Minggu, 16 Juli 2023

Ibadat Pagi: Minggu, 16 Juli 2023

Minggu, 16 Juli 2023

Pekan Biasa XV – O PEKAN III

Hari Minggu Biasa XV

 

IBADAT PAGI

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku

U: Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Alleluya.

 

MADAH

Allah hidup dan meraja

Alleluya, alleluya

Maut sudah dikalahkan

Hidup sudah dilimpahkan.

Alleluya, alleluya

Terpujilah Kristus Tuhan.

 

Hari ini hari Tuhan

Alleluya, alleluya

Hari penuh kesukaan

Hari raya kebangkitan

Alleluya, alleluya

Terpujilah Kristus Tuhan.

 

Mari kita bergembira

Alleluya, alleluya

Bersyukur sambil memuji,

Bermadah sambil bernyanyi

Alleluya, alleluya

Terpujilah Kristus Tuhan.

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Antifon 1

Tuhan kita agung, melebihi angkasa raya, alleluya

 

Mazmur 92 (93) Memegahkan Tuhan pencipta

Tuhan, Allah kita yang mahakuasa, telah menjadi raja. Marilah kita bersukacita, bersorak-sorai dan memuliakan Dia (Why 19,6-7)

 

Tuhan meraja, berpakaian kemuliaan,*

dan kejayaan ikat pinggangNya.

 

Bumi Kaualaskan dengan kokoh tak tergoyangkan,†

takhtaMu teguh sejak dahulu,*

dari sediakala Engkau ada.

 

Air pasang meningkat, ya Tuhan,†

air pasang meningkatkan suaranya,*

air pasang meningkatkan deru geloranya.

 

Namun Tuhan dahsyat melebihi deru air pasang,†

hebat melebihi empasan samudera,*

agung melebihi angkasa raya.

 

TakhtaMu diteguhkan dari sediakala, ya Tuhan,*

rumahMu menggemakan pujian para kudus, untuk selama-lamanya.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 1

Tuhan kita agung, melebihi angkasa raya, alleluya

 

Antifon 2

Tuhan, kepadaMulah pujian selama segala abad.

 

Kidung Dan 3,57-88.56 Semua makhluk, pujilah Tuhan

Pujilah Allah kita, hai kamu para hambaNya (Why 19,5)

 

Pujilah Tuhan, segala karya Tuhan,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

 

Pujilah Tuhan, semua malaikat Tuhan,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

 

Pujilah Tuhan seluruh isi surga,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

 

Pujilah Tuhan, segala air di atas langit,*

angkasa raya Tuhan, luhurkanlah Dia.

 

Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,*

segala bintang di langit, luhurkanlah Dia.

 

Pujilah Tuhan, hujan dan embun,*

angin dan taufan, luhurkanlah Dia.

 

Pujilah Tuhan, api dan panas-terik,*

hawa sejuk dan dingin, luhurkanlah Dia.

 

Pujilah Tuhan, kabut dan gerimis,*

halilintar dan awan, luhurkanlah Dia.

 

Pujilah Tuhan, siang dan malam,*

terang dan gelap, luhurkanlah Dia.

 

Pujilah Tuhan, seluruh bumi,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

 

Pujilah Tuhan, gunung dan bukit,*

segala yang tumbuh di bumi, luhurkanlah Dia.

 

Pujilah Tuhan, segala mata air,*

lautan dan sungai, luhurkanlah Dia.

 

Pujilah Tuhan, segala yang hidup di dalam air,*

unggas di udara, luhurkanlah Dia.

 

Pujilah Tuhan, binatang buas dan jinak,*

semua manusia, luhurkanlah Dia.

 

Pujilah Tuhan, umat Israel,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

 

Pujilah Tuhan, para Imam,*

semua pelayanNya, luhurkanlah Dia.

 

Pujilah Tuhan, orang yang takwa,*

semua yang suci dan rendah hati, luhurkanlah Dia.

 

Pujilah Tuhan, Ananya, Azarya dan Misael,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

 

Marilah kita memuji Bapa, Putera dan Roh kudus,*

memuji dan meluhurkan Dia selama-lamanya.

 

(Kidung ini tidak ditutup dengan ‘Kemuliaan’).

 

Antifon 2

Tuhan, kepadaMulah pujian selama segala abad.

 

Antifon 3

Pujilah Tuhan dari surga.

 

Mazmur 148 Pujian bagi Tuhan pencipta

Kepada Dia yang duduk di atas takhta dan kepada Anakdomba disampaikanlah pujian, hormat, kemuliaan dan kuasa untuk selama-lamanya (Why 5,13)

 

Pujilah Tuhan dari surga,*

pujilah Dia di angkasa raya!

 

Pujilah Tuhan, semua malaikatNya,*

pujilah Dia, seluruh bala tentaraNya!

 

Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,*

pujilah Dia, segala bintang yang gemerlapan!

 

Pujilah Tuhan, langit yang tertinggi,*

dan segala air di atas langit!

 

Hendaknya semua memuji nama Tuhan,*

Tuhan memberi perintah, maka terciptalah semuanya.

 

Tuhan menempatkan mereka untuk selama-lamanya,*

ketetapan Tuhan senantiasa berlaku.

 

Pujilah Tuhan di bumi,*

naga lautan dan segenap samudera raya,

 

api dan hujan es, salju dan kabut,*

angin badai, yang melaksanakan firmanNya.

 

Pujilah Tuhan, gunung-gemunung dan segala bukit,*

pohon buah dan segala pohon kayu,

 

binatang liar dan segala ternak,*

binatang melata dan burung bersayap.

 

Pujilah Tuhan, para raja di bumi dan segala bangsa,*

para penguasa dan segala suku di dunia;

 

para memuda dan pemudi,*

kaum tua berserta anak-anak.

 

Hendaknya mereka memuji nama Tuhan,*

sebab hanya nama Tuhanlah tinggi luhur.

 

Walaupun kemegahanNya mengatasi langit dan bumi,*

namun Tuhan sudi meningkatkan kekuatan bangsaNya.

 

Pujilah Tuhan, semua sahabatNya,*

hai Israel, umat yang dekat padaNya.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 3

Pujilah Tuhan dari surga.

 

BACAAN SINGKAT

(Yeh 37,12b-14)

Beginilah firman Tuhan Allah: “Hai umatKu, sungguh, kuburmu akan Kubuka, dan Aku akan membangkitkan kamu dari kubur serta mengantar kamu kembali ke negeri Israel. Maka ketahuilah, hai umatKu, bahwa Aku Tuhan, yakni bila Aku membuka kuburmu dan membangkitkan kamu. Aku akan mencurahkan daya hidupKu dalam dirimu, lalu kamu akan hidup, dan Aku akan menempatkan kamu di tanah airmu. Maka kamu akan tahu, bahwa Aku, Tuhan, sudah bersabda dan melaksanakannya”.

 

LAGU SINGKAT

P: Kristus, Putera Allah, yang hidup,* Kasihanilah kami.

U: Kristus, Putera Allah, yang hidup,* Kasihanilah kami.

P: Engkau yang duduk di sisi kanan Bapa.

U: Kasihanilah kami.

P: Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

U: Kristus, Putera Allah, yang hidup,* Kasihanilah kami.

 

Antifon Kidung

Murid-murid pergi dan mewartakan bahwa orang harus bertobat. Mereka mengurapi banyak orang sakit dengan minyak dan menyembuhkan mereka.

 

KIDUNG ZAKARIA

(Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*

sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

 

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*

putera Daud, hambaNya.

 

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*

dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

 

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*

dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

 

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*

dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

 

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*

akan membebaskan kita dari tangan musuh.

 

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*

dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

 

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*

sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

 

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*

berkat pengampunan dosa mereka.

 

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*

Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

 

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*

dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon Kidung

Murid-murid pergi dan mewartakan bahwa orang harus bertobat. Mereka mengurapi banyak orang sakit dengan minyak dan menyembuhkan mereka.

 

DOA PERMOHONAN

Allah telah mengutus Roh kudus untuk menyinari hati setiap manusia. Maka hendaklah kita bertekun dalam doa dan berkata:

U: Terangilah umatMu, ya Tuhan.

Terpujilah Engkau, ya Allah, cahaya kami,* sebab Engkau telah membimbing kami sampai kepada hari baru ini.

Engkau telah menerangi dunia dengan kebangkitan PuteraMu,* maka curahkanlah cahayaMu ke dalam hati setiap manusia.

Engkau telah menyinari murid-murid Kristus dengan cahaya Roh kudus,* maka utuslah kiranya RohMu kepada umat yang setia kepadaMu.

Ya cahaya para bangsa, perhatikanlah orang yang masih tinggal dalam kegelapan,* dan bukalah kiranya hati mereka supaya mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar.

 

BAPA KAMI

Bapa kami yang ada di surga,

dimuliakanlah namaMu.

Datanglah kerajaanMu.

Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada  hari ini.

Dan ampunilah kesalahan kami,

seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami.

Dan janganlah masukkan kami ke dalam percobaan,

Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin

 

DOA PENUTUP

Ya Allah, Engkau menunjukkan cahaya kebenaran-Mu kepada orang-orang yang sesat, agar mereka kembali ke jalan yang benar. Semoga kami semua yang menamakan diri orang kristen menjauhkan segalanya yang bertentangan dengan nama itu serta berusaha hidup sebagai orang kristen sejati. Demi Yesus Kristus, pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

 

PENUTUP

P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U: Amin.

Ibadat Bacaan: Minggu, 16 Juli 2023

Minggu, 16 Juli 2023

Pekan Biasa XV – O PEKAN III

Hari Minggu Biasa XV

 

IBADAT BACAAN

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku

U: Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Alleluya.

 

MADAH

Yesus penyelamat kami

Hari yang pertama ini

Kausucikan selamanya

Dengan kebangkitan mulya

 

Bangkitkan sekarang ini

Hati dan semangat kami

Bangkitkanlah kemudian

Badan kami brkat iman

 

Bila Engkau datang lagi

Kami kan menyongsong pasti

Untuk hidup seterusnya

BersamaMu pada Bapa

 

Perkenankan kami nanti

Memuji sepenuh hati

Bapa Putra Roh mulia

Selalu senantiasa.Amin

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Antifon 1

Setiap hari aku hendak meluhurkan Dikau, ya Tuhan.

 

Mazmur 144 (145) Pujian bagi keagungan Allah

Adillah Engkau, ya Tuhan, Engkau yang ada sekarang dan di masa lampau (Why 16,5)

                  I

Aku mengagungkan Dikau, ya Allah, rajaku,*

aku memuliakan namaMu selama-lamanya.

 

Setiap hari aku hendak meluhurkan Dikau *

dan memuji namaMu selama-lamanya.-

 

Agunglah Tuhan dan sangat terpuji,*

keagunganNya tak terselami.

 

Angkatan demi angkatan memuliakan karyaMu *

dan mewartakan kejayaanMu.

 

Semarak dan mulialah namaMu,*

kemegahanMu akan kukidungkan.

 

KaryaMu yang dashyat dan perkasa akan kukisahkan.*

dan keagunganMu akan kumaklumkan.

 

KebaikanMu yang tak terperikan akan kukenangkan,*

dan keadilanMu akan kuumumkan.

 

Tuhan itu pengasih dan penyayang,*

lambat akan murka dan besar kasih setiaNya.

 

Tuhan baik terhadap semua orang, *

penuh kasih setia terhadap segala ciptaanNya.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 1

Setiap hari aku hendak meluhurkan Dikau, ya Tuhan.

 

Antifon 2

Ya Tuhan, kerajaanMu berlangsung selama-lamanya.

                  II

Ya Tuhan, semoga segala karyaMu bersyukur kepadaMu, *

dan semua kekasihMu memuji Engkau.

 

Semoga mereka mengumumkan kerajaanMu yang mulia *

dan mewartakan keperkasaanMu.

 

Semoga mereka menyiarkan kejayaanMu kepada umat manusia *

untuk memaklumkan kerajaanMu yang semarak mulia.

 

KerajaanMu berlangsung selama-lamanya, *

dan pemerintahanMu turun temurun.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 2

Ya Tuhan, kerajaanMu berlangsung selama-lamanya.

 

Antifon 3

Tuhan setia dalam segala sabdaNya, penuh kasih dalam segala karyaNya.

                  III

Tuhan setia dalam semua sabdaNya, *

penuh kasih dalam segala karyaNya.

 

Tuhan menopang semua orang yang jatuh *

dan menegakkan semua orang yang tertunduk.

 

Semua orang memandang kepadaMu penuh harapan, *

Engkau memberi mereka makan pada waktunya.

 

Engkau membuka tanganMu *

dan memenuhi keinginan segala makhluk yang hidup.

 

Tuhan adil dalam segala tindakanNya, *

penuh kasih setia dalam segala karyaNya.

 

Tuhan dekat pada orang yang berseru kepadaNya, *

yang berseru kepadaNya dengan tulus hati.

 

Tuhan melaksanakan kehendak orang takwa,*

Ia mendengarkan dan menyelamatkan mereka.

 

Tuhan memelihara semua orang yang mengasihiNya,*

tetapi yang berbuat jahat dibinasakanNya.

 

Semoga aku mewartakan pujian Tuhan,*

dan segala makhluk memuliakan namaNya selama-lamanya.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon 3

Tuhan setia dalam segala sabdaNya, penuh kasih dalam segala karyaNya.

 

BACAAN

Dikutip dari  http://www.imankatolik.or.id

1 Sam 31:1-4; 2 Sam 1:1-16

1sam 31:1  Sementara itu orang Filistin berperang melawan orang Israel. Orang-orang Israel melarikan diri dari hadapan orang Filistin dan banyak yang mati terbunuh di pegunungan Gilboa.

 

1sam 31:2  Orang Filistin terus mengejar Saul dan anak-anaknya dan menewaskan Yonatan, Abinadab dan Malkisua, anak-anak Saul.

 

1sam 31:3  Kemudian makin beratlah pertempuran itu bagi Saul; para pemanah menjumpainya, dan melukainya dengan parah.

 

1sam 31:4  Lalu berkatalah Saul kepada pembawa senjatanya: "Hunuslah pedangmu dan tikamlah aku, supaya jangan datang orang-orang yang tidak bersunat ini menikam aku dan memperlakukan aku sebagai permainan." Tetapi pembawa senjatanya tidak mau, karena ia sangat segan. Kemudian Saul mengambil pedang itu dan menjatuhkan dirinya ke atasnya.

 

2sam 1:1    Setelah Saul mati, dan ketika Daud kembali sesudah memukul kalah orang Amalek dan tinggal dua hari di Ziklag,

 

2sam 1:2    maka datanglah pada hari ketiga seorang dari tentara, dari pihak Saul, dengan pakaian terkoyak-koyak dan tanah di atas kepala. Ketika ia sampai kepada Daud, sujudlah ia ke tanah dan menyembah.

 

2sam 1:3    Bertanyalah Daud kepadanya: "Dari manakah engkau?" Jawabnya kepadanya: "Aku lolos dari tentara Israel."

 

2sam 1:4    Bertanyalah pula Daud kepadanya: "Apakah yang terjadi? Coba ceriterakan kepadaku." Jawabnya: "Rakyat telah melarikan diri dari pertempuran; bukan saja banyak dari rakyat yang gugur dan mati, tetapi Saul dan Yonatan, anaknya, juga sudah mati."

 

2sam 1:5    Lalu Daud berkata kepada orang muda yang membawa kabar kepadanya itu: "Bagaimana kauketahui, bahwa Saul dan Yonatan, anaknya, sudah mati?"

 

2sam 1:6    Orang muda yang membawa kabar kepadanya itu berkata: "Kebetulan aku ada di pegunungan Gilboa; maka tampaklah Saul bertelekan pada tombaknya, sedang kereta-kereta dan orang-orang berkuda mengejarnya.

 

2sam 1:7    Ketika menoleh ke belakang, ia melihat aku, lalu memanggil aku; dan aku berkata: Ya tuanku.

 

2sam 1:8    Ia bertanya kepadaku: Siapakah engkau? Jawabku kepadanya: Aku seorang Amalek.

 

2sam 1:9    Lalu katanya kepadaku: Datanglah ke mari dan bunuhlah aku, sebab kekejangan telah menyerang aku, tetapi aku masih bernyawa.

 

2sam 1:10  Aku datang ke dekatnya dan membunuh dia, sebab aku tahu, ia tidak dapat hidup terus setelah jatuh. Aku mengambil jejamang yang ada di kepalanya, dan gelang yang ada pada lengannya, dan inilah dia kubawa kepada tuanku."

 

2sam 1:11  Lalu Daud memegang pakaiannya dan mengoyakkannya; dan semua orang yang bersama-sama dengan dia berbuat demikian juga.

 

2sam 1:12  Dan mereka meratap, menangis dan berpuasa sampai matahari terbenam karena Saul, karena Yonatan, anaknya, karena umat TUHAN dan karena kaum Israel, sebab mereka telah gugur oleh pedang.

 

2sam 1:13  Kemudian bertanyalah Daud kepada orang muda yang membawa kabar itu kepadanya: "Asalmu dari mana?" Jawabnya: "Aku ini anak perantau, orang Amalek."

 

2sam 1:14  Kemudian berkatalah Daud kepadanya: "Bagaimana? Tidakkah engkau segan mengangkat tanganmu memusnahkan orang yang diurapi TUHAN?"

 

2sam 1:15  Lalu Daud memanggil salah seorang dari anak buahnya dan berkata: "Ke mari, paranglah dia." Orang itu memarangnya, sehingga mati.

 

2sam 1:16  Dan Daud berkata kepadanya: "Kautanggung sendiri darahmu, sebab mulutmulah yang menjadi saksi menentang engkau, karena berkata: Aku telah membunuh orang yang diurapi TUHAN."


BACAAN LAIN

Dia dan aku, kesaksian Gabrille Bossis, mengenai Kasih Allah

Penterjemah Dr.Budi Purnama

Penerbit Mutiara Terpendam

2006/281

31. PESTA HATI KUDUS

Biarkanlah Aku mengubah dirimu. Serahkanlah dirimu untuk dibentuk dengan pahatKu; karena semuanya itu adalah untuk kebaikanmu. Bukankah Aku mengasihimu sampai-sampai sulit masuk di akal? Sedemikian besar KasihKu terhadapmu sampai-sampai Aku ingin melakukan hal-hal untuk si ini dan si itu, hanyalah Aku lakukan melalui engkau. Hal itu tidak selalu dapat kaulihat. Kadang-kadang engkau pikir: Siapakah yang berbicara? Dia atau aku sendir?

 

MADAH ALLAH TUHAN KAMI

Allah Tuhan kami,*

Engkau kami puji dan kami muliakan.

 

Bapa yang kekal,*

seluruh bumi bersembah sujud padaMu.

 

BagiMu semua malaikat bermadah,*

seluruh isi surga bernyanyi.

 

BagiMu kerubim dan serafim*

tak kunjung putus melambungkan pujian.

 

Kudus, kudus, kuduslah Tuhan,*

Allah segala kuasa.

 

Surga dan bumi*

penuh kemuliaanMu.

 

KepadaMu paduan para rasul bersyukur,*

rombongan para nabi berbakti.

 

KepadaMu barisan para martir berkurban*

dengan mempertaruhkan nyawa.

 

KepadaMu Gereja kudus beriman,*

tersebar di seluruh dunia.

 

Ya Bapa yang mahakuasa,*

pencipta semesta alam.

 

Putera sejati yang terpuji,*

Putera Bapa yang tunggal.

 

Roh kudus, cahaya mulia,*

penghibur umat beriman.

 

Engkaulah raja agung, ya Kristus,*

Engkaulah Putera Allah yang hidup.

 

Engkau sudi dikandung santa perawan,*

menjadi manusia demi keselamatan kami.

 

Engkau mematahkan belenggu maut,*

membuka pintu kerajaan surga bagi kami.

 

Engkau bertakhta mulia di sisi Bapa,*

mengadili umat manusia.

 

Kami mohon, lindungilah hamba-hambaMu,*

yang Kautebus dengan darahMu sendiri.

 

Sambutlah kami bersama para kudus*

dalam kemuliaan abadi. –

 

Selamatkanlah umatMu, ya Tuhan,*

dan berkatilah milik pusakaMu.

 

Bimbinglah kami semua*

dan muliakanlah untuk selamanya.

 

Setiap hari kami meluhurkan Dikau,*

kami memuji namaMu sepanjang masa.

 

Ya Tuhan, sudilah menjaga kami,*

agar senantiasa luput dari dosa.

 

Kasihanilah kami, ya Tuhan,*

kasihanilah kami.

 

Limpahkanlah kasih setiaMu kepada kami,*

sebab kami berharap kepadaMu.

 

KepadaMu kami percaya, ya Tuhan.*

kami takkan kecewa selama-lamanya.

 

DOA PENUTUP

Ya Allah, Engkau menunjukkan cahaya kebenaran-Mu kepada orang-orang yang sesat, agar mereka kembali ke jalan yang benar. Semoga kami semua yang menamakan diri orang kristen menjauhkan segalanya yang bertentangan dengan nama itu serta berusaha hidup sebagai orang kristen sejati. Demi Yesus Kristus, pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

 

PENUTUP

P: Marilah memuji Tuhan

U: Syukur kepada Allah

Pembukaan: Minggu, 16 Juli 2023

Minggu, 16 Juli 2023

Pekan Biasa XV – O PEKAN III

Hari Minggu Biasa XV

 

PEMBUKAAN

 

P: Ya Tuhan, sudilah membuka hatiku

U: Supaya mulutku mewartakan pujianMu

 

Mazmur 94 (95)

Hendaknya kamu saling menasehati, selama masih dapat  dikatakan “hari ini” (Ibr 3,13)

 

Antifon

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita.

 

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,

bersorak-sorai bagi penyelamat kita.

Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,

menghormatiNya dengan pujian.

 

Antifon

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita.

 

Tuhanlah Allah yang agung,

merajai segala dewa.

Dasar bumi terletak di tanganNya,

puncak gunungpun milikNya.

MilikNyalah laut, Dia membuatnya,

daratanpun buatan tanganNya.

 

Antifon

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita.

 

Mari bersujud dan menyembah,

berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.

Dialah Allah kita, kita umatNya,

Dialah gembala kita, kita kawananNya.

 

Antifon

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita.

 

Hari ini dengarkanlah suaraNya:

“Jangan bertegar hati seperti di Meriba,

seperti di Masa, di padang gurun;

ketika leluhurmu mencobai Aku,

walau menyaksikan karyaKu yang agung.

 

Antifon

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita.

 

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;

maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya;

mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.

Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu;

Mereka takkan beristirahat bersama Aku.

 

Antifon

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita.