Minggu, 15 Januari 2023

Ibadat Pagi: Minggu, 15 Januari 2023

Minggu, 15 Januari 2023

Pekan Biasa II – O Pekan II

Hari Minggu Biasa II (H)

 

IBADAT PAGI

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku.

U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Alleluya.

 

MADAH

Allah hidup dan meraja

Alleluya, alleluya

Maut sudah dikalahkan

Hidup sudah dilimpahkan.

Alleluya, alleluya

Terpujilah Kristus Tuhan.

 

Hari ini hari Tuhan

Alleluya, alleluya

Hari penuh kesukaan

Hari raya kebangkitan

Alleluya, alleluya

Terpujilah Kristus Tuhan.

 

Mari kita bergembira

Alleluya, alleluya

Bersyukur sambil memuji,

Bermadah sambil bernyanyi

Alleluya, alleluya

Terpujilah Kristus Tuhan.

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Ant. 1         Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan, alleluya.

 

Mazmur 117 (118)  Sorak-sorai dan ucapan selamat

Yesus adalah batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan – yaitu kamu sendiri -, namun Ia telah menjadi batu penjuru (Kis 4,11).

 

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*

kekal abadi kasih setiaNya.

 

Hendaklah Israel berkata,*

kekal abadi kasih setiaNya.

 

Hendaklah kaum Harun berkata,*

kekal abadi kasih setiaNya.

 

Hendaklah orang yang takwa berkata,*

kekal abadi kasih setiaNya.

 

Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan,*

Ia menjawab dan melegakan daku.

 

Tuhan di pihakku, aku tidak takut,*

Apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

 

Tuhan di pihakku, Ia penolongku.*

Aku melihat pembenciku tersipu-sipu.

 

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*

dari pada percaya kepada manusia.

 

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*

dari pada percaya kepada bangsawan.

 

Segala bangsa mengepung aku,*

tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

 

Mereka mengepung aku rapat-rapat,*

tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

 

Mereka mengepung aku seperti lebah,†

seperti nyala api yang menjilat-jilat,*

tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

 

Aku didesak-desak sampai terjatuh,*

tetapi Tuhan menolong aku.

 

Tuhanlah kekuatan dan pelindungku,*

Dialah kemenanganku

 

Suara gembira dan sorak-sorai,*

terdengar di perkemahan para pemenang.

 

“Tuhan bertindak dengan tangan kuat,*

tangan Tuhan mahakuasa”.

 

Aku tidak akan mati, aku tetap hidup,*

untuk mewartakan karya-karya Tuhan.

 

Tuhan sering menyiksa aku,*

namun tidak menyerahkan daku kepada maut.

 

Bukalah bagiku gerbang kemenangan,*

supaya aku masuk dan bersyukur kepada Tuhan.

 

Inilah pintu gerbang Tuhan,*

para pemenang masuk ke dalamnya.

 

Syukur kepadaMu, sebab Engkau memenangkan daku,*

dan menjadi penyelamatku.

 

Batu yang dibuang oleh para pembangun,*

telah menjadi batu sendi.

 

Karya Tuhanlah itu,*

sangat mengagumkan kita.

 

Pada hari inilah Tuhan bertindak,*

mari kita rayakan dengan gembira.

 

Ya Tuhan, berilah kami keselamatan!*

Ya Tuhan, berilah kami kesejahteraan!

 

Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan,†

kami memberkati kamu dari dalam rumah Tuhan,*

Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita.

 

Beraraklah dengan membawa ranting berdaun,*

hiasilah tanduk-tanduk mesbah.

 

Allahkulah Engkau, Engkau kupuji,*

Allahku, Engkau kuagungkan.

 

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*

kekal abadi kasih setiaNya.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Ant. 1         Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan, alleluya.

 

Ant. 2         Marilah kita memuji Allah kita, alleluya.

 

Kidung       Dan 3,52-57   Semua makhluk hendaknya memuji Tuhan

Pencipta … dipuji selama-lamanya (Rom 1,25).

 

Terpujilah Engkau, Tuhan, Allah leluhur kami,*

kepadaMulah pujian selama segala abad.

 

Terpujilah namaMu yang mulia dan kudus,*

kepadaMulah pujian selama segala abad.

 

Terpujilah Engkau dalam baitMu yang mulia dan kudus,*

kepadaMulah pujian selama segala abad.

 

Terpujilah Engkau di atas takhta kerajaanMu,*

kepadaMulah pujian selama segala abad.

 

Terpujilah Engkau yang mendugai samudera raya,†

dan bersemayam di atas singgasana,*

kepadaMulah pujian selama segala abad.

 

Terpujiah Engkau di bentangan langit,*

kepadaMulah pujian selama segala abad.

 

Pujilah Tuhan, hai segala karya Allah,*

kepadaNyalah pujian selama segala abad.

 

Pujilah Bapa dan Putera dan Roh kudus,*

kepadaNyalah pujian selama segala abad.

 

Kidung ini tidak ditutup dengan “Kemuliaan”

 

Ant. 2         Marilah kita memuji Allah kita, alleluya.

 

Ant. 3         Pujilah Tuhan karena kemuliaanNya yang besar, alleluya.

 

Mazmur 150    Pujilah Tuhan

Bermazmurlah dengan segenap hati dan budimu; muliakanlah Allah lahir batin (Hesychius).

 

Pujilah Tuhan di tempatNya yang kudus,*

pujilah Dia di angkasaNya yang gemilang.

 

Pujilah Dia karena karyaNya yang agung,*

pujilah Dia karena kemuliaanNya yang besar.

 

Pujilah Dia dengan bunyi sangkakala,*

pujilah Dia dengan kecapi dan celempung.

 

Pujilah Dia dengan rebana dan tari-tarian,*

pujilah Dia dengan gitar dan seruling.

 

Pujilah Dia dengan ceracap yang berdenting,†

Pujilah Dia dengan ceracap gemercing,*

segala yang bernafas, pujilah Tuhan.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Ant. 3         Pujilah Tuhan karena kemuliaanNya yang besar, alleluya.

 

BACAAN SINGKAT

(Yeh 36,25-27)

Aku akan mereciki kamu dengan air suci, maka sucilah kamu dari segala kenajisan, dan kamu akan Kulepaskan dari semua berhalamu. Kamu akan Kuberi hati yang baru, dan semangat baru Kutempatkan dalam batinmu. Hati yang membatu akan Kuambil dari batinmu, dan kamu akan Kuberi hati yang lembut, dan Aku membuat kamu berlaku menurut ketetapanKu; hukumKu akan kamu tepati dan kamu laksanakan.

 

LAGU SINGKAT

P: Kami akan memuji Engkau, ya Allah,* Dan menyerukan namaMu.

U: Kami akan memuji Engkau, ya Allah,* Dan menyerukan namaMu.

P: Kami akan mewartakan karyaMu yang agung.

U: Dan menyerukan namaMu.

P: Kemuliaan Kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

U: Kami akan memuji Engkau, ya Allah,* Dan menyerukan namaMu.

 

Antifon Kidung

Para murid datang dan melihat tempat Yesus tinggal. Hari itu mereka tinggal bersama Yesus.

 

KIDUNG ZAKHARIA

(Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*

sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

 

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*

putera Daud, hambaNya.

 

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*

dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

 

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*

dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

 

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*

dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

 

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*

akan membebaskan kita dari tangan musuh.

 

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*

dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

 

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*

sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

 

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*

berkat pengampunan dosa mereka.

 

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*

Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

 

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*

dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon Kidung

Para murid datang dan melihat tempat Yesus tinggal. Hari itu mereka tinggal bersama Yesus.

 

DOA PERMOHONAN

Penyelamat kita telah turun ke dunia untuk hidup di tengah kita. Marilah kita mengucap syukur kepadaNya dan berkata:

U: Engkaulah cahaya dan sukacita kami, ya raja mahamulia.

 

Tuhan Kristus, fajar cemerlang, buah sulung kebangkitan,* semoga kami mengikuti Engkau dalam cahaya kehidupan.

 

Tunjukkanlah kepada kami kebaikanMu yang tertera dalam setiap makhluk,* supaya kami melihat kemuliaanMu di mana-mana.

 

Janganlah membiarkan kami dikalahkan oleh kejahatan,* tetapi tolonglah kami mengalahkan kejahatan dengan kebaikan.

 

Ketika Engkau dibaptis di sungai Yordan, Engkau diurapi oleh Roh kudus,* semoga kami hari ini bertindak atas dorongan Roh kudus itu juga.

 

BAPA KAMI

Bapa kami yang ada di surga,

dimuliakanlah namaMu.

Datanglah kerajaanMu.

Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari ini.

Dan ampunilah kesalahan kami,

seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami.

Dan janganlah masukkan kami ke dalam percobaan,

Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin

 

DOA PENUTUP

Allah kekal dan kuasa, Engkau mengatur langit dan bumi. Dengarkanlah dengan rela permohonan umatMu, dan berilah kami damai senantiasa. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

 

PENUTUP

P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U: Amin.

Ibadat Bacaan: Minggu, 15 Januari 2023

Minggu, 15 Januari 2023

Pekan Biasa II – O Pekan II

Hari Minggu Biasa II (H)

 

IBADAT BACAAN

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku

U: Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Alleluya

 

MADAH

Yesus penyelamat kami

Hari yang pertama ini

Kausucikan selamanya

Dengan kebangkitan mulya

 

Bangkitlah sekarang ini

Hati dan semangat kami

Bangkitkanlah kemudian

Badan kami berkat iman

 

Bila Engkau datang lagi

Kami kan menyongsong pasti

Untuk hidup seterusnya

BersamaMu pada Bapa

 

Perkenankan kami nanti

Memuji sepenuh hati

Bapa Putra Roh mulia

Selalu senantiasa.Amin

 

PENDARASAN MAZMUR

Ant. 1    Tuhan Allahku, Engkau berdandanan keagungan dan semarak, berselubungkan cahaya bagaikan mantol.

 

Mazmur 103 (104)    Memuji Tuhan pencipta

Barangsiapa  bersatu dengan Kristus, menjadi ciptaan baru. Yang lama telah lenyap, segala-galanya sudah menjadi baru (2 Kor 5,17).

I

Pujilah Tuhan, hai hatiku! *

Tuhan Allahku, betapa agunglah Engkau!

 

Engkau berdandanan keagungan dan semarak, *

berselubungkan cahaya bagaikan mantol

 

Engkau membentangkan langit laksana tenda *

dan mengisi gudang angkasa dengan air

 

Engkau mengendarai awan-gemawan bagaikan kereta *

dan melayang dengan sayap terentang

 

Engkau mengutus angin sebagai duta *

dan mengangkat api menjadi menteri

 

Engkau mendasarkan bumi di atas alasnya,*

jangan sampai ia goncang

 

Engkau menyelubunginya dengan samudera purba,*

air setinggi gunung-gemunung

 

Engkau menghardik, maka surutlah air, *

melarikan diri karena Engkau mengguntur

 

Air menguap naik ke langit dan mengalir turun ke lembah,*

masing-masing ke tempat yang Kautetapkan

 

Engkau menentukan batas yang tak boleh dilanggar, *

jangan sampai air menutupi bumi kembali.-

 

Engkau memancarkan mata air dan sungai *

yang mengalir di celah gunung-gemunung

 

Engkau memberi minum segala margasatwa,*

kuda-kuda liar dapat meredakan dahaganya

 

Di sampingnya bertenggerlah burung-burung udara *

dan memperdengarkan kicauannya

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Ant. 1   Tuhan Allahku, Engkau berdandanan keagungan dan semarak, berselubungkan cahaya bagaikan mantol.

 

Ant. 2   Tuhan menghasilkan gandum dari bumi dan menggembirakan hati manusia dengan anggur.

                                    II

Engkau menyirami gunung dari surga *

dan memenuhi keperluan bumi dengan persediaan lumbungMu.

 

Engkau menumbuhkan rumput bagi ternak *

dan makanan untuk hewan pertanian

 

Engkau menghasilkan gandum dari bumi *

dan menggembirakan hati manusia dengan anggur

 

Sungguh, Engkau menggilapkan wajah manusia dengan minyak *

dan memelihara hidupnya dengan makanan

 

Pohon-pohon Tuhan tersiram segar, *

pohon jati raksasa yang ditanamNya

 

Di situlah burung-burung bersarang,*

burung bangau di pohon besar

 

Gunung tinggi menampung kijang,*

dan wadas melindungi musang dalam celah-celahnya

 

Bulan beredar sesuai dengan musim,*

matahari hafal akan saat terbenamnya

 

Sesudah senja turunlah malam,*

dan segala margasatwa berkeliaran

 

Anak singa meraung-raung mencari mangsa,*

menuntut makanan dari Allah

 

Bila matahari terbit, menyingkirlah mereka *

dan berbaring di tempat perteduhannya

 

Manusia keluar ke pekerjaannya, *

melakukan tugasnya sampai petang

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Ant. 2   Tuhan menghasilkan gandum dari bumi dan menggembirakan hati manusia dengan anggur.

 

Ant. 3    Allah melihat semua yang dijadikanNya, dan amat baiklah semuanya itu.

III

Betapa banyaknya karyaMu, ya Tuhan! †

segalanya Kaukerjakan dengan bijaksana,*

bumi penuh ciptaanMu

 

Engkau menciptakan lautan yang dalam dan luas, †

Engkau mengisinya dengan jutaan benda licin,*

dengan makhluk berhayat, besar maupun kecil

 

Kapal-kapal mengarunginya,*

dan naga besar bermain-main dalam ombaknya

 

Semua mengharapkan Dikau,*

mengharapkan makanan pada waktunya

 

Engkau memberi, dan mereka memungut,*

Engkau membuka tangan, dan mereka kenyang

 

Bila Engkau memalingkan wajah, mereka merana, †

bila Engkau mengambil rohMu, matilah semuanya *

dan kembali menjadi debu

 

Utuslah rohMu, maka terciptalah mereka kembali,*

dan Engkau membaharui muka bumi

 

Semoga kemuliaan Tuhan tetap selama-lamanya,*

semoga Tuhan bergembira atas karyaNya

 

Dialah yang memandang bumi, sehingga bergetar,*

yang menyentuh gunung, sehingga berasap

 

Aku hendak bernyanyi bagi Tuhan sepanjang hidup,*

bermazmur bagi Allahku selama-lamanya

 

Semoga Tuhan berkenan akan laguku! *

sungguh, Tuhanlah sukacitaku

 

Biarlah orang berdosa musna dari muka bumi, †

biarlah orang jahat hilang lenyap, *

Pujilah Tuhan, hai hatiku

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Ant. 3   Allah melihat semua yang dijadikanNya, dan amat baiklah semuanya itu.

 

BACAAN

Dikutip dari  http://www.imankatolik.or.id

Rm 4:1-25

Rm 4:1       Jadi apakah akan kita katakan tentang Abraham, bapa leluhur jasmani kita?

 

Rm 4:2       Sebab jikalau Abraham dibenarkan karena perbuatannya, maka ia beroleh dasar untuk bermegah, tetapi tidak di hadapan Allah.

 

Rm 4:3       Sebab apakah dikatakan nas Kitab Suci? "Lalu percayalah Abraham kepada Tuhan, dan Tuhan memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran."

 

Rm 4:4       Kalau ada orang yang bekerja, upahnya tidak diperhitungkan sebagai hadiah, tetapi sebagai haknya.

 

Rm 4:5       Tetapi kalau ada orang yang tidak bekerja, namun percaya kepada Dia yang membenarkan orang durhaka, imannya diperhitungkan menjadi kebenaran.

 

Rm 4:6       Seperti juga Daud menyebut berbahagia orang yang dibenarkan Allah bukan berdasarkan perbuatannya:

 

Rm 4:7       "Berbahagialah orang yang diampuni pelanggaran-pelanggarannya, dan yang ditutupi dosa-dosanya;

 

Rm 4:8       berbahagialah manusia yang kesalahannya tidak diperhitungkan Tuhan kepadanya."

 

Rm 4:9       Adakah ucapan bahagia ini hanya berlaku bagi orang bersunat saja atau juga bagi orang tak bersunat? Sebab telah kami katakan, bahwa kepada Abraham iman diperhitungkan sebagai kebenaran.

 

Rm 4:10     Dalam keadaan manakah hal itu diperhitungkan? Sebelum atau sesudah ia disunat? Bukan sesudah disunat, tetapi sebelumnya.

 

Rm 4:11     Dan tanda sunat itu diterimanya sebagai meterai kebenaran berdasarkan iman yang ditunjukkannya, sebelum ia bersunat. Demikianlah ia dapat menjadi bapa semua orang percaya yang tak bersunat, supaya kebenaran diperhitungkan kepada mereka,

 

Rm 4:12     dan juga menjadi bapa orang-orang bersunat, yaitu mereka yang bukan hanya bersunat, tetapi juga mengikuti jejak iman Abraham, bapa leluhur kita, pada masa ia belum disunat.

 

Rm 4:13     Sebab bukan karena hukum Taurat telah diberikan janji kepada Abraham dan keturunannya, bahwa ia akan memiliki dunia, tetapi karena kebenaran, berdasarkan iman.

 

Rm 4:14     Sebab jika mereka yang mengharapkannya dari hukum Taurat, menerima bagian yang dijanjikan Allah, maka sia-sialah iman dan batallah janji itu.

 

Rm 4:15     Karena hukum Taurat membangkitkan murka, tetapi di mana tidak ada hukum Taurat, di situ tidak ada juga pelanggaran.

 

Rm 4:16     Karena itulah kebenaran berdasarkan iman supaya merupakan kasih karunia, sehingga janji itu berlaku bagi semua keturunan Abraham, bukan hanya bagi mereka yang hidup dari hukum Taurat, tetapi juga bagi mereka yang hidup dari iman Abraham. Sebab Abraham adalah bapa kita semua, -

 

Rm 4:17     seperti ada tertulis: "Engkau telah Kutetapkan menjadi bapa banyak bangsa"- di hadapan Allah yang kepada-Nya ia percaya, yaitu Allah yang menghidupkan orang mati dan yang menjadikan dengan firman-Nya apa yang tidak ada menjadi ada.

 

Rm 4:18     Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: "Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu."

 

Rm 4:19     Imannya tidak menjadi lemah, walaupun ia mengetahui, bahwa tubuhnya sudah sangat lemah, karena usianya telah kira-kira seratus tahun, dan bahwa rahim Sara telah tertutup.

 

Rm 4:20     Tetapi terhadap janji Allah ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan, malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah,

 

Rm 4:21     dengan penuh keyakinan, bahwa Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan.

 

Rm 4:22     Karena itu hal ini diperhitungkan kepadanya sebagai kebenaran.

 

Rm 4:23     Kata-kata ini, yaitu "hal ini diperhitungkan kepadanya," tidak ditulis untuk Abraham saja,

 

Rm 4:24     tetapi ditulis juga untuk kita; sebab kepada kitapun Allah memperhitungkannya, karena kita percaya kepada Dia, yang telah membangkitkan Yesus, Tuhan kita, dari antara orang mati,

 

Rm 4:25     yaitu Yesus, yang telah diserahkan karena pelanggaran kita dan dibangkitkan karena pembenaran kita.

 

BACAAN LAIN

Dia dan aku, kesaksian Gabrielle Bossis, mengenai Kasih Allah

Penterjemah Dr.Budi Purnama

Penerbit Mutiara Terpendam

2006/244

23. TIGA RAJA, ORANG MAJUS

Supaya bermacam-macam hal yang mirip dengan yang Kusebutkan tadi Kehidupan surgawi, seringkali mendapat perhatianmu, karena di sanalah nanti yang akan menjadi kediamanmu, dan bahwa hanya itulah satu-satunya yang berarti.

Akulah ini yang berbicara kepadamu. Dan engkau tahu benar bagaimana keinginan HatiKu yang ingin memberikan Surga kepadamu, karena Kuterima penderitaanKu untuk tujuan ini.

  

MADAH ALLAH TUHAN KAMI

 

Allah, Tuhan kami.

Engkau kami puji dan muliakan.

 

Bapa yang kekal abadi,

seluruh bumi bersembah sujud pada-Mu.

 

Bagi-Mu seluruh malaikat bermadah,

seluruh isi surga bernyanyi.

 

Bagi-Mu Kerubim dan Serafim

tak kunjung putus melambungkan pujian.

 

Kudus, kudus, kuduslah Tuhan,

Allah segala kuasa.

 

Surga dan bumi penuh kemuliaan-Mu.

Kepada-Mu paduan para rasul bersyukur,

rombongan para nabi berbakti.

 

Kepada-Mu barisan para martir berkurban

dengan mempertaruhkan nyawa.

 

Kepada-Mu Gereja kudus beriman,

tersebar di seluruh dunia.

 

Ya Bapa Yang Mahakuasa,

pencipta semesta alam.

 

Putra sejati Yang Terpuji,

Putra Bapa Yang Tunggal.

 

Roh Kudus, cahaya mulia,

penghibur umat beriman.

 

Engkaulah raja agung, ya Kristus,

Engkaulah Putra Allah yang hidup.

 

Engkau sudi dikandung santa perawan

menjadi manusia demi keselamatan kami.

 

Engkau mematahkan belenggu maut,

membuka pintu kerajaan surga bagi kami.

 

Engkau bertakhta mulia di sisi Bapa,

mengadili umat manusia.

 

Kami mohon, lindungilah hamba-hamba-Mu,

yang Kautebus dengan darah-Mu sendiri.

 

Sambutlah kami bersama para kudus

dalam kemuliaan abadi.

 

Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan,

dan berkatilah milik pusaka-Mu.

 

Bimbinglah kami semua,

dan muliakanlah untuk selamanya.

 

Setiap hari kami meluhurkan Dikau,

kami memuji nama-Mu sepanjang masa.

 

Ya Tuhan, sudilah menjaga kami,

agar senantiasa luput dari dosa.

 

Kasihanilah kami, ya Tuhan,

kasihanilah kami.

 

Limpahkanlah kasih setia-Mu kepada kami,

sebab kami berharap kepada-Mu.

 

Kepada-Mu kami percaya, ya Tuhan,

kami takkan kecewa selama-lamanya.

 

DOA PENUTUP

Allah kekal dan kuasa, Engkau mengatur langit dan bumi. Dengarkanlah dengan rela permohonan umatMu, dan berilah kami damai senantiasa. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

 

PENUTUP

P: Marilah memuji Tuhan

U: Syukur kepada Allah

Pembukaan: Minggu, 15 Januari 2023

Minggu, 15 Januari 2023

Pekan Biasa II – O Pekan II

Hari Minggu Biasa II (H)

 

PEMBUKAAN

 

 P: Ya Tuhan, sudilah membuka hatiku

U: Supaya mulutku mewartakan pujianMu

 

Mazmur 94 (95)

Hendaknya kamu saling menasehati, selama masih dapat  dikatakan “hari ini” (Ibr 3,13)

 

Antifon

Datanglah , hai umat Allah, marilah kita menyembah Tuhan, alleluya.

 

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,

bersorak-sorai bagi penyelamat kita.

Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,

menghormatiNya dengan pujian.

 

Antifon

Datanglah , hai umat Allah, marilah kita menyembah Tuhan, alleluya.

 

Tuhanlah Allah yang agung,

merajai segala dewa.

Dasar bumi terletak di tanganNya,

puncak gunungpun milikNya.

MilikNyalah laut, Dia membuatnya,

daratanpun buatan tanganNya.

 

Antifon

Datanglah , hai umat Allah, marilah kita menyembah Tuhan, alleluya.

 

Mari bersujud dan menyembah,

berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.

Dialah Allah kita, kita umatNya,

Dialah gembala kita, kita kawananNya.

 

Antifon

Datanglah , hai umat Allah, marilah kita menyembah Tuhan, alleluya.

 

Hari ini dengarkanlah suaraNya:

“Jangan bertegar hati seperti di Meriba,

seperti di Masa, di padang gurun;

ketika leluhurmu mencobai Aku,

walau menyaksikan karyaKu yang agung.

 

Antifon

Datanglah , hai umat Allah, marilah kita menyembah Tuhan, alleluya.

 

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;

maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya;

mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.

Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu;

Mereka takkan beristirahat bersama Aku.

 

Antifon

Datanglah , hai umat Allah, marilah kita menyembah Tuhan, alleluya.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon

Datanglah , hai umat Allah, marilah kita menyembah Tuhan, alleluya.