapan orang miskin.

U: Arahkanlah perhatianMu dan condongkanlah telingaMu.

 

DOA PENUTUP

Ya Allah, Engkau telah mewahyukan kepada Petrus rencanaMu untuk menyelamatkan bangsa-bangsa kafir. Semoga pekerjaan kami meyenangkan hati-Mu dan berguna untuk memajukan rencana keselamatan yang telah Kautetapkan dalam cinta kasih-Mu. Demi Kristus, pengantara kami.

 

PENUTUP

P: Marilah memuji Tuhan.

U: Syukur kepada Allah.

Ibadat Sebelum Tengah Hari: Selasa, 16 Juni 2026

Selasa, 16 Juni 2026

Pekan Biasa XI – O PEKAN III

HARI BIASA (H)

 

IBADAT SEBELUM TENGAH HARI

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku

U: Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Alleluya

 

MADAH

Tuhan Allah mahaluhur

Hari dan malam Kauatur

Terang gelap bergiliran

Silih ganti berurutan.

 

Senja hari yang mendekat

Melambangkan akhir hayat

Yang bagi umat beriman

Membuka keabadian.

 

Kabulkanlah doa kami

Ya Allah Bapa surgawi

Bersama Putra dan RohMu

Sekarang serta selalu. Amin.

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Antifon 1

Cinta kasih itu kesempurnaan hukum.

 

Mazmur 119 (120) Merindukan perdamaian

Sabarlah dalam kesusahan dan bertekunlah dalam doa (Rom 12,12)

 

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*

dan Ia mendengarkan daku.

 

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*

dan dari lidah penipu.

 

Tuhan pasti membalas kamu,*

Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

 

Dengan panah tajam dari busur tentara,*

dengan bara yang berpijar-pijar.

 

Celakalah aku, entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*

entah jauh di perkemahan Kedar!

 

Aku masih tinggal terlalu dekat juga*

pada orang yang membenci perdamaian.

 

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*

sedangkan mereka hanya peperangan.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 1

Cinta kasih itu kesempurnaan hukum.

 

Antifon 2

Ingatlah akan umatMu yang Kauperoleh dahulu kala.

 

Mazmur 120 (121) Penjaga umat

Mereka tidak akan menderita lapar dan dahaga lagi, dan matahari atau panas terik tidak akan menimpa mereka lagi. (Why 7,16)

 

Aku melayangkan pandangan ke Gunung:*

dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

 

Pertolonganku dari Tuhan,*

yang menjadikan langit dan bumi. –

 

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*

yang menjagamu takkan mengantuk.

 

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur*

yang menjaga Israel.

 

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*

Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

 

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*

maupun bulan di waktu malam.

 

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*

Ia menjaga nyawamu.

 

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*

sekarang dan selamanya.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 2

Ingatlah akan umatMu yang Kauperoleh dahulu kala.

 

Antifon 3

Bangkitlah, ya Tuhan, belalah perkaraMu.

 

Mazmur 121 (122) Kota suci Yerusalem

Kamu sudah datang ke gunung Sion, ke kota Allah yang hidup, Yerusalem surgawi (Ibr, 12,22).

 

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku:*

“Mari kita pergi ke rumah Tuhan.”

 

Sekarang kami telah berdiri*

di gerbangmu, hai Yerusalem!

 

Hai Yerusalem engkau dibangun*

sebagai kota yang rapat tersusun.

 

Suku bangsa berziarah kepadamu,*

suku bangsa Tuhan.

 

Untuk bersyukur kepada Tuhan*

sesuai dengan peraturan Israel.

 

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*

kursi keluarga raja Daud.

 

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem:*

“Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!”

 

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu*

dan kemakmuran atas istanamu. –

 

Atas nama semua saudara dan sahabatku*

aku mengucapkan selamat kepadamu.

 

Demi bait Tuhan, Allah kita,*

aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 3

Bangkitlah, ya Tuhan, belalah perkaraMu.

 

BACAAN SINGKAT

(Ul 15,7-8)

Andaikata salah seorang saudara yang tinggal di kota tempat kediamanmu jatuh miskin, maka janganlah kautegarkan hatimu dan jangan kaututup tanganmu terhadapnya. Tetapi bukalah tanganmu bagi saudaramu yang miskin, dan berilah pinjaman kepadanya sekadar keperluannya.

 

P: Ya Tuhan, dengarkanlah ratapan orang miskin.

U: Arahkanlah perhatianMu dan condongkanlah telingaMu.

 

DOA PENUTUP

Allah yang kekal dan kuasa, Engkau telah mencurahkan Roh Kudus penghibur kepada para rasul pada jam sembilan pagi. Utuslah kiranya Roh itu juga kepada kami, supaya kamipun memberi kesaksian tentang Engkau di hadapan semua orang. Demi Kristus, pengantara kami.

 

PENUTUP

P: Marilah memuji Tuhan.

U: Syukur kepada Allah.