Minggu, 11 Mei 2025

Ibadat Pagi: Minggu, 11 Mei 2025

Minggu, 11 Mei 2025

PEKAN IV PASKAH – O PEKAN IV

HARI MINGGU PASKAH IV (P), Minggu Panggilan

 

IBADAT PAGI

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku.

U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Alleluya.

 

MADAH

Fajar menyingsinglah sudah

Langit menggemakan madah

Bumi bersorak-sorailah

Neraka mengaduh kalah.

 

Kala raja nan perkasa

Menggempur markas neraka

Menggilas kuasa maut

Dengan gagah tanpa takut.

 

Meskipun tertutup batu

Dijaga banyak serdadu

Namun pemenang yang luhur

Bangkit mulya dari kubur.

 

Mulyalah Engkau ya Tuhan

Yang bangkit tak terkalahkan

Serta Bapa dan Roh suci

Mulyalah kekal abadi. Amin.

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Antifon 1

Aku tidak akan mati, aku tetap hidup dan mewartakan karya Tuhan, alleluya.

 

Mazmur 117 (118) Sorak sorai dan ucapan selamat

Yesus adalah batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan – yaitu kamu sendiri -, namun Ia telah menjadi batu penjuru (Kis 4,11)

 

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*

kekal abadi kasih setiaNya.

 

Hendaklah Israel berkata:*

kekal abadi kasih setiaNya.

 

Hendaklah kaum Harun berkata:*

kekal abadi kasih setiaNya.

 

Hendaklah orang yang takwa berkata:*

kekal abadi kasih setiaNya.

 

Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan,*

Ia menjawab dan melegakan daku.

 

Tuhan di pihakku, aku tidak takut.*

Apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

 

Tuhan di pihakku, Ia penolongku.*

Aku melihat pembenciku tersipu-sipu.

 

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*

dari pada percaya kepada manusia.

 

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*

dari pada percaya kepada bangsawan.

 

Segala bangsa mengepung aku,*

tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

 

Mereka mengepung aku rapat-rapat,*

tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

 

Mereka mengepung aku seperti lebah,†

seperti nyala api yang menjilat-jilat,*

tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

 

Aku didesak-desak sampai terjatuh,*

tetapi Tuhan menolong aku.

 

Tuhanlah kekuatan dan pelindungku,*

Dialah kemenanganku

 

Suara gembira dan sorak-sorai,*

terdengar di perkemahan para pemenang.

 

“Tuhan bertindak dengan tangan kuat,*

tangan Tuhan mahakuasa.”

 

Aku tidak akan mati, aku tetap hidup,*

untuk mewartakan karya-karya Tuhan.

 

Tuhan sering menyiksa aku,*

namun tidak menyerahkan daku kepada maut.

 

Bukalah bagiku gerbang kemenangan,*

supaya aku masuk dan bersyukur kepada Tuhan.

 

Inilah pintu gerbang Tuhan,*

para pemenang masuk ke dalamnya.

 

Syukur kepadaMu, sebab Engkau memenangkan daku,*

dan menjadi penyelamatku.

 

Batu yang dibuang oleh para pembangun,*

telah menjadi batu sendi.

 

Karya Tuhanlah itu,*

sangat mengagumkan kita.

 

Pada hari inilah Tuhan bertindak,*

mari kita rayakan dengan gembira.

 

Ya Tuhan, berilah kami keselamatan!*

Ya Tuhan, berilah kami kesejahteraan!

 

Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan;†

kami memberkati kamu dari dalam rumah Tuhan,*

Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita.

 

Beraraklah dengan membawa ranting berdaun,*

hiasilah tanduk-tanduk mesbah.

 

Allahkulah Engkau, Engkau kupuji,*

Allahku, Engkau kuagungkan.

 

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*

kekal abadi kasih setiaNya.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 1

Aku tidak akan mati, aku tetap hidup dan mewartakan karya Tuhan, alleluya.

 

Antifon 2

Terpujilah namaMu yang mulia dan kudus, alleluya.

 

Kidung Dan 3,52-57 Semua makhluk hendaknya memuji Tuhan

Pencipta…..dipuji selama-lamanya (Rom 1,25)

 

Terpujilah Engkau, Tuhan, Allah leluhur kami,*

kepadaMulah pujian selama segala abad.

 

Terpujilah namaMu yang mulia dan kudus,*

kepadaMulah pujian selama segala abad.

 

Terpujilah Engkau dalam baitMu yang mulia dan kudus,*

kepadaMulah pujian selama segala abad.

 

Terpujilah Engkau di atas takhta kerajaanMu,*

kepadaMulah pujian selama segala abad.

 

Terpujilah Engkau yang mendugai samudera raya,†

dan bersemayam di atas singgasana,*

kepadaMulah pujian selama segala abad.

 

Terpujilah Engkau di bentangan langit,*

kepadaMulah pujian selama segala abad.

 

Pujilah Tuhan, hai segala karya Allah,*

kepadaNyalah pujian selama segala abad.

 

Pujilah Bapa dan Putera dan Roh Kudus,*

kepadaNyalah pujian selama segala abad.

 

(Kemuliaan tidak diucapkan)

 

Antifon 2

Terpujilah namaMu yang mulia dan kudus, alleluya.

 

Antifon 3

Muliakanlah Allah kita, sebab perkasalah Tuhan, sempurna karyaNya dan sungguh lurus kebijaksanaanNya, alleluya.

 

Mazmur 150 Pujilah Tuhan

Bermazmurlah dengan segenap hati dan budimu; muliakanlah Allah lahir batin (Hesychius)

 

Pujilah Tuhan di tempatNya yang kudus,*

pujilah Dia di angkasaNya yang gemilang.

 

Pujilah Dia karena karyaNya yang agung,*

pujilah Dia karena kemuliaanNya yang besar.

 

Pujilah Dia dengan bunyi sangkakala,*

pujilah Dia dengan kecapi dan celempung.

 

Pujilah Dia dengan rebana dan tari-tarian,*

pujilah Dia dengan gitar dan seruling.

 

Pujilah Dia dengan ceracap yang berdenting,†

Pujilah Dia dengan ceracap gemercing,*

segala yang bernafas, pujilah Tuhan.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 3

Muliakanlah Allah kita, sebab perkasalah Tuhan, sempurna karyaNya dan sungguh lurus kebijaksanaanNya, alleluya.

 

BACAAN SINGKAT

(Kis 10,40-43)

Allah telah membangkitkan Yesus pada hari yang ketiga, dan dengan kuasa Allah, Yesus menampakkan diri, bukan kepada seluruh bangsa, tetapi kepada saksi-saksi, yang sebelumnya telah ditunjuk oleh Allah. Kamilah saksi-saksi itu, kami yang telah makan dan minum bersama-sama dengan Dia, setelah Ia bangkit dari alam maut. Kepada kami ditugaskan oleh Allah mewartakan kepada seluruh bangsa dan memberi kesaksian bahwa Yesuslah yang ditentukan Allah menjadi hakim atas orang yang hidup dan yang mati. Tentang Dialah semua nabi memberi kesaksian, bahwa barang siapa percaya kepadaNya akan mendapat pengampunan dosa demi namaNya.

 

LAGU SINGKAT

P: Kristus, Putera Allah yang hidup, kasihanilah kami,* Alleluya, alleluya.

U: Kristus, Putera Allah yang hidup, kasihanilah kami,* Alleluya, alleluya.

P: Engkau bangkit dari alam maut

U: Alleluya, alleluya.

P: Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

U: Kristus, Putera Allah yang hidup, kasihanilah kami,* Alleluya, alleluya.

 

Antifon Kidung

Akulah gembala domba. Akulah jalan, kebenaran dan kehidupan. Akulah gembala yang baik. Aku mengenal domba-dombaKu dan domba-dombaKu mengenal Aku, alleluya.

 

KIDUNG ZAKARIA

(Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*

sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

 

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*

putera Daud, hambaNya.

 

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*

dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

 

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*

dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

 

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*

dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

 

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*

akan membebaskan kita dari tangan musuh.

 

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*

dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

 

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*

sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

 

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*

berkat pengampunan dosa mereka.

 

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*

Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

 

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*

dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon Kidung

Akulah gembala domba. Akulah jalan, kebenaran dan kehidupan. Akulah gembala yang baik. Aku mengenal domba-dombaKu dan domba-dombaKu mengenal Aku, alleluya.

 

DOA PERMOHONAN

Kristus, sumber kehidupan, telah dibangkitkan oleh Allah. Kristus juga akan membangkitkan kita dengan kekuatanNya. Marilah kita berdoa:

U: Kristus, kehidupan kami, selamatkanlah kami.

 

Ya Kristus, cahaya yang cemerlang dalam kegelapan, raja kehidupan dan pemberi kesucian kepada semua insan,* semoga kami menjalani hari ini demi kemuliaanMu.

 

Tuhan, Engkau telah menempuh jalan penderitaan dan salib,* semoga kami menderita dan mati bersama Engkau, supaya dibangkitkan pula bersama Engkau.

 

Putera Bapa, guru dan saudara kami, Engkau telah mengangkat kami menjadi raja dan imam bagi Allah,* semoga kami dengan gembira hati menyampaikan kurban pujian kepadaMu.

 

Raja yang mulia, kami menantikan hari penampakanMu yang megah,* agar dapat memandang wajahMu dan menjadi serupa dengan Dikau.

 

BAPA KAMI

Bapa kami yang ada di surga,

dimuliakanlah namaMu.

Datanglah kerajaanMu.

Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari ini.

Dan ampunilah kesalahan kami,

seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami.

Dan janganlah masukkan kami ke dalam percobaan,

Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin

 

DOA PENUTUP

Allah yang kekal dan kuasa, hantarlah kami, kawanan yang lemah, ke dalam sukacita yang kekal bersama Kristus, gembala kami yang perkasa. Sebab Dialah  pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

 

PENUTUP

P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U: Amin.

Ibadat Bacaan: Minggu, 11 Mei 2025

Minggu, 11 Mei 2025

PEKAN IV PASKAH – O PEKAN IV

HARI MINGGU PASKAH IV (P), Minggu Panggilan

 

IBADAT BACAAN

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku

U: Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Alleluya

 

MADAH

Ini sungguh hari Tuhan

Hari penuh kesukaan

Dosa kita dibersihkan

Oleh darah suci Tuhan

 

O betapa mengagumkan

Bahwasanya cinta Tuhan

Berhasil meniadakan

Ketakutan yang menekan

 

O betapa mentakjubkan

Bahwasanya kematian

Berhasil mengembalikan

Hidup yang tak terkalahkan

 

Terpujilah Kristus Tuhan

Kaukalahkan kematian

Engkau dibangkitkan Bapa

Dengan kekuatan RohNya. Amin

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Antifon 1

Alleluya, batu digulingkan dari pintu kubur, alleluya

 

Mazmur 23 (24) Tuhan masuk baitNya yang kudus

Pintu surga terbuka untuk Kristus pada waktu kenaikanNya (S.Ireneus)

 

Milik Tuhanlah bumi dan segala isinya,*

jagat dan semua penghuninya.

 

Sebab Tuhan yang mendasarkan bumi atas laut,*

menegakkannya atas samudra raya.

 

Siapakah boleh mendaki gunung Tuhan,*

siapakah berdiri di tempatNya yang kudus?

 

Yang bersih tangannya dan murni hatinya,*

yang tidak bersikap curang dan tidak bersumpah palsu.

 

Dia yang menerima berkat Tuhan *

dan memperoleh balas jasa dari Allah, penyelamatnya.

 

Orang demikianlah yang mencari Tuhan,*

yang menghadap hadirat Allah Yakub.

 

Tinggikanlah tiangmu, hai gapura-gapura, †

dan lebarkanlah dirimu, gerbang abadi,*

supaya masuklah raja mulia.

 

Siapakah raja mulia itu?†

Tuhan yang perkasa dan perwira,*

Tuhan yang jaya dalam peperangan.

 

Tinggikanlah tiangmu, hai gapura-gapura, †

dan lebarkanlah dirimu, gerbang abadi,*

supaya masuklah raja mulia.

 

Siapakah raja mulia itu?†

Tuhan semesta alam,*

Dialah raja mulia.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 1

Alleluya, batu digulingkan dari pintu kubur, alleluya

 

Antifon 2

Alleluya, siapakah yang kau cari, hai wanita? Orang yang hidup di tempat orang mati? Alleluya

 

Mazmur 65 (66) Madah untuk kurban syukur

Kebangkitan Tuhan dan bertobatnya para bangsa (Hesychius)

                        I

Bersorak-sorailah bagi Allah, hai seluruh bumi, †

bermazmurlah bagi namaNya yang mulia *

dan gemakanlah pujianNya.

 

Berkatalah; “Ya Allah, betapa dahsyatlah karyaMu, †

betapa hebatlah kekuatanMu,*

sehingga musuh terbungkuk-bungkuk di hadapanMu.

 

Seluruh bumi sujud menyembah Engkau *

dan memuji namaMu dengan mazmur.”

 

Mari saksikan karya Allah,*

perbuatan Allah menggemparkan manusia.

 

Allah mengubah laut menjadi tanah kering, †

mereka menyeberangi sungai tanpa menjadi basah,*

mari kita bersorak-sorai kepada Allah.

 

Ia memerintah dari bentengNya yang abadi, †

pandanganNya mengawasi para bangsa,*

jangan sampai ada yang memberontak melawan Dia.

 

Pujilah Allah kami, hai para bangsa,*

serukanlah pujianNya dengan sepenuh hati.

 

Sebab Allah memperkenankan kami tetap hidup *

dan tidak menyerahkan kami kepada kematian.-

 

Engkau telah menguji kami, ya Allah,*-

membesut kami seperti membesut perak.

 

Engkau membawa kami ke padang belantara *

dan menimpakan wabah kepada kami.

 

Engkau memusingkan kepala kami dengan penyakit, †

kami mengalami siksaan api dan air *

setelah kami Kaubawa ke luar dari kemakmuran Mesir.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 2

Alleluya, siapakah yang kau cari, hai wanita? Orang yang hidup di tempat orang mati? Alleluya

 

Antifon 3

Alleluya, janganlah menangis, hai Maria, Tuhan sudah bangkit, alleluya

                        II

Aku akan masuk rumahMu membawa kurban bakaran, †

aku akan memenuhi  nazar *

yang telah kuucapkan dalam kegelisahanku.

 

Aku akan mempersembahkan hewan  tambun,†

membakar domba jantan menjadi kurban yang harum,*

aku akan menyediakan kurban sapi dan kambing.

 

Mari, dengarkanlah, hai kamu semua yang takwa,*

aku hendak mewartakan yang dikerjakan Allah bagiku.

 

KepadaNya aku telah berseru,*

dan pujianNya telah kunyanyikan.

 

Sekiranya aku menyadari suatu kesalahan,*

Tuhanku pasti tidak mendengarkan daku *

 

Tetapi kenyataannya Allah mendengarkan daku *

dan mengindahkan doa permohonanku.

 

Terpujilah Allah, yang tidak menolak doaku *

dan tidak menjauhkan kasih setiaNya dari padaku.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 3

Alleluya, janganlah menangis, hai Maria, Tuhan sudah bangkit, alleluya

 

BACAAN

Dikutip dari  http://www.imankatolik.or.id

Why 12:1-18

Why 12:1 Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.


Why 12:2 Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan.


Why 12:3 Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota.


Why 12:4 Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi. Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu melahirkan-Nya.


Why 12:5 Maka ia melahirkan seorang Anak laki-laki, yang akan menggembalakan semua bangsa dengan gada besi; tiba-tiba Anaknya itu dirampas dan dibawa lari kepada Allah dan ke takhta-Nya.


Why 12:6 Perempuan itu lari ke padang gurun, di mana telah disediakan suatu tempat baginya oleh Allah, supaya ia dipelihara di situ seribu dua ratus enam puluh hari lamanya.


Why 12:7 Maka timbullah peperangan di sorga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya,


Why 12:8 tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi di sorga.


Why 12:9 Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya.


Why 12:10 Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: "Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya, karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita.


Why 12:11 Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut.


Why 12:12 Karena itu bersukacitalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya, celakalah kamu, hai bumi dan laut! karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat."


Why 12:13 Dan ketika naga itu sadar, bahwa ia telah dilemparkan di atas bumi, ia memburu perempuan yang melahirkan Anak laki-laki itu.


Why 12:14 Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.


Why 12:15 Lalu ular itu menyemburkan dari mulutnya air, sebesar sungai, ke arah perempuan itu, supaya ia dihanyutkan sungai itu.


Why 12:16 Tetapi bumi datang menolong perempuan itu. Ia membuka mulutnya, dan menelan sungai yang disemburkan naga itu dari mulutnya.


Why 12:17 Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus.


BACAAN LAIN

MENGIKUTI JEJAK KRISTUS, THOMAS A KEMPIS

PASAL XXV DI MANA LETAK KETENTERAMAN HATI YANG TEGUH DAN KEMAJUAN JIWA YANG SEJATI

hal 224

1. Guru: Anak-Ku, Aku telah berkata, "Damai Kutinggalkan bagi kamu; damai-Ku Kuberikan kepadamu; tidak seperti dunia memberikan kepadamu, Kuberikan dia kepadamu" (bdk.Yoh 14:27). Semua orang rindu akan damai; tetapi apa yang perlu untuk memperoleh damai sejati, tidak semua orang memedulikannya. Damai-Ku menyertai mereka yang rendah hati dan lemah lembut. Damaimu akan ditemukan dalam banyak kesabaran. Asal kamu mendengarkan Aku dan menuruti perkataan-Ku, kamu akan menikmati damai yang besar.

2. Murid: Apa gerangan yang harus kulakukan?


MADAH ALLAH TUHAN KAMI

Allah Tuhan kami,*

Engkau kami puji dan kami muliakan.

 

Bapa yang kekal,*

seluruh bumi bersembah sujud padaMu.

 

BagiMu semua malaikat bermadah,*

seluruh isi surga bernyanyi.

 

BagiMu kerubim dan serafim*

tak kunjung putus melambungkan pujian.

 

Kudus, kudus, kuduslah Tuhan,*

Allah segala kuasa.

 

Surga dan bumi*

penuh kemuliaanMu.

 

KepadaMu paduan para rasul bersyukur,*

rombongan para nabi berbakti.

 

KepadaMu barisan para martir berkurban*

dengan mempertaruhkan nyawa.

 

KepadaMu Gereja kudus beriman,*

tersebar di seluruh dunia.

 

Ya Bapa yang mahakuasa,*

pencipta semesta alam.

 

Putera sejati yang terpuji,*

Putera Bapa yang tunggal.

 

Roh kudus, cahaya mulia,*

penghibur umat beriman.

 

Engkaulah raja agung, ya Kristus,*

Engkaulah Putera Allah yang hidup.

 

Engkau sudi dikandung santa perawan,*

menjadi manusia demi keselamatan kami.

 

Engkau mematahkan belenggu maut,*

membuka pintu kerajaan surga bagi kami.

 

Engkau bertakhta mulia di sisi Bapa,*

mengadili umat manusia.

 

Kami mohon, lindungilah hamba-hambaMu,*

yang Kautebus dengan darahMu sendiri.

 

Sambutlah kami bersama para kudus*

dalam kemuliaan abadi. –

 

Selamatkanlah umatMu, ya Tuhan,*

dan berkatilah milik pusakaMu.

 

Bimbinglah kami semua*

dan muliakanlah untuk selamanya.

 

Setiap hari kami meluhurkan Dikau,*

kami memuji namaMu sepanjang masa.

 

Ya Tuhan, sudilah menjaga kami,*

agar senantiasa luput dari dosa.

 

Kasihanilah kami, ya Tuhan,*

kasihanilah kami.

 

Limpahkanlah kasih setiaMu kepada kami,*

sebab kami berharap kepadaMu.

 

KepadaMu kami percaya, ya Tuhan.*

kami takkan kecewa selama-lamanya.

 

DOA PENUTUP

Allah yang kekal dan kuasa, hantarlah kami, kawanan yang lemah, ke dalam sukacita yang kekal bersama Kristus, gembala kami yang perkasa. Sebab Dialah  pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

 

PENUTUP

P: Marilah memuji Tuhan

U: Syukur kepada Allah

Pembukaan: Minggu, 11 Mei 2025

Minggu, 11 Mei 2025

PEKAN IV PASKAH – O PEKAN IV

HARI MINGGU PASKAH IV (P), Minggu Panggilan

 

PEMBUKAAN

 

P: Ya Tuhan, sudilah membuka hatiku

U: Supaya mulutku mewartakan pujianMu

 

Mazmur 94 (95)

Hendaknya kamu saling menasehati, selama masih dapat  dikatakan “hari ini” (Ibr 3,13)

 

Antifon

Tuhan sungguh bangkit, alleluya

 

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,

bersorak-sorai bagi penyelamat kita.

Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,

menghormatiNya dengan pujian.

 

Antifon

Tuhan sungguh bangkit, alleluya

 

Tuhanlah Allah yang agung,

merajai segala dewa.

Dasar bumi terletak di tanganNya,

puncak gunungpun milikNya.

MilikNyalah laut, Dia membuatnya,

daratanpun buatan tanganNya.

 

Antifon

Tuhan sungguh bangkit, alleluya

 

Mari bersujud dan menyembah,

berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.

Dialah Allah kita, kita umatNya,

Dialah gembala kita, kita kawananNya.

 

Antifon

Tuhan sungguh bangkit, alleluya

 

Hari ini dengarkanlah suaraNya:

“Jangan bertegar hati seperti di Meriba,

seperti di Masa, di padang gurun;

ketika leluhurmu mencobai Aku,

walau menyaksikan karyaKu yang agung.

 

Antifon

Tuhan sungguh bangkit, alleluya

 

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;

maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya;

mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.

Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu;

Mereka takkan beristirahat bersama Aku.

 

Antifon

Tuhan sungguh bangkit, alleluya

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon

Tuhan sungguh bangkit, alleluya