Minggu, 19 Desember 2021

Ibadat Pagi: Minggu, 19 Desember 2021

Minggu, 19 Desember 2021

Pekan Adven IV – O Pekan IV

Hari Minggu Adven IV (U)

 

IBADAT PAGI

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku.

U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Alleluya.

 

MADAH

Para nabi mewartakan

Kedatangan Kristus Tuhan

Yang membawa keslamatan

Melimpahkan kesukaan.

 

Kristus datang ke dunia

Pada pertama kalinya

Lahir untuk mengasihi

Bukan untuk menghakimi

 

Kristus akan datang lagi

Untuk menganugerahi

Para hamba yang setyawan

Mahkota keabadian.

 

Kami mohon kepadaMu

Ya Yesus Kristus Tuhanku

Semoga kami selalu

Mencari Dikau melulu. Amin

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Ant. 1        

Tiuplah sangkakala di Sion, sebab hari Tuhan sudah dekat. Sungguh, Tuhan akan datang untuk menyelamatkan kita, alleluya

 

Mazmur 117 (118)     Sorak-sorai dan ucapan selamat

Yesus adalah batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan – yaitu kamu sendiri -, namun Ia telah menjadi batu penjuru (Kis 4,11).

 

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*

kekal abadi kasih setiaNya.

 

Hendaklah Israel berkata,*

kekal abadi kasih setiaNya.

 

Hendaklah kaum Harun berkata,*

kekal abadi kasih setiaNya.

 

Hendaklah orang yang takwa berkata,*

kekal abadi kasih setiaNya.

 

Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan,*

Ia menjawab dan melegakan daku.

 

Tuhan di pihakku, aku tidak takut,*

Apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

 

Tuhan di pihakku, Ia penolongku.*

Aku melihat pembenciku tersipu-sipu.

 

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*

dari pada percaya kepada manusia.

 

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*

dari pada percaya kepada bangsawan.

 

Segala bangsa mengepung aku,*

tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

 

Mereka mengepung aku rapat-rapat,*

tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

 

Mereka mengepung aku seperti lebah,†

seperti nyala api yang menjilat-jilat,*

tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

 

Aku didesak-desak sampai terjatuh,*

tetapi Tuhan menolong aku.

 

Tuhanlah kekuatan dan pelindungku,*

Dialah kemenanganku

 

Suara gembira dan sorak-sorai,*

terdengar di perkemahan para pemenang.

 

“Tuhan bertindak dengan tangan kuat,*

tangan Tuhan mahakuasa”.

 

Aku tidak akan mati, aku tetap hidup,*

untuk mewartakan karya-karya Tuhan.

 

Tuhan sering menyiksa aku,*

namun tidak menyerahkan daku kepada maut.

 

Bukalah bagiku gerbang kemenangan,*

supaya aku masuk dan bersyukur kepada Tuhan.

 

Inilah pintu gerbang Tuhan,*

para pemenang masuk ke dalamnya.

 

Syukur kepadaMu, sebab Engkau memenangkan daku,*

dan menjadi penyelamatku.

 

Batu yang dibuang oleh para pembangun,*

telah menjadi batu sendi.

 

Karya Tuhanlah itu,*

sangat mengagumkan kita.

 

Pada hari inilah Tuhan bertindak,*

mari kita rayakan dengan gembira.

 

Ya Tuhan, berilah kami keselamatan!*

Ya Tuhan, berilah kami kesejahteraan!

 

Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan,†

kami memberkati kamu dari dalam rumah Tuhan,*

Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita.

 

Beraraklah dengan membawa ranting berdaun,*

hiasilah tanduk-tanduk mesbah.

 

Allahkulah Engkau, Engkau kupuji,*

Allahku, Engkau kuagungkan.

 

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*

kekal abadi kasih setiaNya.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Ant. 1        

Tiuplah sangkakala di Sion, sebab hari Tuhan sudah dekat. Sungguh, Tuhan akan datang untuk menyelamatkan kita, alleluya

 

Ant. 2        

Tuhan akan datang, songsonglah Dia sambil berkata: Kekuasaan Tuhan agung, kerajaanNya takkan berakhir. Allah kuat, raja perkasa, pangeran perdamaian, alleluya

 

Kidung       Dan 3,52-57        Semua makhluk hendaknya memuji Tuhan

Pencipta… dipuji selama-lamanya (Rom 1,25)

 

Terpujilah Engkau, Tuhan, Allah leluhur kami,*

kepadaMulah pujian selama segala abad.

 

Terpujilah namaMu yang mulia dan kudus,*

kepadaMulah pujian selama segala abad.

 

Terpujilah Engkau dalam baitMu yang mulia dan kudus,*

kepadaMulah pujian selama segala abad.

 

Terpujilah Engkau di atas takhta kerajaanMu,*

kepadaMulah pujian selama segala abad.

 

Terpujilah Engkau yang mendugai samudera raya,†

dan bersemayam di atas singgasana,*

kepadaMulah pujian selama segala abad.

 

Terpujiah Engkau di bentangan langit,*

kepadaMulah pujian selama segala abad.

 

Pujilah Tuhan, hai segala karya Allah,*

kepadaNyalah pujian selama segala abad.

 

Pujilah Bapa dan Putera dan Roh kudus,*

kepadaNyalah pujian selama segala abad.

 

(Kidung ini, tidak ditutup dengan ‘Kemuliaan”).

 

Ant. 2        

Tuhan akan datang, songsonglah Dia sambil berkata: Kekuasaan Tuhan agung, kerajaanNya takkan berakhir. Allah kuat, raja perkasa, pangeran perdamaian, alleluya

 

Ant. 3        

Ya Tuhan, sabdaMu yang mahakuasa akan turun ke dunia dari takhta kerajaanMu, alleluya

 

Mazmur 150          Pujilah Tuhan

Bermazmurlah dengan segenap hati dan budimu; muliakanlah Allah lahir batin (Hesychius).

 

Pujilah Tuhan di tempatNya yang kudus,*

pujilah Dia di angkasaNya yang gemilang.

 

Pujilah Dia karena karyaNya yang agung,*

pujilah Dia karena kemuliaanNya yang besar.

 

Pujilah Dia dengan bunyi sangkakala,*

pujilah Dia dengan kecapi dan celempung.

 

Pujilah Dia dengan rebana dan tari-tarian,*

pujilah Dia dengan gitar dan seruling.

 

Pujilah Dia dengan ceracap yang berdenting,†

Pujilah Dia dengan ceracap gemercing,*

segala yang bernafas, pujilah Tuhan.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Ant. 3        

Ya Tuhan, sabdaMu yang mahakuasa akan turun ke dunia dari takhta kerajaanMu, alleluya

 

BACAAN SINGKAT

Rom 13,11-12

Sudah waktunya kita harus bangun dari tidur. Sebab kini keselamatan kita lebih dekat dari pada ketika kita mulai percaya kepada Kristus. Malam hampir lewat, hari mulai siang. Maka, hendaklah kita hentikan segala perbuatan yang tak tahan cahaya. Mari kita mengenakan senjata cahaya.

 

LAGU SINGKAT

P: Kristus, Putera Allah yang hidup, * Kasihanilah kami.

U: Kristus, Putera Allah yang hidup, * Kasihanilah kami.

P: Engkaulah yang akan datang ke dunia.

U: Kasihanilah kami.

P: Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

U: Kristus, Putera Allah yang hidup, * Kasihanilah kami.

 

Antifon Kidung

Penyelamat dunia akan terbit bagaikan matahari. Ia akan turun ke dalam rahim perawan Maria bagaikan hujan turun atas rerumputan.

 

KIDUNG ZAKHARIA

(Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*

sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

 

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*

putera Daud, hambaNya.

 

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*

dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

 

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*

dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

 

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*

dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

 

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*

akan membebaskan kita dari tangan musuh.

 

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*

dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

 

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*

sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

 

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*

berkat pengampunan dosa mereka.

 

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*

Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

 

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*

dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon Kidung

Penyelamat dunia akan terbit bagaikan matahari. Ia akan turun ke dalam rahim perawan Maria bagaikan hujan turun atas rerumputan.

 

DOA PERMOHONAN

Allah Bapa telah menganugerahi kita rahmatNya, agar kita dapat menantikan Tuhan Yesus Kristus yang datang dengan mulia. Marilah kita berdoa:

U: Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami, ya Tuhan.

 

Kuduskanlah semangat kami, jiwa dan raga kami, ya Tuhan, * dan peliharalah kami tak bercela hingga kedatangan PuteraMu.

 

Bimbinglah kami pada hari ini di jalan kebaikan, * supaya kami hidup dengan layak dan jujur di dunia ini.

 

Perkenankanlah kami mengenakan Tuhan kami Yesus Kristus, * dan jiwailah kami dengan RohMu yang kudus.

 

Ya Tuhan, kasihanilah kami, agar kami tetap berjaga * hingga penampakan mulia PuteraMu.

 

BAPA KAMI

Bapa kami yang ada di surga,

dimuliakanlah namaMu.

Datanglah kerajaanMu.

Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari ini.

Dan ampunilah kesalahan kami,

seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami.

Dan janganlah masukkan kami ke dalam percobaan,

Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin

 

DOA PENUTUP

Ya Tuhan, kami mengetahui dari kabar malaikat, bahwa Yesus Kristus PuteraMu manjadi manusia. Kami mohon, curahkanlah rahmatMu ke dalam hati kami, supaya karena sengsara dan salibNya kami dihantar kepada kebangkitan yang mulia. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

 

PENUTUP

P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U: Amin. 

Ibadat Bacaan: Minggu, 19 Desember 2021

Minggu, 19 Desember 2021

Pekan Adven IV – O Pekan IV

Hari Minggu Adven IV (U)

 

IBADAT BACAAN

 

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku

U: Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Alleluya

 

MADAH

Datanglah penebus kami

Yang lama sudah dinanti

Lahirlah dari Maria

Dari perawan nirmala.

 

Meski tak mengenal pria

Maria mengandung putra

Berkat kuasa Roh Allah

Kristus menjelmalah sudah.

 

Engkau yang setara Bapa

Sedari dahulu kala

Kini menjadi serupa

Dengan kami manusia.

 

Terpujilah Yesus Tuhan

Sepanjang segala zaman

Bersama Bapa dan RohNya

Tetap jaya selamanya. Amin.

 

PENDARASAN MAZMUR

 

Ant. 1

Sungguh, akan datanglah yang didambakan segala bangsa, dan rumah Tuhan akan penuh kemuliaan, alleluya.

 

Mazmur 23 (24)  Tuhan masuk baikNya yang kudus

Pintu surga terbuka untuk Kristus pada waktu kenaikanNya (S.Ireneus)

 

Milik Tuhanlah bumi dan segala isinya,*

jagat dan semua penghuninya.

 

Sebab Tuhan yang mendasarkan bumi atas laut,*

menegakkannya atas samudra raya.

 

Siapakah boleh mendaki gunung Tuhan,*

siapakah berdiri di tempatNya yang kudus?

 

Yang bersih tangannya dan murni hatinya,*

yang tidak bersikap curang dan tidak bersumpah palsu.

 

Dia yang menerima berkat Tuhan *

dan memperoleh balas jasa dari Allah, penyelamatnya.

 

Orang demikianlah yang mencari Tuhan,*

yang menghadap hadirat Allah Yakub.

 

Tinggikanlah tiangmu, hai gapura-gapura, †

dan lebarkanlah dirimu, gerbang abadi,*

supaya masukkah raja mulia.

 

Siapakah raja mulia itu?†

Tuhan yang perkasa dan perwira,*

Tuhan yang jaya dalam peperangan.

 

Tinggikanlah tiangmu, hai gapura-gapura, †

dan lebarkanlah dirimu, gerbang abadi,*

supaya masuklah raja mulia.

 

Siapakah raja mulia itu?†

Tuhan semesta alam,*

Dialah raja mulia.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Ant. 1                  

Sungguh, akan datanglah yang didambakan segala bangsa, dan rumah Tuhan akan penuh kemuliaan, alleluya.

 

Ant. 2        

Datanglah, ya Tuhan, jangan berlambat. Hapuskanlah dosa umatMu Israel.

         

Mazmur 65 (66)   Madah untuk kurban syukur

Kebangkitan Tuhan dan bertobatnya para bangsa (Hesychius).

            I 

Bersorak-sorailah bagi Allah, hai seluruh bumi, †

bermazmurlah bagi namaNya yang mulia *

dan gemakanlah pujianNya.

 

Berkatalah; “Ya Allah, betapa dahsyatlah karyaMu, †

betapa hebatlah kekuatanMu,*

sehingga musuh terbungkuk-bungkuk di hadapanMu.

 

Seluruh bumi sujud menyembah Engkau *

dan memuji namaMu dengan mazmur.”

 

Mari saksikan karya Allah,*

perbuatan Allah menggemparkan manusia.

 

Allah mengubah laut menjadi tanah kering, †

mereka menyeberangi sungai tanpa menjadi basah,*

mari kita bersorak-sorai kepada Allah.

 

Ia memerintah dari bentengNya yang abadi, †

pandanganNya mengawasi para bangsa,*

jangan sampai ada yang memberontak melawan Dia.

 

Pujilah Allah kami, hai para bangsa,*

serukanlah pujianNya dengan sepenuh hati.

 

Sebab Allah memperkenankan kami tetap hidup *

dan tidak menyerahkan kami kepada kematian.-

 

Engkau telah menguji kami, ya Allah,*-

membesut kami seperti membesut perak.

 

Engkau membawa kami ke padang belantara *

dan menimpakan wabah kepada kami.

 

Engkau memusingkan kepala kami dengan penyakit, †

kami mengalami siksaan api dan air *

setelah kami Kaubawa ke luar dari kemakmuran Mesir.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Ant. 2                  

Datanglah, ya Tuhan, jangan berlambat. Hapuskanlah dosa umatMu Israel.

 

Ant. 3                  

Sungguh, sudah genaplah waktunya bagi Allah untuk mengutus PuteraNya ke dunia

II

Aku akan masuk rumahMu membawa kurban bakaran, †

aku akan memenuhi  nazar *

yang telah kuucapkan dalam kegelisahanku.

 

Aku akan mempersembahkan hewan  tambun,†

membakar domba jantan menjadi kurban yang harum,*

aku akan menyediakan kurban sapi dan kambing.

 

Mari, dengarkanlah, hai kamu semua yang takwa,*

aku hendak mewartakan yang dikerjakan Allah bagiku.

 

KepadaNya aku telah berseru,*

dan pujianNya telah kunyanyikan.

 

Sekiranya aku menyadari suatu kesalahan,*

Tuhanku pasti tidak mendengarkan daku *

 

Tetapi kenyataannya Allah mendengarkan daku *

dan mengindahkan doa permohonanku.

 

Terpujilah Allah, yang tidak menolak doaku *

dan tidak menjauhkan kasih setiaNya dari padaku.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Ant. 3                  

Sungguh, sudah genaplah waktunya bagi Allah untuk mengutus PuteraNya ke dunia

 

BACAAN

Yes 41:1-15

Yes 47:1     Turunlah dan duduklah di atas debu, hai anak dara, puteri Babel! Duduklah di tanah dengan tidak bertakhta, hai puteri Kasdim! Sebab engkau tidak akan disebutkan lagi manis dan genit.

 

Yes 47:2     Ambillah batu kilangan dan gilinglah tepung, bukalah kerudungmu; angkatlah sarungmu, singkapkanlah paha, seberangilah sungai-sungai!

 

Yes 47:3     Biarlah auratmu tersingkap dan aibmu kelihatan! Aku akan mengadakan pembalasan dan tidak menyayangkan seorangpun,

 

Yes 47:4     kata Penebus kami, TUHAN semesta alam nama-Nya, Yang Mahakudus, Allah Israel.

 

Yes 47:5     Duduklah dengan berdiam diri dan masuklah ke dalam gelap, hai puteri Kasdim! Sebab engkau tidak akan disebutkan lagi ratu atas kerajaan-kerajaan.

 

Yes 47:6     Aku tadinya murka terhadap umat-Ku, menajiskan milik pusaka-Ku, dan menyerahkannya ke dalam tanganmu; dan engkau tidak menaruh belas kasihan kepada mereka, bahkan sangat memberatkan kukmu kepada orang yang tua.

 

Yes 47:7     Katamu tadinya: "Untuk selama-lamanya aku tetap menjadi ratu!" sedang engkau tidak menyadari dan tidak memikirkan kesudahan semuanya itu.

 

Yes 47:8     Oleh sebab itu, dengarlah ini, hai orang yang hidup bermanja-manja, yang duduk-duduk dengan tenang, yang berkata dalam hatimu: "Tiada yang lain di sampingku! Aku tidak akan jadi janda dan tidak akan menjadi punah!"

 

Yes 47:9     Kedua hal itu akan menimpa engkau dalam sekejap mata, pada satu hari juga. Kepunahan dan kejandaan dengan sepenuhnya akan menimpa engkau, sekalipun banyak sihirmu dan sangat kuat manteramu.

 

Yes 47:10   Engkau tadinya merasa aman dalam kejahatanmu, katamu: "Tiada yang melihat aku!" Kebijaksanaanmu dan pengetahuanmu itulah yang menyesatkan engkau, sehingga engkau berkata dalam hatimu: "Tiada yang lain di sampingku!"

 

Yes 47:11   Tetapi malapetaka akan menimpa engkau, engkau tidak tahu mempergunakan jampimu terhadapnya; bencana akan jatuh atasmu, engkau tidak sanggup menampiknya dengan mempersembahkan korban; kebinasaan akan menimpa engkau dengan sekonyong-konyong, yang tidak terduga olehmu.

 

Yes 47:12   Bertahan sajalah dengan segala manteramu dan sihirmu yang banyak itu, yang telah kaurepotkan dari sejak kecilmu; mungkin engkau sanggup mendatangkan bantuan, mungkin engkau dapat menimbulkan ketakutan.

 

Yes 47:13   Engkau telah payah karena banyaknya nasihat! Biarlah tampil dan menyelamatkan engkau orang-orang yang meneliti segala penjuru langit, yang menilik bintang-bintang dan yang pada setiap bulan baru memberitahukan apa yang akan terjadi atasmu!

 

Yes 47:14   Sesungguhnya, mereka sebagai jerami yang dibakar api; mereka tidak dapat melepaskan nyawanya dari kuasa nyala api; api itu bukan bara api untuk memanaskan diri, bukan api untuk berdiang!

 

Yes 47:15   Demikianlah faedahnya bagimu dari tukang-tukang jampi itu, yang telah kaurepotkan dari sejak kecilmu; masing-masing mereka terhuyung-huyung ke segala jurusan, tidak ada yang dapat menyelamatkan engkau.


BACAAN LAIN

Arti Masa Adven Umat Katolik

Ini adalah pekan terakhir dari masa Adven. Minggu keempat yang memiliki arti khusus PERDAMAIAN ini ditandai dengan tiga batang lilin ungu dan satu lilin merah jambu.

Minggu keempat Adven mengingatkan kita tentang kemuliaan Tuhan, sang pemilik semesta alam. Bersama-sama kita bersukacita menyambut kedatangan-Nya.

Lilin keempat disebut Lilin Para Malaikat yang melambangkan kebahagiaan dan sukacita menyambut kedatangan Sang Juru Selamat.

“Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.” (Lukas 2:14)

 

MADAH ALLAH TUHAN KAMI

Allah, Tuhan kami.

Engkau kami puji dan muliakan.

 

Bapa yang kekal abadi,

seluruh bumi bersembah sujud pada-Mu.

 

Bagi-Mu seluruh malaikat bermadah,

seluruh isi surga bernyanyi.

 

Bagi-Mu Kerubim dan Serafim

tak kunjung putus melambungkan pujian.

 

Kudus, kudus, kuduslah Tuhan,

Allah segala kuasa.

 

Surga dan bumi penuh kemuliaan-Mu.

Kepada-Mu paduan para rasul bersyukur,

rombongan para nabi berbakti.

 

Kepada-Mu barisan para martir berkurban

dengan mempertaruhkan nyawa.

 

Kepada-Mu Gereja kudus beriman,

tersebar di seluruh dunia.

 

Ya Bapa Yang Mahakuasa,

pencipta semesta alam.

 

Putra sejati Yang Terpuji,

Putra Bapa Yang Tunggal.

 

Roh Kudus, cahaya mulia,

penghibur umat beriman.

 

Engkaulah raja agung, ya Kristus,

Engkaulah Putra Allah yang hidup.

 

Engkau sudi dikandung santa perawan

menjadi manusia demi keselamatan kami.

 

Engkau mematahkan belenggu maut,

membuka pintu kerajaan surga bagi kami.

 

Engkau bertakhta mulia di sisi Bapa,

mengadili umat manusia.

 

Kami mohon, lindungilah hamba-hamba-Mu,

yang Kautebus dengan darah-Mu sendiri.


Sambutlah kami bersama para kudus

dalam kemuliaan abadi.

 

Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan,

dan berkatilah milik pusaka-Mu.

 

Bimbinglah kami semua,

dan muliakanlah untuk selamanya.

 

Setiap hari kami meluhurkan Dikau,

kami memuji nama-Mu sepanjang masa.

 

Ya Tuhan, sudilah menjaga kami,

agar senantiasa luput dari dosa.

 

Kasihanilah kami, ya Tuhan,

kasihanilah kami.

 

Limpahkanlah kasih setia-Mu kepada kami,

sebab kami berharap kepada-Mu.

 

Kepada-Mu kami percaya, ya Tuhan,

kami takkan kecewa selama-lamanya.

 

DOA PENUTUP

Ya Tuhan, kami mengetahui dari kabar malaikat, bahwa Yesus Kristus PuteraMu manjadi manusia. Kami mohon, curahkanlah rahmatMu ke dalam hati kami, supaya karena sengsara dan salibNya kami dihantar kepada kebangkitan yang mulia. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

 

PENUTUP

P: Marilah memuji Tuhan

U: Syukur kepada Allah

Pembukaan: Minggu, 19 Desember 2021

Minggu, 19 Desember 2021

Pekan Adven IV – O Pekan IV

Hari Minggu Adven IV (U)

 

PEMBUKAAN

 

P: Ya Tuhan, sudilah membuka hatiku

U: Supaya mulutku mewartakan pujianMu

 

Mazmur 94 (95)

Hendaknya kamu saling menasehati, selama masih dapat  dikatakan “hari ini” (Ibr 3,13)

 

Antifon

Tuhan sudah dekat, marilah kita menyembah Dia.

 

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,

bersorak-sorai bagi penyelamat kita.

Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,

menghormatiNya dengan pujian.

 

Antifon

Tuhan sudah dekat, marilah kita menyembah Dia.

 

Tuhanlah Allah yang agung,

merajai segala dewa.

Dasar bumi terletak di tanganNya,

puncak gunungpun milikNya.

MilikNyalah laut, Dia membuatnya,

daratanpun buatan tanganNya.

 

Antifon

Tuhan sudah dekat, marilah kita menyembah Dia.

 

Mari bersujud dan menyembah,

berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.

Dialah Allah kita, kita umatNya,

Dialah gembala kita, kita kawananNya.

 

Antifon

Tuhan sudah dekat, marilah kita menyembah Dia.

 

Hari ini dengarkanlah suaraNya:

“Jangan bertegar hati seperti di Meriba,

seperti di Masa, di padang gurun;

ketika leluhurmu mencobai Aku,

walau menyaksikan karyaKu yang agung.

 

Antifon

Tuhan sudah dekat, marilah kita menyembah Dia.

 

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;

maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya;

mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.

Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaku;

Mereka takkan beristirahat bersama Aku.

 

Antifon

Tuhan sudah dekat, marilah kita menyembah Dia.

 

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

 

Antifon

Tuhan sudah dekat, marilah kita menyembah Dia.